Pilihkan Untukku, Sesuai Pilihan-Mu 


Pilihkan Untukku, Sesuai Pilihan-Mu
Oleh : Mochammad Moealliem

Aku adalah orang yang hanya mampu melihat jarak tertentu, itu pun masih dibantu 
kacamata, apalagi untuk memandangi keindahan-keindahan dibalik hati yang 
bergelombang pada setiap hati semua makhluk hidup tentu aku tak mampu, namun 
aku punya kecenderungan untuk suka terhadap sesuatu dengan daya lihat yang ada 
padaku, meskipun terkadang bayang-bayang keindahan sampul buku tak menjamin 
isinya bermutu.

Jika memilih buku saja aku tak mampu sesuai keinginan-Mu apalagi untuk memilih 
tulang rusukku? Namun setidaknya aku akan memilih yang paling bagus menurut 
inderaku dan aku mohon pada-Mu menjadikan yang kupilih itu adalah memang 
pilihan yang kau pilihkan untukku, di dunia dan akhiratku, dan jika memang 
begitu kumohon tetapkanlah untukku, dan dekatkan padaku, sebab hanya Engkau 
yang bisa menetapkan, mendekatkan, dan tahu apa saja yang terbaik buatku.

Namun jika pilihanku keliru menurut-Mu, kumohon hindarkanlah aku darinya, pun 
juga dia dariku, jauhkanlah aku dari apa yang tak sesuai ridlo-Mu, dan berilah 
aku pengganti yang lebih baik dari sebelumnya, baik yang menurutmu dan juga 
menurut inderaku.

Ya Allah...Jika Sulaiman boleh memilih bilqis, maka izinkanlah aku mengikutinya 
untuk memilih gadis, Jadikan dia secantik Bilqis, sholehah seperti Maryam, 
cerdas Aisyah, hebat seperti Fatimah, yang mampu melahirkan generasi penerus 
rosulillah.

Aku tahu bahwa kecantikan makhluk-Mu yang manis, membuat aku jarang menangis 
pada-Mu, namun kumohon jadikanlah bahagiaku dalam ridlomu sebagaimana orang 
lain yang Engkau ridloi kala menangis pada-Mu.

Kata rosul-Mu : Termasuk kebahagian umat manusia adalah ketika dia minta Engkau 
memilihkan yang terbaik baginya, dan juga kerelaan mereka menerima 
ketetapan-Mu. Adapun kesengsaraan umat manusia adalah melupakan minta petunjuk 
padamu, dan juga tidak rela dengan ketetapan-Mu.

حَدَّثَنَا رَوْحٌ أَمْلَاهُ عَلَيْنَا بِبَغْدَادَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ 
أَبِي حُمَيْدٍ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ 
عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ 
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ سَعَادَةِ ابْنِ آدَمَ 
اسْتِخَارَتُهُ اللَّهَ وَمِنْ سَعَادَةِ ابْنِ آدَمَ رِضَاهُ بِمَا قَضَاهُ 
اللَّهُ وَمِنْ شِقْوَةِ ابْنِ آدَمَ تَرْكُهُ اسْتِخَارَةَ اللَّهِ وَمِنْ 
شِقْوَةِ ابْنِ آدَمَ سَخَطُهُ بِمَا قَضَى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ

Ya Allah…Jadikan aku selalu dalam ridlo-Mu, dengan begitu segala pilihanku 
adalah pilihan-Mu, dan jadikan aku dengan yang segala yang terjadi sebagai 
orang yang rela akan takdir-Mu, jadikan aku tidak terlalu tertawa kala bahagia, 
dan tidak terlalu menagis kala sengsara, dan kalau bisa jadikan aku selalu 
tersenyum dalam keadaan apapun, maka kumohon tampakkan keindahan wajah-Mu pada 
wajah orang sekitarku, tampakkan kelembutan-Mu pada sikap orang sekitarmu, 
tampakkan sayang-Mu pada orang sekitarku, tampakkan kedermawananmu pada orang 
sekitarku dan tampakkan semua sifat-Mu pada orang sekitarku, hanya aku mohon 
untuk sifat marah-Mu dan sifat lain seperti itu, tidak selalu Engkau tampakkan 
pada orang sekitarku, biarlah hanya aku yang tahu sifat marah-Mu secara 
langsung dari-Mu.

Tapi aku yakin sifat pengampun dan lemah lembut-Mu lebih agung dibanding 
kesalahan yang diperbuat hambamu, termasuk aku. Terimalah doaku yang Engkau 
perintahkan aku untuk memohon kepada-Mu, sebab tak akan ada yang mampu 
mengabulkan semua doaku kecuali Kamu, Maafkan aku menyebut Kamu, mungkin terasa 
sok dekat, namun jika aku memanggil-Mu Dia, bukankah Kamu lebih dekat padaku 
dari tali sandal yang nempel dikakiku, tapi aku takut memanggilmu sebagai Aku.

Biarlah aku menjadi aku yang semu, meski ketika sadar aku ternyata bukan 
siapa-siapa hanya kebetulan segala yang kau pinjamkan dan berikan, mengaku aku. 
Aku bukanlah jasad, aku bukanlah ruh, aku adalah kerjasama antara mereka atas 
kehendak-Mu, kalau pun mereka berpisah aku akan kembali pada-Mu.

Allahumma inny astakhyiruka bi ilmika wa astaqdiruka biqudrotika, wa as aluka 
min fadlikal adhim, fainnaka taqdiru wa lậ aqdir wa ta’lamu wa lậ a’lam wa anta 
allaamul ghuyub allahumma in kunta ta’lam anna hadzal amra khoirun ly fi diyniy 
wa dun yậya wa ma’ậsyi wa aqibatu amriy wa’ậjilihi waậjilihi faqdurhu liy 
tsumma barik liy fihi, wa in kunta ta’lam anna hadzal amra syarran ly fi diyniy 
wa dun yậya wa ma’ậsyi wa ậqibatu amriy wa’ậjilihi waậjilihi fasrifhu anniy 
washrifniy ‘anhu waqdur liya lkhoir haitsu kậna tsumma radlniy bihi.

Allim
Cipondoh – Tangerang Rabu, 21 januari 2009
Pilihkan Aku Seperti Pilihanku





Mochammad Moealliem
http://www.muallimku.blogspot.com or 
http://tech.groups.yahoo.com/group/kang_guru/
Virtual Islamic Education klik disini


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke