* Fatwa Golput MUI Tidak Sinkron dengan UUD*

            Selasa, 27 Januari 2009 - 09:06 wib


          TB Ardi Januar - Okezone


  
<http://pemilu.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/01/27/267/186501/fatwa-golput-mui-tidak-sinkron-dengan-uud#>
 



          *JAKARTA* - Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang
          mewajibkan umat islam menggunakan hak pilihnya terus mendapat
          tanggapan beragam baik pro maupun kontra. Fatwa tersebut
          dianggap tidak sinkron dengan Undang-Undang Dasar (UUD).

          Hal tersebut dikatakan Direktur Eksekutif Center for Electoral
          Reform Hadar Nafis Gumay, ketika berbincang dengan *okezone*,
          Selasa (27/1/2009).

          Fatwa seperti ini akan sulit diterapkan di lapangan, meski
          fatwa ini hanya mewajibkan umat memilih jika ada calon
          pemimpin yang dianggap mewakili aspirasi mereka. Menurutnya,
          orang bisa saja tidak memilih meskipun ada calon yang baik
          karena kendala administratif. Seperti tidak terdaftar sebagai
          pemilih atau alasan-alasan teknis lainya.

          "Apakah dengan bergitu mereka berperilaku haram. Ini kan
          repot," kata Hadar.

          Dengan mengeluarkan fatwa tersebut MUI telah bergerak pada
          lingkaran politik yang berada di luar wilayah kerjanya. Hadar
          menyarankan lebih baik pemerintah berani bersuara agar
          masyarakat tetap berpegang pada aturan undang-undang bukan
          fatwa yang tidak sinkron dengan undang-undang dasar. (hri)




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke