Mas Nurudin saya mau tanya dalam konteks riilnya
Kenapa Husen RA melakukan perlawanan terhadap Yazid? Kemudian dalam kasus fitnatul kubra ada perang jamal, perang shifin dll? Kenapa ada beberapa tabiin melakukan perlawanan terhadap Hajjaj Ats Tsaqafi? Imam Ibnu Taymiyah melawan Tartar? Mohon penjelasannya menurut konsep ahlu sunnah wal jamaah ? Syukran jaziilan _____ From: Arief Nurudin [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, July 03, 2008 8:23 AM To: Haryanto (PSDM); [EMAIL PROTECTED]; Eri Safrizal; Abdul Rochim Noer; Abdurokhman; Deddy Sasetyo; Margono; M.Gufron & M. Muslich; M. Yulianto; Hery Pristiono; Herlan Artono; [EMAIL PROTECTED]; Yusuf Choirul; Yasa Kindra; Sholikhin; Neljon Imran; Nur Abdi Zakaria; peri; Muzaeni Ahmad; dauz; amril; Eko Sulaiman; Eko Sutrisno; Eko Widiatmoko; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Eko Purwono; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Zidky Yacob; mki_dewi; ckb_bayu; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Dewi Ratnawati; Roiyanto; ted; [EMAIL PROTECTED]; mus-Rezy; [EMAIL PROTECTED]; Edy Sunanto; Ust.Karman; Indra Fizil; oaj_enjang; .: Ima :.; ckb_ali karomi; ckb_sukari; Ananto; oaj_yanti; Triyono Doni; [EMAIL PROTECTED]; [email protected]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] Subject: RE: Memahami hadits Berdasarkan Asbabul Wurud Berkenaan dengan An Nisaa 59 ana ada file sebagaimana terlampir Semoga bermanfaat -----Original Message----- From: Haryanto (PSDM) [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, June 30, 2008 9:31 AM To: [EMAIL PROTECTED]; Eri Safrizal; Abdul Rochim Noer; Abdurokhman; Deddy Sasetyo; Margono; M.Gufron & M. Muslich; M. Yulianto; Hery Pristiono; Herlan Artono; [EMAIL PROTECTED]; Yusuf Choirul; Yasa Kindra; Sholikhin; Neljon Imran; Nur Abdi Zakaria; peri; Muzaeni Ahmad; dauz; amril; Eko Sulaiman; Eko Sutrisno; Eko Widiatmoko; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Eko Purwono; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Zidky Yacob; mki_dewi; ckb_bayu; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Dewi Ratnawati; Roiyanto; ted; [EMAIL PROTECTED]; mus-Rezy; [EMAIL PROTECTED]; Edy Sunanto; Ust.Karman; Indra Fizil; Arief Nurudin; oaj_enjang; Haryanto (PSDM); .: Ima :.; ckb_ali karomi; ckb_sukari; Ananto; oaj_yanti; Triyono Doni; [EMAIL PROTECTED]; [email protected]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] Subject: Memahami hadits Berdasarkan Asbabul Wurud Edisi : 516 Jumat, 2 Jumadil akhir 1429 H 6 Juni 20008 M Sekretariat Masjid Al-Hakim PT SUCOFINDO (PERSERO) Graha Sucofindo Jl. Raya Pasarminggu Kav.34 Jakarta 12780 Telp. (021) 7983666 Ext.1209 Fax (021) 7983888 Buletin Al Hakim diterbitkan oleh Majelis Taklim PT SUCOFINDO (PERSERO) MEMAHAMI HADITS BERDASARKAN ASBABUL WURUD æóÃíóÇ ÃóíøõåóÇ ÇáøóÐöíäó ÂóãóäõæÇ ÃóØöíÚõæÇ Çááøóåó æóÃóØöíÚõæÇ ÇáÑøóÓõæáó æóÃõæáöí ÇáúÃóãúÑö ãöäúßõãú ÝóÅöäú ÊóäóÇÒóÚúÊõãú Ýöí ÔóíúÁò ÝóÑõÏøõæåõ Åöáóì Çááøóåö æóÇáÑøóÓõæáö Åöäú ßõäúÊõãú ÊõÄúãöäõæäó ÈöÇááøóåö æóÇáúíóæúãö ÇáúÂóÎöÑö Ðóáößó ÎóíúÑñ æóÃóÍúÓóäõ ÊóÃúæöíáðÇ Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu, Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.(An Nisaa 4:59). Menurut ahli tafsir Imam Thabari (8/495-507) yang dimaksud dengan taat kepada Allah dan RasulNya adalah taat kepada Allah untuk melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Dalam Musnad Imam Ahmad Rasulullah bersabda : ãä ÃØÇÚäí ÝÞÏ ÃØÇÚ Çááå¡ æãä ÃØÇÚ ÃãíÑí ÝÞÏ ÃØÇÚäí¡ æãä ÚÕÇäí ÝÞÏ ÚÕì Çááå¡ æãä ÚÕì ÃãíÑí ÝÞÏ ÚÕÇäí Barang siapa taat kepadaku maka sesungguhnya ia taat kepada Allah dan barang siapa taat kepada pemimpin sesungguhnya taat kepadaku, dan barang siapa durhaka kepadaku maka ia telah durhaka kepada Allah dan barang siapa durhaka kepada pemimpin maka ia durhaka kepadaku. ØÇÚÉ ÇáÑÓæá¡ ÇÊÈÇÚ ÇáßÊÇÈ æÇáÓäÉ. Menurut Atho taat kepada Rasulullah maksudnya adalah mengikuti kitab dan sunnahnya. åã Ãåá ÇáÚáã æÇáÝÞå Yang dimaksud ulil amri mereka adalah ahli ilmu dan ahli fiqih. Ãåá ÇáÝÞå æÇáÏíä. Demikian halnya kata Ali RA yaitu ahli fiqih dan ahi agama. ÇáÝÞåÇÁ æÇáÚáãÇÁ Atho mengatakan mereka adalah ahli fiqih dan ulama. Berdasarkan uraian tersebut yang dimaksud ulil amri adalah umara, ahli fikih, ahli ilmu dan para ulama. Memahami bedasarkan asbabul wurud Salah satu bentuk taat kepada Rasulullah adalah mengikuti sunnah beliau. Atau hadits yang berasal dari nabi SAW. Untuk sampai kepada pemahaman yang benar salah satu caranya yaitu dengan mengetahui asbabul wurud (sebab-sebab turunnya hadits). Ini sangat penting, khususnya bagi para pemuda yang baru belajar hadits, tapi sudah bergaya seperti para Imam, untuk kemudian berfatwa atau menghukumi perbuatan orang lain hanya dengan melihat matan (isi) hadits, tanpa mau menengok sebab-sebab turunnya hadits serta pendapat para ahli ilmu dan ahli fikih yang diakui dunia Islam. Yaitu para ulama yang jauh dari para raja dan para penguasa zhalim. Karena mereka hanya takut kepada Allah SWT. (Innama yakhsyallaha min ibaadihil ulamaa). Untuk itu marilah kita lihat berbagai contoh memahami hadits dengan melihat asbabul wurudnya. Angkatlah rumah itu ke langit dan mintalah kepada Allah kelapangan rizki. (HR Thabrani, isnadnya hasan). Orang yang tidak melihat sebab turunnya hadits. maka ia menduga bahwa Rasulullah menyuruh agar kita mengangkat rumat ke langit. Ini tentu tidak mungkin dan tidak masuk akal. Bagaimana mungkin rumah bisa diangkat ke langit.? Sababul wurudnya adalah ketika Khalid bertanya kepada Rasulullah, Aku mengeluh kepada Rasulullah tentang kesempitan hidup dan kemiskinan. Sabda beliau, Angkatlah rumah itu ke langit Maksudnya adalah suasana rumah harus diciptakan sedemikian rupa supaya tidak terasa sumpek baik fisik maupun non fisik. Karena kita tidak mungkin menggangkat rumah sampai langit. Contoh lainnya hadits yang berbunyi Masuk Islamlah kamu kemudian berperanglah. (HR Bukhari dari Al bara bin Azid). Orang yang membaca hadits ini akan berkesimpulan bahwa Islam agama yang suka perang. Jika tidak mau berperang maka tidak perlu masuk Islam. Atau tugas utama orang setelah masuk Islam adalah berperang. Pemahaman ini tentu sangat jauh dari makna hadits tersebut. Untuk itu kita perlu mengetahui sebab turunnya hadits tersebut. Yaitu pada suatu peperangan ada seorang laki-laki menemui beliau dan berkata, Ya Rasulullah aku akan berperang kemudian baru masuk Islam. Lalu beliau menjawab, Masuk Islamlah kemudian berperang. Kemudian dia loncat ke medan perang dan terbunuh. Lalu Rasulullah bersabda, Dia beramal sedikit namun diberi pahala banyak. Hadits lainnya, Sesungguhnya perempuan itu menghadap dalam rupa syetan dan membelakangi dengan rupa syetan. Maka bila salah seorang kamu melihat perempuan, lalu ia mengagumi kecantikannya, maka hendaklah ia mendatangi istrinya, karena sesungguhnya hal itu akan mengembalikan sesuatu yang ada pada dirinya. (HR Muslim, Ahmad, Abu Daud adan Nasaai). Membaca dhahir hadits kita akan berkesimpulan alangkah malangnya nasib wanita yang disamakan dengan syetan. Padahal maknanya tentu sangat jauh dari dhahirnya (arti teksnya). Karena sebab turunnya hadits tersebut adalah pada suatu saat Nabi melihat seorang wanita, maka beliau segera mendatangi istrinya Zainab, lalu beliau menunaikan hasratnya kepada istrinya. Kemudian beliau menemui sahabat-sahabatnya dan bersabda seperti bunyi hadits tersebut. Sehingga maknanya bahwa kecantikan wanita itu dapat menimbulkan gairah atau nafsu seksual yang mengarah kepada kemaksiyatan. Sebagaimana halnya syetan yang mengajak kepada perbuatan maksiyat, keji dan munkar. Jadi maknanya wajah wanita dalam rupa syetan hanyalah majaz (tamsil) bukan makna hakiki. Sebab kecantikannya dapat menggoda kita. Karena itu Rasulullah menyuruh agar segera kembali kepada istrinya agar tidak tergoda oleh wanita lain. Sesungguhnya anak itu menimbulkan sifat bakhil, menakutkan, membodohkan dan menyedihkan. (HR Hakim, Thabarani, Imam Adz Dzahabi dan Al Iraqi menyatakan sanadnya shahih). Sababul wurudnya adalah Rasulullah menggendong Hasan (cucunya) lalu beliau menciuminya dan bersabda seperti itu. Maksudnya bahwa anak atau cucu bisa melalaikan, menyebabkan cinta dunia dan melupakan akherat. Demikianlah salah satu cara memahami hadits. Yaitu dengan melihat sebab-sebab turunnya hadits. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
