Ahbib habibaka hawnan ma, asa ayyakuna baghidlaka yawman ma
wabghidl baghidla hawnan ma, asa ayyakuna habibaka yawman ma

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of kader cikarang
Sent: Friday, August 15, 2008 8:49 AM
To: [email protected]
Subject: [kmnu2000] Dialog Imajiner Cak Imin dan Jusuf Kalla

 

Di suatu senja merona, di bawah rerimbunan pohon beringin yang
menyejukkan.
Di tengah gemericik air terjun buatan berbalut kilatan lampu warna
kuning
yang temaram. Hijau dedaunan seakan tenggelam di dalam regukan cahaya
warna
kuning yang temaram namun kejam.

Di sudut ruangan, Cak Imin menunduk seduh sedan dihadapan Eyang Jusuf
Kalla.

Jusuf Kalla (JK): "Apa kabar, Cak?"
Cak Imin (CK): "Baik, kak"

JK: "Ada perlu apa antum kemari?"
CK: "Saya capek kak, saya nyerah... saya mau sungkem ke Yang Mulia Gus
Dur.
Saya pengen minta maaf dan pengen menangis di telapak kaki Gus Dur. Saya
pengen memeluk dan mencium wajah Gus Dur. Saya tidak bisa menahan sesak
di
dada ini, kak" (sambil berlinang air mata)

JK: "Sabar, Cak. 2009 sebentar lagi, kamu jangan patah semangat"
CK: "Ndak bisa, kak. Saya sudah tidak bisa menahan perasaan saya untuk
kembali ke pangkuan Gus Dur"

JK: "Jadi, sekarang mau kamu gimana?" (nada agak meninggi)
CK: "Saya akan minta maaf ke Gus Dur dan akan mengembalikan PKB ke Gus
Dur.
Dan akan berjuang kembali bersama teman2 saya membesarkan PKB"

JK: "Apa kamu bilang?!!!!***&&&!!!" (berdiri sambil berkacak pinggang,
mata
melotot)
CK: "Itu sudah keputusan hati saya, kak"

JK: "OK... kalau gitu maumu, saya sekarang akan telpon Antasari agar
segera
nangkap kamu dalam kasus yang dulu itu"
CK: "Ampun kak, jangan begitu dong. Saya kan datang dengan baik2 ke sini
dan
sudah minta maaf ke kakak"

Setelah kejadian di atas, tidak diketahui apalagi pembicaraan
selanjutnya
sehingga pemberitaan di media keesokan harinya menjadikan Cak Imin
semakin
berani menantang Gus Dur.

Salam Imajiner

[Non-text portions of this message have been removed]

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke