Masalah DPT akibatkan Pemilu Tak Sempurna Sabtu, 4 April 2009 | 12:17 WIB http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/04/04/12173833/Masalah.DPT.akibatkan.Pemilu.Tak.Sempurna
MAGELANG, KOMPAS.com Mantan Ketua MPR RI Amien Rais menilai masalah daftar pemilih tetap (DPT) yang terjadi di sejumlah daerah mengakibatkan pemilu menjadi tidak sempurna. "Pemilu menjadi tidak sempurna, yang menang kurang mantap, dan yang kalah juga bisa tidak sehat," katanya di Magelang, Sabtu (4/4). Ia mengatakan hal itu sebelum menjadi pembicara pada pengajian memeringati Maulud Nabi Muhammad SAW di Dusun Jangkungan, Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Menurut dia, kalangan politisi dan masyarakat menduga ada persoalan yang lebih rumit, terutama terkait dengan masalah DPT. Temuan terkait masalah DPT, kata Amien Rais yang juga Ketua Dewan Penasihat DPP Partai Amanat Nasional (PAN), itu bisa diduga hanyalah fenomena gunung es. "Jangan-jangan yang ditemukan tentang DPT kemba adalah gunung es, sesungguhnya DPT yang ada lebih semrawut. Itu dilema pemilu kita," katanya. Ia mengatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyatakan tidak bisa menunda pelaksanaan pemilu. Amien mengatakan, beberapa tokoh politik memperkirakan bakal terjadi anarkisme jika pelaksanaan pemilu ditunda. "Artinya, pemilu tidak sempurna, kita terima apa adanya, minus dan plusnya," katanya. Ketua PPP: Pemilu Boleh Diundur kalau KPU "Nyerah" Sabtu, 4 April 2009 | 12:08 WIB http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/04/04/12081059/ketua.ppp.pemilu.boleh.diundur.kalau.kpu.nyerah JAKARTA, KOMPAS.com Ketua Umum DPP PPP (Partai Persatuan Pembangunan), Suryadharma Ali, mengatakan, pelaksanaan pemilu legislatif harus tetap sesuai jadwal yaitu pada 9 April mendatang. "Sampai saat ini saya tetap menghendaki pemilu sesuai jadwal," kata Suryadharma Ali di Jakarta, Sabtu (4/4). Namun, katanya, pemilu boleh saja diundur bila Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara terang-terangan menyatakan diri menyerah. Hal itu mengingat, sampai saat ini banyak daftar pemilih tetap (DPT) yang belum terdistribusi merata ke seluruh TPS, termasuk masih banyaknya pemilih "siluman". "Kecuali KPU menyatakan menyerah karena tidak siap secara teknis," katanya. Pria yang juga Menteri Negara Koperasi dan UKM itu mengaku prihatin dengan kinerja KPU. "DPT masih belum disisir, logistik masih jauh dari cukup untuk dikatakan siap," katanya. Pihaknya menyatakan tidak masalah bila KPU secara jantan mengakui tidak sanggup dan meminta penundaan waktu pemilu. Sebab, bila dipaksakan ia khawatir hasil Pemilu 2009 akan mengundang ketidakpercayaan warga sebagai pemilih karena ditakutkan akan terjadi penggelembungan suara akibat masih banyaknya pemilih "siluman" dalam DPT. "Kita harus duduk bersama untuk mencari solusi terbaik," katanya.
