Tempat Yang Aman Ketika Musibah Terjadi…
<http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&view=article&id=165:\
tempat-yang-aman-ketika-musibah-terjadi&catid=1:latest-news&Itemid=50>
 
<http://geraidinar.com/index.php?view=article&catid=1%3Alatest-news&id=1\
65%3Atempat-yang-aman-ketika-musibah-terjadi&format=pdf&option=com_conte\
nt&Itemid=50>
 
<http://geraidinar.com/index.php?view=article&catid=1%3Alatest-news&id=1\
65%3Atempat-yang-aman-ketika-musibah-terjadi&tmpl=component&print=1&layo\
ut=default&page=&option=com_content&Itemid=50>
 
<http://geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&tmpl=component&link=a\
HR0cDovL2dlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlld\
z1hcnRpY2xlJmlkPTE2NTp0ZW1wYXQteWFuZy1hbWFuLWtldGlrYS1tdXNpYmFoLXRlcmphZ\
GkmY2F0aWQ9MTpsYXRlc3QtbmV3cyZJdGVtaWQ9NTA=>        Written by Muhaimin
Iqbal            Sunday, 29 March 2009 10:20  [Safe]
Berandai-andai bukan hal yang dianjurkan dalam Islam, tetapi mengambil
pelajaran atas segala musibah yang terjadi adalah hal yang sudah
sepatutnya dilakukan.



Sepuluh tahun terakhir saja sesungguhnya umat manusia di Dunia (bukan
hanya di Indonesia !) setidaknya diberi pelajaran yang sama minimal tiga
kali dalam tiga musibah yang berbeda. Lihat foto-foto disamping, yang
teratas adalah  Masjid yang selamat dari air bah Situ Gintung tiga hari
lalu.  Yang ditengah adalah Masjid yang selamat dari tsunami Aceh 5
tahun lalu, dan yang paling bawah adalah Masjid yang selamat dari gempa
bumi hebat di Turki 10 tahun lalu.



Kebetulankah ? Tidak !, tidak ada yang kebetulan di muka bumi ini.
"Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada
dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lohmahfuz) sebelum
Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi
Allah." (QS 57 :22)



Mengapa Allah selamatkan masjid-masjid tersebut padahal
bangunan-bangunan di sekitarnya luluh lantak ?. Masjid selain tempat
sholat juga lambang dari ketaatan kita memenuhi panggilannya, dengan
tiga contoh visual dan konkrit tersebut barangkali Allah bener-bener
ingin menyampaikan kebenaran atas ayat-ayatNya.



Lantas kalau kita bisa mengambil pelajaran dari Masjid-masjid yang
diselamatkan Allah ditengah musibah-musibah yang melanda; maka
seyogyanya kitapun bisa menjadikan pelajaran untuk menghadapi berbagai
musibah lainnya.



Untuk menyelamatkan diri dari musibah finansial yang sekarang menimpa
dunia misalnya, kita-pun bisa lari mengungsi ke `masjid-masjid'
atau rumah-rumah Allah dimana hukum Allah ditaati, perintahNya
dilaksanakan dan laranganNya dijauhi.



Musibah finansial dunia saat ini masih jauh dari usai; majalah Time
edisi pekan ini menurunkan laporan akan ancaman bom finansial yang jauh
lebih besar yang siap meledak. Saking besarnya bom tersebut oleh Time
dikategorikan sebagai WMD (Weapon of Mass Destruction ) atau Senjata
Pemusnah Massal.



Salah satu contoh WMD yang diangkat time adalah kasus AIG. AIG saat ini
masih menurut Time `hanya' memiliki asset senilai US$ 50 Milyar.
Sedangkan risiko yang ditanggungnya dari kasus CDS saja saat ini sudah
rugi US$ 40.4 Millyar, yang sedang antri untuk menagih janji berikutnya
adalh US$ 300 Milyar. Artinya perusahaan raksasa kebanggaan Amerika
tersebut secara teknis akan bangkrut sampai 6 kali, kecuali bila
pemerintah melakukan bailout  besar-besaran.








  [wmd]
Buah simalakamnya adalah bila ingin diselamatkan, tidak akan mudah bagi
pemerintah AS untuk mem-bailout AIG dengan sekian ratus milyar dollar
lagi – sedangkan baru-baru ini mereka membuat jengkel seluruh negeri
itu dalam kasus bagi-bagi bonus.



Bila tidak diselamatkan, efek domino dari kebangkrutan AIG sungguh tidak
terperikan. AIG menjamin 180,000 entity dengan total lapangan kerja 106 
juta di Amerika saja. Diantara yang dijamin adalah puluhan ribu tanah
pertanian, rumah sakit, dana pensiun, infrasruktur, industri property,
industri penerbangan, industri perminyakan dst.dst. Pendek kata di AS
saja keruntuhan AIG akan menyeret keruntuhan ekonomi dalam skala sangat
besar – makanya dikategorikan Weapon of Mass destruction oleh Time
tersebut.



Apa dampaknya kalau ekonomi Amerika runtuh oleh kasus AIG dan yang
sejenisnya ?. Seperti yang sudah terjadi setengah tahun terakhir,
seluruh dunia juga akan terseret dalam pusaran krisis yang sama –
termasuk Indonesia.



Bagaimana kita bisa selamat ?, belajarlah dari kasus musibah-musibah
tersebut diatas – larilah ke `rumah-rumah' Allah. Dalam
aplikasi ekonomi ini berarti adalah lari ke ekonomi yang tidak
melibatkan riba; tidak mengandalkan hutang. Ekonomi yang adil, yang
memberi makan (menciptakan lapangan kerja) orang  miskin. Ekonomi yang
dibangun dengan tolong-menolong dalam kasih sayang, bukan ekonomi yang
dibangun atas dasar ekspoitasi yang kuat terhadap yang lemah.



Untuk selamat, ayo kita kembali ke `masjid' dalam arti yang
seluas-luasnya…



Sumber:
http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&view=article&id=165:t\
empat-yang-aman-ketika-musibah-terjadi&catid=1:latest-news&Itemid=50
<http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&view=article&id=165:\
tempat-yang-aman-ketika-musibah-terjadi&catid=1:latest-news&Itemid=50>



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke