http://anax1a.pressmart.net/mediaindonesia/MI/MI/2009/04/17/ArticleHtmls/17_04_2009_009_006.shtml?Mode=1 DAFTAR pemilih tetap (DPT) pemilu yang amburadul mengilhami Kabupaten Jembrana, Bali, untuk menyelenggarakan pemilihan kepala dusun berbasis teknologi informasi (TI). Warga Dusun Pasatan, Desa Poh Santen, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, baru saja memilih kepala dusunnya dengan sistem electronic voting (e-voting). Bertempat di Balai Banjar, warga Dusun Pasatan sudah memenuhi tempat pemilihan kepala dusun. Dua calon kepala dusun, yaitu I Ketut Sarna dan Gusti Putu Sumberdana, sudah siap menanti kedatangan pemilih. Tepat pukul 09.00 Wita, panitia mengumumkan pemilihan dimulai. Warga secara bergilir menuju terminal verifikasi. Pada terminal ini warga tinggal meletakkan J-ID (Jembrana Identitas Diri) yang berupa KTP SIAK yang dilengkapi teknologi RFID. Jika warga terdaftar dalam DPT, foto dan nama pemilih akan muncul di layar monitor. Kemudian, pemilih dipersilakan menuju bilik suara. Pada bilik suara, pemilih juga meletakkan J-ID lalu muncul foto kedua calon. Pemilih kemudian menyentuh foto salah satu calon pada layar monitor yang berteknologi touch screen. Kurang dari 1 menit, pemilih sudah menyelesaikan proses pemungutan suara. Tepat pukul 12.00, panitia menutup pemilihan dan menayangkan hasilnya di layar LCD. Saat itu juga perolehan suara muncul di layar. Suara tertinggi diraih calon nomor 2 yaitu Gusti Putu Sumberdana dengan total suara 219 atau 68,2%. Calon nomor 1 memperoleh 102 suara. Tepuk tangan masyarakat bergemuruh ketika mengetahui hasil pemilu kepala dusun seketika itu juga. Bupati Jembrana I Gede Winasa yang menyaksikan langsung pemilihan berkomentar bahwa teknologi informasi dapat membantu mewujudkan pemilu yang efektif dan efisien. Bila seluruh Indonesia menggunakan sistem teknologi seperti itu, akan efisien dana belasan miliar rupiah. "Kekacauan masalah DPT dapat diminimalisasi dengan memanfaatkan database SIAK, sedangkan penggunaan kertas suara digantikan oleh touch screen," ujar Bupati Winasa. Untuk di Jembrana, pemilihan kepala desa dan pemilihan bupati pada masa yang akan datang akan menerapkan sistem ini. "Setelah ini pemilihan kepala desa (pilkades) dan pemilihan bupati (pilbup) bisa juga menerapkan sistem ini. Bahkan pemilihan presiden juga bisa pakai J-ID dan touch screen," pungkasnya. Pelaksanaan pemilihan kepala dusun berbasis teknolog Mukhlisin wrote: > > > > > KPU harusnya malu sama orang Jembrana ...... > > [Non-text portions of this message have been removed] > >
[Non-text portions of this message have been removed]
