Ikatan Pelajar NU Dukung Larangan Merokok

Minggu, 17 Agu 08 13:28 WIB
Pimpinan Pusat (PP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) mendukung segala 
upaya yang dilakukan berbagai pihak untuk menghindari bahaya dan dampak rokok 
di kalangan anak-anak dan remaja. Karenanya, IPNU menyambut baik usulan agar 
ada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang larangan merokok untuk 
anak-anak dan remaja.

"Kalau mengenai apakah sampai pada fatwa haram atau bagaimana, itu silakan saja 
dikaji sesuai hukum Islam. Tapi, bahwa semangat antirokok, khususnya bagi 
anak-anak dan remaja, harus didukung, ” ungkap Ketua Umum PP IPNU Idy Muzayyad, 
di Jakarta, Sabtu (16/8).

Menurutnya, kebiasaan merokok pada dasarnya merupakan hal sangat tidak 
dianjurkan, karena jelas-jelas membahayakan kesehatan. Apalagi bagi anak-anak 
dan remaja, merokok sungguh dapat mengganggu perkembangan mental dan penempatan 
kepribadian menuju generasi yang tangguh.

Idy sangat menyayangkan jumlah perokok dari kalangan remaja dan pelajar yang 
jumlahnya cukup banyak. Saat ini banyak siswa sekolah menengah pertama dan 
sekolah menengah atas yang merokok tanpa merasa berdosa dan bersalah sama 
sekali. Padahal, secara sosial, moral, finansial dan kesehatan, kebiasaan itu 
lebih banyak nilai negatifnya.

Oleh karena itu untuk di lingkungan sekolah, lanjut Idy, guru harus memberikan 
contoh yang baik untuk sama sekali tidak ada yang merokok pada saat jam 
mengajar. “Karena akan sangat susah memberitahu anak sekolah untuk tidak 
merokok, bila para gurunya memberikan contoh yang tidak baik, ” jelasnya. 
(novel/nuol)


      

Kirim email ke