Salam,

Maaf ketinggalan berita soal mahasiwa NU. Saya baru tahu kalo ada
organisasi mahasiswa NU selain PMII. Sekilas saya melihat dari info di
bawah bahwa Komunitas Mahasiswa NU (KMNU) dibentuk di perguruan tinggi
umum. Apakah ini untuk mewadahi mereka yang tidak tertampung di PMII
yg umumnya dipegang mahasiswa IAIN/STAIN? Atokah secara
subtsansial-ornagisatoris (dan tentunya/barangkali politis dan
ideologis) KMNU berbeda dengan PMII? Mohon penjelasan dari teman-teman
yang mafhum tenatng hal ini! Terima kasih.

Nasir


--- In [email protected], "muhammad zakiy muntazhar"
<zakiy_almuntaz...@...> wrote:
>
> Silaturrahim Mahasiswa NU se-Jawa Sepakati Deklarasi Bogor 
> Sabtu, 7 Februari 2009 14:17 
> Bogor, NU Online
> Silaturrahim ke-2 Mahasiswa Nahdlatul Ulama se-Jawa yang 
> diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) 
> Instutut Pertanian Bogor di Bogor pada 1-2 Februari 2009 lalu 
> menghasilkan kesepakatan bersama bagi revitalisasi kaderisasi NU di 
> kampus dan pengembangan sumberdaya manusia profesional NU untuk 
> kesejahteraan Nahdliyyin dan bangsa.
> 
> Berikut ini bunyi Deklarasi Bogor:
> 
> 
> "Pengembangan Sumberdaya Manusia Profesional Nahdlatul Ulama: Upaya 
> Mengawal Era Informasi & Menjawab Tantangan Modernitas"
> 
> Pada Silaturrahmi ke-2 Mahasiswa Nahdlatul Ulama se-Jawa
> Bogor, 1-2 Februari 2009
> 
> Bismillahirahmanirrahim
> Dengan menyebut nama Allah, yang maha pengasih dan maha penyayang. 
> Segala puji hanya bagi Allah, tuhan semesta alam. Shalawat dan salam 
> semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta 
> keluarga dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.
> 
> Alhamdulillah, berkat taufik dan hidayah Allah SWT, kami peserta 
> Silaturrahmi ke-2 Mahasiswa NU dari berbagai perguruan tinggi se-Jawa 
> dapat dipertemukan, disatukan dan dibulatkan tekad untuk terus 
> berkhidmat memberikan yang terbaik bagi Nahdlatul Ulama dan bangsa. 
> Dengan bimbingan Allah, kami dapat melanjutkan kembali pembahasan isu-
> isu strategis terkait penguatan khittah NU, pengembangan SDM 
> profesional di lingkungan NU dan revitalisasi kaderisasi NU di 
> kalangan intelektual muda kampus.
> 
> Mengingat isu kaderisasi NU di kalangan kampus (umum) sejak lama 
> menjadi persoalan yang hingga kini belum teratasi dengan baik, 
> sebagaimana yang menjadi keprihatinan pada Silaturrahmi ke-I 
> Mahasiswa NU se-Jawa di Yogyakarta pada Juli 2008 lalu, maka kali ini 
> kami mempertegas bahwa hal tersebut sudah saatnya menjadi perhatian 
> bersama demi kemaslahatan bagi NU dan bangsa ke depan.
> 
> Kami menegaskan kembali bahwa sudah saatnya NU memberikan perhatian 
> lebih bagi penataan sektor pendidikan Nahdliyyin pada umumnya dan 
> khususnya pengembangan dakwah NU di kalangan intelektual kampus.
> 
> Dengan memohon petunjuk dari Allah SWT, kami peserta Silaturrahmi 
> ke-2 Mahasiswa NU se-Jawa menyatakan hal-hal sebagai berikut:
> 
> 1. Sepakat menyatukan persepsi & strategi perjuangan komunitas 
> mahasiswa Nahdlatul Ulama yang berasal dari berbagai wadah dari 
> berbagai perguruan tinggi se-Jawa dalam Forum Mahasiswa Nahdlatul 
> Ulama (FORMANU).
> 
> 2. Forum yang sudah terbentuk bersifat independen dan terbebas dari 
> unsur politik praktis.
> 
> 3. Menjunjung tinggi Ahlusunnah wal Jama'ah (ASWAJA) sebagai landasan 
> dalam perjuangan.
> 
> 4. Mengembangkan budaya intelektualitas, profesionalitas dan 
> spiritualitas.
> 
> 5. Mendukung secara aktif pengembangan kesejahteraan rakyat melalui 
> aksi sosial dan pengabdian rakyat yang dilakukan mahasiswa Nahdlatul 
> Ulama yang berbasis di perguruan tinggi berikut:
> 
> Institut Pertanian Bogor (IPB/ Bogor), Universitas Gadjah Mada (UGM/ 
> Yogyakarta), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY/ Yogyakarta), 
> Universitas Indonesia (UI/ Jakarta), Sekolah Tinggi Akuntansi Negara 
> (STAN/ Jakarta), Institut Teknologi Bandung (ITB/ Bandung), 
> Universitas Diponegoro (Undip/ Semarang), Universitas Negeri 
> Sebelasmaret (UNS/ Solo), Universitas Brawijaya (UB/ Malang), 
> Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN MMI/ Malang), 
> Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN SAHID/ Jakarta), 
> Islamic College for Advanced Studies (ICAS) Universitas Paramadina 
> Jakarta, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ/ Wonosobo), dan 
> Universitas Sains Malaysia (USM/ Malaysia).
> 
> Bogor, Senin 2 Februari 2009
>


Kirim email ke