19 Pensiunan Jenderal Dukung Prabowo
"Kami menolak amandemen UUD 1945 karena dilakukan dengan cara-cara tidak
terbuka."
Minggu, 5 April 2009, 17:01 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Desy Afrianti
VIVAnews - 19 jenderal purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan
dukungannya dalam pencalonan Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden 2009.
Pernyataan sikap itu dibacakan di kediaman Letnan Jenderal TNI (purn) Haryoto
PS Gang Damai nomor 76 Lubang Buaya, Jakarta Timur, Minggu 5 April 2009. Para
pensiunan jenderal memberikan dukungan terhadap Partai Gerindra karena partai
pimpinan Prabowo itu akan mengembalikan UUD 1945 ke bentuk semula.
"Kami sejak awal menolak amandemen UUD 1945 karena dilakukan dengan cara-cara
tidak terbuka," kata Haryoto yang didampingi Mayor Jenderal TNI (purn) Budi
Sudjana.
Ia menegaskan para pensiunan jenderal tidak memiliki kepentingan politik dalam
dukungan itu."Kami ini sudah tua. Dikasih kerjaan juga tidak bisa," kata dia.
Selain mereka berdua, turut menandatangani pernyataan dukungan adalah Letjen
TNI (purn) Farid Zainudin, Letjen (purn) Putu Wardana, Letjen (purn) Yogi
Supardi, Letjen Marinir (purn) Suharto, Mayjen (purn) Suwardi, Mayjen (purn)
Haris Sudarno, Mayjen (purn) Gleni Kauripan, Mayjen (purn) Amir Tohar, Mayjen
(punr) Joni Wahab, Mayjen (purn) Yudi Magio Yusuf, Mayjen (purn) Asril Tanjung,
Mayjen (purn) Edi Budianto, Marsda TNI (purn) Suwiono Ardi, Marsda TNI Murjanto
Yuwono, Letjen (purn) Sugito, Mayjen (purn) Semion Remon, Mayjen (purn) Arifin
Seman.
• VIVAnews
http://politik.vivanews.com/news/read/46682-19_pensiunan_jenderal_dukung_prabowo
[Non-text portions of this message have been removed]