Waduh Mas...
Berita serius-serius gini kok ditanggapi dengan intrik. gak menarik.
apalagi yang melakukan anak muda. giman, anak muda kok cuma ngintrik?
cemen!

salam, hamz`




________________________________
From: Rumadi Rumadi <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]
Cc: [EMAIL PROTECTED]; kmnu mesir <[email protected]>; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, November 13, 2008 4:46:30 PM
Subject: [kmnu2000] RE: [bahtsulmasail-nu] keresahan seorang tokoh nu


Waduh Hamzah...

Tugas yang diberikan Mbah Muchith berat sekali. AKu gak sanggup, yang cocok 
memang lakpesdam. AKu sekarang punya urusan yang blm bs aku selesaikan, nyari 
berita pilkada Jaitm di nu online. Beberapa hari ini aku nyari-nyari. Mosok 
peristiwa yang menyangkut hajat hidup orang NU, tapi gak diberitakan nu online. 
Mungkin kamu bisa bantu Hamzah?

Salam,

Rumadi

To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
CC: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]
From: [EMAIL PROTECTED]
Date: Wed, 12 Nov 2008 02:52:24 -0800
Subject: [bahtsulmasail-nu] keresahan seorang tokoh nu



















    
            
salam,
berita di bawah ini memuat harapan seorang tokoh NU di usia senjanya.
siapa yang bisa memenuhi harapannya?beliau menyebut-nyebut LTN, Lakpesdam, dan 
lain-lain. bukan menyebut PKB, PPP,PKNU, apalagi karwo atau kaji, dan 
sejenisnya.

salam,h




Mbah Muchith Inginkan Dokumen Penting NU Dilacak


Rabu, 12 November 2008 17:01

Jember, NU Online

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH
Muchith Muzadi (Mbah Muchith) meminta kader-kader NU untuk melakukan
pelacakan dokumen-dokumen penting, terutama terkait peranan NU dalam
membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).



Sepanjang sejarah, peranan NU dalam membangun NKRI diyakini cukup
besar. Hampir dalam semua peristiwa penting negara NU selalu ambil
bagian, bahkan pada beberapa kesempatan NU tampil di garda depan. Namun
sayang, peristiwa itu banyak yang tidak terdokumentasikan dengan baik
sehingga kurang mendapatkan pengakuan dari negara. 



Menurut kakak kandung Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi itu, banyak
peristiwa penting yang hanya menjadi kebanggaan orang NU, namun tidak
diakui oleh orang lain akibat dari minimnya dokumen.



“Harusnya segera dicari itu dengan mengadakan penelusuran ke
putra-putra tokoh NU yang dimungkinkan menyimpan dokumennya,” kata Mbah
Muchith kepada NU Online di kediamanya, Masjid Sunan Kalijaga Jember, Selasa 
(11/11).



Dokumen-dokumen penting itu di antaranya adalah naskah asli Resolusi
Jihad 22 Oktober 1945 yang membakar semangat perang 10 Nopember 1945 di
Surabaya yang lebih dikenal sebagai Hari Pahlawan.



Dokumen lainnya adalah teks asli penerimaan NU terhadap asas tunggal
Pancasila. Teks itu juga bernilai sangat penting, karena pada saat itu
hampir semua umat Islam belum bisa menerima asas Pancasila dalam Munas
Situbondo tahun 1983. Baru setelah NU menerima, semua ormas Islam
akhirnya mengikuti langkah itu.



Secara kelembagaan pencarian itu bisa dimulai oleh siapa saja.
“Lebih-lebih oleh lembaga ataupun badan otonom yang senapas. Bisa oleh
Lajnah Ta’lif wan Nasyr (LTN), Lakpesdam, maupun lembaga yang lain,”
katanya.



Pencarian juga bisa dilakukan oleh kader-kader muda yang mempunyai
bakat menulis dan investigasi, tentu akan lebih baik. Soal kemampuan
sumberdaya manusia dan keuangan yang terbatas, Mbah Muchith tidak
mempersoalkan. “Yang penting punya semangat,” katanya.



Tokoh sepuh yang sudah 64 tahun bergabung dengan NU itu sedikit
“menggugat” lemahnya budaya menulis dan dokumentasi di kalangan
nahdliyin. Ia contohkan naskah Khittah yang sudah digulirkan 24 tahun
pun tidak banyak yang membacanya. “Juga program yang dirancang setiap
lima tahun, berapa PCNU yang sudah baca?” tanya Mbah Muchith. Orang NU
memang masih lemah dalam hal menulis  dan mendokumentasi.



Ia mencontohkan, sebenarnya banyak buku penting NU yang seharusnya
dijadikan buku wajib di tingkat kecamatan hingga pusat. Di antaranya
buku-buku karya KH Saifuddin Zuhri Debat Ijtihad vs Taqlid dan Pedoman Dakwah 
karya
KH Mahfudz Siddiq, buku-buku karya KH A Wahid Hasyim, dan lainya.
“Buku-buku itu mestinya harus jadi bacaan wajib, paling tidak buku
anjuran mulai dari tingkat MWC,” harap Mbah Muchith.



Soal pelacakan dokumentasi NU, menurut Mbah Muchith selain dengan
melacak buku-buku yang sudah diterbitkan, juga bisa dengan mendatangi
para tokoh NU atau putra tokoh-tokoh NU yang dimungkinkan masih
menyimpan dokumen otentik. Dikatakannya, jika dokumen-dokumen otentik
itu sudah ditemukan dan dipublikasikan, tanpa diminta pun orang lain
akan mengakui makna peranan dan perjuangan NU. (sbh)




      
      

    
    
    
    
    
    


    


    
    
_________________________________________________________________
NEW! Get Windows Live FREE.
http://www.get.live.com/wl/all

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links




      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke