Wa qaatiluuhum hattaa  laa takuuna fitnah

 

  _____  

From: Arief Nurudin [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Wednesday, July 09, 2008 9:42 AM
To: Haryanto (PSDM); [EMAIL PROTECTED]; Eri Safrizal; Abdul Rochim
Noer; Abdurokhman; Deddy Sasetyo; Margono; M.Gufron & M. Muslich; M.
Yulianto; Hery Pristiono; Herlan Artono; [EMAIL PROTECTED]; Yusuf
Choirul; Yasa Kindra; Sholikhin; Neljon Imran; Nur Abdi Zakaria; peri;
Muzaeni Ahmad; dauz; amril; Eko Sulaiman; Eko Sutrisno; Eko Widiatmoko;
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Eko
Purwono; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Zidky
Yacob; mki_dewi; ckb_bayu; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Dewi Ratnawati;
Roiyanto; ted; [EMAIL PROTECTED]; mus-Rezy; [EMAIL PROTECTED];
Edy Sunanto; Ust.Karman; Indra Fizil; oaj_enjang; .: Ima :.; ckb_ali
karomi; ckb_sukari; Ananto; oaj_yanti; Triyono Doni;
[EMAIL PROTECTED]; [email protected];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]
Subject: FW: Ajaran Zakat Diserang 

 

Rabu, 09 Juli 2008

Ajaran Zakat Diserang

Muncul tuduhan digunakan untuk aksi terorisme.

SEMARANG -- Meski mengaku bicara tanpa fakta, pengamat intelijen Dr
Wawan Hari Purwanto melempar wacana ke publik bahwa dana zakat, infak,
dan shadaqah (ZIS) yang terkumpul dari umat Islam di Indonesia perlu
diteliti ''untuk memutus pendanaan teroris'', yang dikutip media di Jawa
Tengah (Jateng). Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam teror opini ini.

MUI menilai pernyataan Wawan sangat tendensius dan telah menyakiti umat
Islam di Indonesia. Sebab, dana ZIS selama ini hanyalah untuk
memberdayakan ekonomi dari dan untuk umat Islam. Bahkan, menjadi tulang
punggung pemberdayaan fakir miskin atau kaum dhuafa yang dianjurkan
Alquran dan Hadis.

''Sangat menyakiti umat Islam jika zakat dituding untuk membiayai
kegiatan terorisme,'' ungkap Ketua MUI Jateng, KH Drs Ahmad Darodji MSi,
kepada Republika, di Semarang, Selasa (8/7). Wawan dituntut menjelaskan
aliran dana zakat dari mana, dikelola oleh badan amil zakat (BAZ) atau
lembaga amil zakat (LAZ) mana yang diduga digunakan untuk mendanai
kegiatan terorisme. ''Dia harus mengklarifikasi agar tidak menimbulkan
fitnah dan kesalahpahaman masyarakat terhadap lembaga ZIS. Badan
Intelijen Negara (BIN) pun harus menegur Wawan yang telah menyudutkan
umat Islam,'' katanya.

Jelas arahnya
Di Jakarta, Sekretaris Umum MUI, Ichwan Syam, menduga pernyataan Wawan
dikeluarkan untuk menciptakan stigma negatif terhadap sistem zakat yang
mampu mengangkat derajat ekonomi kaum Muslim. Ia meminta umat Islam
untuk berhati-hati.

Perbuatan seperti itu, menurut Ichwan, memang sedang banyak dilakukan
oleh musuh Islam atau yang diperalat oleh mereka yang membenci Islam.
Tujuannya untuk mendegradasikan ajaran-ajaran Islam. Sebelumnya,
degradasi telah dilakukan terhadap ajaran jihad. ''Sekarang giliran
ajaran zakat yang diserang. Jangan-jangan ini hanya pancingan. Mungkin
nanti ajaran shalat dan sedekah ikut diserang,'' kata Iwan kepada
Republika, di Jakarta, Selasa (8/7).

Saat ini, lanjut Ichwan, tren isu terorisme sedang marak. Kalau Wawan
tidak bisa membuktikan pernyataannya dengan bukti-bukti yang autentik,
bisa dipastikan dia membonceng isu terorisme ini untuk menyudutkan
ajaran Islam. ''Dia harus dituntut membuktikan pernyataannya.'' Dalam
Islam, jelas Ichwan, pembagian zakat harus sesuai asnaf yang jelas.
Berdasarkan praktiknya di Indonesia, zakat ini lebih banyak disalurkan
untuk fakir miskin, pekerjaan sosial seperti sabilillah, rumah ibadah,
dan pendidikan.

Semua itu sudah jelas diatur oleh agama. ''Orang lain menduga kita bisa
menipu-nipu agama sendiri,'' kata Ichwan. Menanggapi protes keras MUI,
Wawan Hari Purwanto mengakui belum memiliki fakta adanya kegiatan
terorisme di Indonesia yang dibiayai dari dana ZIS. ''Saya harap umat
Islam tak tersinggung dengan pernyataan itu. Saya tak menuduh siapa pun.
Apa yang saya sampaikan itu hanya sebuah early warning (peringatan
dini). Jangan sampai uang ZIS digunakan untuk kegiatan seperti itu,''
paparnya.

Pengamat intelijen dan anggota Komisi III DPR, Suripto (Fraksi PKS),
menganggap tudingan dana zakat untuk terorisme terlalu jauh. Namun,
wacana tersebut jelas arahnya, yaitu untuk menghancurkan citra institusi
zakat dan membuat masyarakat Muslim enggan berzakat. ''Harusnya kalau
memberikan analisis disertai dengan fakta-fakta. Jangan sampai
masyarakat menjadi enggan berzakat gara-gara takut digunakan untuk
kegiatan terorisme,'' tandas Suripto. owo/djo/dwo/hri

Best regards,

*************************************************

Poniman

PT.TOYOTA MOTOR MANUFACTURING

INDONESIA

Purchasing Division

Consumable Section

Jl.Laks.Yos Sudarso Sunter II, Jakarta Utara

Phone   : (021) 6515551 Ext.2633/2634

Fax      : (021) 6521642, 6521610

e-mail    : [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> 

**************************************************



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke