Mas Ahmad Arwani, menurut saya akar permasalahan FPI adalah karena over protektif (merasa dirinyalah yang "paling" membela Islam) sehingga apapun yang berbau Aqidah yakni penodaan agama disikapi dengan kritis terutama dalam menyikapi Ahmadiyah termasuk juga yang berbau syariah dalam kasus nahi mungkar (tempat kemaksiatan meskipun legal juga disikat).
Dalam hal kasus Ahmadiyah, pihak Ahmadiyah menyikapinya sebagai perbedaan pemahaman aqidah. Jadi tidak ada titik temu di antara keduanya, pantas saja konflik horisontal akan makin tajam. jadi : 1. Tidak benar FPI tidak memahami sepenuhnya kalau urusan keyakinan dan keberagamaan adalah urusan paling pribadi antara makhluq dan Tuhannya. Adalah konsekuensi dari pemahaman (keyakinan) bahwa penodaan adalah penyimpangan agama maka disikapi dengan agresif karena itu adalah bagian dari jihad, maka tidak heran mereka tidak takut ditangkap polisi karena merasa dirinya benar. 2. setuju. 3. dan 4. Memaksa itu adalah konsekuensi dari pemahaman (keyakinan) bahwa penodaan adalah penyimpangan yang harus diluruskan, maka upaya meluruskan meskipun berkesan pemaksaan adalah bagian dari jihad yang juga menjadi keyakinan mereka. 5. setuju. Wassalam Abdul Mu'iz > Kalau menurut saya akar permasalahannya adalah : > 1. Kaum yang beragama belum memahami sepenuhnya kalau urusan keyakinan > dan > keberagamaan adalah urusan yang paling pribadi antara makhluk dengan > Tuhannya. > 2. Masih beranggapan paling benar dan memaksa orang lain untuk ikut > kebenaran versi > kelompok lain. > 3. Tindakan kekerasan atas nama agama dengan dalih apapun jelas > bertentangan dengan > Titah Tuhan sendiri dalam menciptakan manusia yaitu beribadah > kepada-Nya (hablum > minallah dan hablum minannas) dan menjadi khalifah di muka bumi. > Kalau Tuhan > berkehendak semua orang jadi NU, atau jadi FPI, atau jadi Ahmadiyah > apa susahnya? > 4. Ketidaksetujuan terhadap teologi pihak/orang lain sah-sah saja, namun > tidak ada > seorangpun berhak untuk memaksakan keyakinan kita pada orang lain > 5. Negara kita negara hukum, semua yang melanggar hukum yang berlaku > selayaknya > mendapat hukuman setimpal. > Demikian dan salam > aa > cepy alhakim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamualaikum Wr. Wb. > > Duhai para sohib YTC > > Hampir > di setiap milist dan isu yang ada sekarang hangat membicarakan masalah > sikap anarkisme dari sekelompok ormas FPI dalam insiden hari minggu > kamarin, baik berita di TV, media massa , maupun dalam kajian kelompok > studi > Sehingga > banyak pendapat mengemuka yang menghujat ataupun menilai jelek apa yang > dilakukan oleh FPI, ada juga yang mengusulkan FPI dibubarkan saja, > seperti yang dulu di usulkan GUS DUR > Sebagai produk pengkaderan maupun aktivis, melihat kondisi ini sangat > miris dan > terrenyuh, banyak juga di teman-teman yang pro maupun kontra dalam > kasus ini, itu sah-sah saja sebagai benturan pemikiran dan kebebsana > berpendapat, hanya jangan sampai kita melupakan bahwa kita adalah > produk pengkaderan yang lebih mengedepankan proses bukan apa yang > nampak dipermukaan, kita dilatih untuk lebih melihat segala permasalah > secara menyeluruh dan komprehensif, itulah yang membedakan kita > dibandiongkan dengan orang biasa (awam) dalam melihat kasus FPI juga > kita harus demikian, > Ada beberapa hal yang bias saya kemukakan dalam kasus ini, > Masalah > FPI bukan sebagai inti dari permasalahn tetapi sebagai simptum saja, > akibat dari suatu masalah (sebab), inti permaslahannya adalah > ahmadiyah, kasus ahmadiyah merupakan akibat dari permasalah yang timbul, > dari > jejak rekam yang saya catat, msalah ahmadiyah merupakan masalah yang > tidak pernah diselesaikan oleh pemerintah maslah ahmadiyah memiliki > potensi konflik horizontal ditingkat akar rumput, sehingga perlu sikap > tanggap dari pemerintah dalam hal tersebut, beberapa kasus pernah > muncul akibat ahmadiyah ini, dengan berlarutnya masalah ini akan > dimanfaatkan oleh kelompok lain untuk kepentingan mereka, sehingga > keluar pernyataan dari din syamsudin agar pihak non muslim jangan ikut > campur dalam masalah ahmadiyah, tidak keluarnya SKB untuk ahmadiyah, > juga nggak jelasnya status ahmadiyah, mereka islam atau bukan, dari > beberapa catatan saya ahmadiyah bukan merupakan organisasi islam, > seperti yang lain nu. Muhammadiyah, persis, dll. OKI > pun tidak mengakui ahmadiyah ini bahkan beberapa Negara tidak > membolehkan adanya ahmadiyah, selama dia mengaku beragama islam inilah > yang menyebabkan konflik terjadi ahmadiyah tetap mengaku islam tetapi > tidak mengakui PANGLIMA BESAR REVOLUSI kita Nabi Muhammad SAW sebagi nabi > terakhir dengan syahadat yang berbeda > Beberapa yang dapat saya simpulkan : > Pemerintah > tidak tegas dalam menangani ahmadiyah yang memiliki potensi horizontal > yang tinggi, dalam hal ini Aparat keamanan belum memberikan sikap tegas > dalam menangani ahmadiyah ini.Masalah > ahmadiyah sudah lama muncul dan sampai sekarang terus berkembang dan > dimanfaatkan oleh orang-orang berkepentingan apalagi menjelang 2009,kasus > bentrokan memberikan kita ruang public untuk mengkaji bagaimana > menangani kasus tersebut, bubarkan FPI dan atau bubarkan ahmadiyah,Apa > yang dilakukan FPI memang tidak baik dilakukan di NKRI yang penuh ewuh > pakewuh, meskipun masalah akidah yang tercemar, cara kekerasn tidak > boleh dilakukan itu adalah hak preogratif aparat kemanan untuk termasuk > dalam menangani demo mahasiswa menolak kanaikan BBM.Isu > bentrokan memunculkan selebriti-selebriti baru yang muncul sebagai > pahlawan Islam rahmatan lil alamin termasuk tokoh-tokoh politik luamyan > kampanye gratis..yang penting pengalihan isu kenaikan BBM, sehingga orang > melupakannya.saya kontak komandan Laskar FPI untuk konfirmasi masalah ini, > dia menyarankan agar membaca press rilisnya di > www.fpipetamburan.blogspot.comsaya > yakin masalah ini akan timbul selama sebabnya tidak di selesaiakan, > masih banyak ormas yang mungkin lebih anarkis dari FPI yang tidak > memiliki bentuk ormasnya, bukankah amrozi, hambali, imam samudra itu > bukan anggota FPI sehingga saya tidak membela FPI, hanya sumber > maslahnya selesaikan dong..Saya yakin teman-teman lebih paham dan mantab.. > > > Semoga > Allah Swt senantiasa memberikan rahmat untuk Negara kita tercinta yang > senantias diberi cobaan dan tidak kuasa atas penjajahan yang nampak > maupun tidak nampak > Mari bung rebut kembali > Wassalam, > > > Love, > > alhakimc
