Ketua MUI KH. Kholil Ridwan: Umat Islam Wajib Bela FPI
Sabtu, 7 Jun 08 05:46 WIB
Kirim teman
Ketua MUI KH. A. Kholil Ridwan menyatakan, selama ini ulama hanya bisa
menyampaikan agar umat Islam itu melakukan amar ma'ruf nahyi munkar, dan
sebagian di antara mereka belum secara optimal menerapkannya. Terkait dengan
tuntutan pembubaran Ahmadiyah, FPI sudah bisa membuktikannya.
"Saat ini mereka ditindas, didzalimi, makanya sebagai umat Islam kita wajib
membelanya. Ibarat salah satu bagian anggota anggota tubuh yang sakit, maka
yang lain juga ikut terasa sakitnya, " jelasnya.
Menurutnya, terhadap ormas Islam yang sedang didzalimi itu umat Islam harus
membelanya, bukan justru membiarkan FPI yang secara intens memperjuangkan
tegaknya syariah Islam itu, dibubarkan.
Dalam kesempatan itu, Cholil juga mempertanyakan keimanan tokoh-tokoh yang
tergabung dalam AKKBB seperti Adnan Buyung Nasution dan Todung Mulya Lubis yang
justru getol membela para obligor BLBI yang merampok uang negara, ketimbang
membela umat Islam.
"Orang Islam yang ada di dalam AKKBB harus dipertanyakan apakah masih mukmin
atau tidak, kalau masih punya iman, kenapa seperti Gus Dur, Syafii Maarif
meskinya tidak membela Ahmadiyah, kan sudah dinyatakan kafir oleh organisasi
Islam dunia, " tukasnya.
Usai tabligh Akbar di Masjid Agung Al-Azhar secara spontanitas jamaah yang
hadir mengumpulkan uang sebagai dukungan untuk membantu keluarga FPI yang
ditahan, terkumpul uang sekitar 5.550.000 rupiah. Setelah selesai kegiatan
itupun, semua tokoh ormas yang tergabung dalam Furom Umat Islam langsung
meluncur ke Markas Polda Metro Jaya untuk membesuk Habib Rizieq Shihab.(novel)
[Non-text portions of this message have been removed]