Kepada yang terhormat 

Teman-teman semua


Salam Salam Salam

Maaf, numpang lewat. 

Permisi sebentar, ada sedikit iklan:
Jurnal Tashwirul Afkar edisi 26 th. 2008

Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua...
Terima kasih.


Salam,

Hamzah Sahal




Mengukuhkan Islam Nusantara
Kehadiran Islam di Nusantara tentu bersentuhan dengan tradisi-tradisi yang
berkembang di kawasan ini. Kehadirannya pun tidak serta merta melenyapakan
tradisi yang ada, melainkan mempertahankannya serta mewarnainya dengan corak
keislaman. Jadilah Islam yang berkembang di Nusantara tampil adaptif dan
apresiatif dengan budaya lokal.  
 
Di samping dipagari dengan sikap adaptif dengan budaya lokal, corak Islam
di nusantara ini mewarisi tradisi yang berlangsung dari generasi ke generasi.
Perjumpaan guru dan kesamaan bahan bacaan dan ritual menjadi titik temu
sehingga tidak terjadi persinggungan berarti dalam melakoni keberagamaannya.
Titik temu itulah yang semestinya terus dikukuhkan untuk membangun citra Islam
Nusantara  yang akhir-akhir ini mengalami
tantangan dengan hadirnya corak berislam baru yang berjarak dengan tradisi 
nusantara.    
 
Isu inilah yang menjadi tema utama edisi kali ini. Mengusung tema Islam
Nusantara, edisi kali menghadirkan sejumlah tulisan terkait dengan dinamika dan
perjalanan Islam Nusantara. 
 
Jurnal Tashwirul Afkar edisi 26 memuat artikel dari:
-          Mengukuhkan
Jangkar Islam Nusantara karya Abdul Mun'im DZ. 
     Tulisan ini menahbiskan NU sebagai
salah satu dari potret Islam Nusantara, di samping Nahdlatul Wathon,
Al-Washliyah, dll. Ormas-ormas inilah yang menjadi jangkar Islam Nusantara yang
seharusnya terus dikukuhkan dan disolidkan gerakannya. Terlebih di hadapan
corak gerakan islam baru yang sebenarnya tidak memiliki akar yang kuat dalam
keberislaman di nusantara ini. 
-          Islam
Nusantara: Pertautan Doktrin dan Tradisikarya Ahmad Fawaid Sjadzili. 
Tulisannya, Redaktur pelaksana JTA dan
dosen dari STAIN Pamekasan ini memberi penegasan bahwa Islam Nusantara bisa
diidentifikasi dengan sejumlah kesamaan. Apakah itu kesamaan guru, kitab
rujukan, ritual, maupun tradisi. Sejumlah ormas yang mempertahankan identitas
kenusantaraan dalam berislam ini ditautkan dengan doktrin dan tradisi yang
serupa.
-          Islam Nusantara di Tengah Gelombang Puritanismekarya Agus Muhammad. 
Peneliti dari P3M ini hendak menegaskan bahwa Islam Nusantara mengalami
tantangan baru dari apa yang ia sebut sebagai kelompok puritan. Kehadiran
kelompok ini malah hendak meraibkan identitas kenusantaraan dan menggantinya
dengan identitas lain yang malah tidak memiliki akar dalam tradisi nusantara. 
-          Aqidah dan Realitas Keberagamaan Masyarakat Banjar karya 
Mujiburrahman. Dalam tulisan ini Mujib hendak memotret corak keberislaman 
masyarakat Banjar.
-          Islam Priangan:
Pergulatan Identitas dan Politik Kekuasaankarya Amin Mudzakkir.Dalam 
tulisannya, peneliti
muda dari LIPI ini memotret corak keislaman yang berkembang di
Priangan dan bagaimana identitas terus-menerus diperebutkan.
-          Melengkapi edisi ini, redaksi juga
menghadirkan wawancara dengan H. Syahdan Ilyas, MM (PWNW NTB)dan KHM.
Aziz Aritonga (PB Al-Washliyah).
-          Syekh Nawawi Banten dan Pembaruan Tradisi
di Pesantrenkarya Faqihuddin Abdul Kodir.Intelektual dari
Cirebon ini membingkai sisi kecendekiawanan ulama asal Banten yang bermukim di
Mekkah. 
-          Mendialogkan Budaya Lokal dan Tradisi
Santrikarya Syamsul Hadi Thubany. Tema-tema integrasi
dan relasi antara tradisi lokal dengan santri adalah bukan tema baru. Tapi 
penulis
santri asal Tuban Jawa Timur ini berhasil menemukan tradisi-tradisi lokal  yang 
menempel dan berkembang di masyarakat
santri.
-          Fiqih dan Lokalitas dalam Perspektif
Multikulturalismekarya Zuhri Humaidi.Dalam tulisan ini, Humaidi
berhasil menghaparkan dengn jelas relasi kenormatifan dengan fakta antropoligis
dalam wacana hukum Islam (fiqih).
-          Pemikiran Progresif Ulama Nusantara karya
Ahmad Sahidah.Di bagian terakhir, JTA menghadirkan analisis mendalam
dari mahasiswa dokotor Universitas Kebangsaan Malaysia tengtang kitab Bahr
al-Lahut. Sahidah berhasil menelaah secara komperhensif dan tajam dari
karangan ulama Nusantara yang hidup pada abad ke-12, Syekh Abdullah ¡Arif.
 
Selamat
mengkritisi!!!
 
Bagi siapa saja yang ingin mengoleksi terbitan penting ini silahkan
menghubungi Sdr. Ufi Ulfiah, PP LAKPESDAM NU, JL. H. Ramli 20A Menteng Dalam,
Tebet, Jakarta Selatan 12870, Telp. (021) 8298855, 8281641, fax. (021) 8354925
atau via email: [email protected]


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[email protected] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke