--- Pada Sel, 8/7/08, nur islamiah <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

Dari: nur islamiah <[EMAIL PROTECTED]>
Topik: Trs: [ZEDP2] plastik
Kepada: "Mas Mahmun IMZ" <[EMAIL PROTECTED]>
Tanggal: Selasa, 8 Juli, 2008, 11:34 AM









----- Pesan Diteruskan ----
Dari: Soya Sobaya <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [EMAIL PROTECTED]; Dini Pratiwi manajemen 05-KKN <[EMAIL PROTECTED]>; 
[EMAIL PROTECTED]; Ari Wibowo <[EMAIL PROTECTED]>; uzaifah fiai <[EMAIL 
PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; dewi ZEDP1 <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL 
PROTECTED]
Terkirim: Kamis, 3 Juli, 2008 01:40:51
Topik: [ZEDP2] plastik
















 
Hati-Hati dengan Bahaya Plastik! Pelajari Sebelum Terlambat 



Sudah banyak orang yang memberi peringatan, rumor, gosip bahkan artikel majalah 
tentang bahaya plastik. Tetapi tetap saja hanya segelintir orang yang 
menggubris, peduli atau sampai meneliti lebih lanjut. 

Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. 
Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, gigi 
palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku), mobil, mesin, alat-alat 
militer hingga pestisida. Oleh karena itu kita bisa hampir dipastikan pernah 
menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A. Salah satu 
barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri makanan 
dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan, plastik penutup makanan, botol 
air mineral, dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan 
penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol A sehingga aman untuk dipakai 
makan. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung 
Bisphenol-A. 

Plastik dipakai karena ringan, tidak mudah pecah, dan murah. Akan tetapi 
plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Oleh 
karena itu kita harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita pakai. 

Apakah arti dari simbol-simbol yang kita temui pada berbagai produk plastik? 


#1. PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol 
plastik yang jernih/transparan/ tembus pandang seperti botol air mineral, botol 
jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Boto-botol dengan bahan #1 dan #2 
direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat 
apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret. 


#2. HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang 
berwarna putih susu. Sama seperti #1 PET, #2 juga direkomendasikan hanya untuk 
sekali pemakaian. 



#3. V atau PVC (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur 
ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan 
botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik 
pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC 
berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. 


#4. LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan 
botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan 
baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang 
dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat 
makanan. 


#5. PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama 
untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan 
makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik 
adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini 
bila membeli barang berbahan plastik. 


#6. PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat 
minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke 
dalam makanan Ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya 
untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa 
didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan 
ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang 
pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China . 
 (Polystyrene foam containers are a common nuisance worldwide: they cause 
pollution in their production, they are a waste of resources since they are 
used only once, they don't biodegrade for hundreds of years, and they release 
toxic gases when burned. The styrene may even be a health concern as it can 
leach out of the packaging and into human fat tissue.) 


#7. Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan 
minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan 
utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak 
sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate. 

Masih banyak sekali barang plastik yang tidak mencantumkan simbol-simbol ini, 
terutama barang plastik buatan lokal di Indonesia . Oleh karena itu, kalau anda 
ragu lebih baik tidak membeli. Kalaupun barang bersimbol lebih mahal, harga 
tersebut lebih berharga dibandingkan kesehatan keluarga kita. 

Pada akhirnya. Hindari penggunaan plastik apapun di Microwave. Gunakan bahan 
keramik, gelas atau pyrex sebagai gantinya. 

Hindari juga membuang sampah plastik terutama yang mengandung Bisphenol-A 
sembarangan karena bahan tersebut pun bisa mencemari air tanah yang pada 
akhirnya pun bisa mencemari air minum banyak orang. 

Semoga informasi ini bermanfaat. 

Sumber : 
http://akuinginhijau.wordpress.com/2008/03/16/hati-hati-dengan-bahaya-plastik-pelajari-sebelum-terlambat/
 
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 


Dapatkan nama yang Anda sukai! 
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.


      
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke