dari forum sebelah ..
 
-----
 
PRABOWO dan CIA ... 
________________________________

Prabowo and The CIA
LETJEN PRABOWO TERNYATA ORANG PENTAGON

JAKARTA (SiaR, 4/8/98), Sejumlah sumber SiaR menyebutkan, Menteri
Pertahanan dan Keamanan Amerika Serikat, William Cohen, memberikan isyarat
bahwa Pemerintah AS tak keberatan Letjen Prabowo Subianto diperiksa dan
diadili atas tuduhan penculikan, penghilangan orang dan memerintahkan tindak
kerusuhan dan perkosaan di Jakarta, Mei lalu.

Sumber SiaR itu menyebutkan, kedatangan Cohen, selain merupakan bagianrangkaian 
kunjungan ke negara-negara sekutu AS di Asia Pasifik, juga
membahas masalah Prabowo ini. Setelah kedatangan Cohen, Wiranto baru
mengumumkan Prabowo dibebastugaskan untuk diperiksa.

"Cohen mengijinkan," ujar sebuah sumber.

Beberapa waktu lalu sejumlah pihak membongkar hubungan baik antara Prabowo 
dengan kalangan Badan Intelijen Pertahanan AS (Defence Intelligence Agency, 
DIA). Menurut hasil investigasi Allan Nairn, wartawan lepas berkewarganegaraan 
AS, Prabowo menjalin hubungan dengan Kolonel Charles McFetridge, petugas DIA 
yang ditempatkan di Kedubes AS Jakarta. Kolonel Charles, menurut Nairn, 
berbicara menggunakan bahasa Indonesia dengan Prabowo. Menurut Nairn, ketika 
Prabowo dicopot dari jabatan Pangkostrad oleh Pangab Jendral Wiranto, Kolonel 
Chairawan, Dan Grup-4 Kopassus, yang belakangan diketahui sebagai operator 
penculikan, menghubungi Kolenel Charles untuk meminta pendapat.

Selama ini Kopassus memang dekat dengan militer AS terutama karena satuan ini 
anti teroris dan anti komunis. Grup 4/Sandiyudha ini mendapat latihan intelijen 
AS. Pembinaan yang dilakukan AS terhadap Kopassus, terutama di bawah Prabowo, 
menurut Kol John Haseman, mantan pejabat DIA di Jakarta, dilakukan Pentagon 
mengingat kemungkinan terjadinya ketidakstabilan di dalam negeri. Pentagon 
menaruh perhatian khusus terhadap Kopassus dengan mengikutsertakan satuan 
khusus ini di puluhan pelatihan JCET. AS secara terbuka memuji Prabowo setelah 
peristiwa pembebasan sandera di Irian Jaya.
Januari 1998 lalu, Menteri Pertahanan William Cohen memuji disiplin
Kopassus yang sangat mengesankan. Hubungan dekat Prabowo dengan AS juga nampak 
ketika ia beberapa kali mengantar Wakil Menlu Stanley Roth
mengunjungi Xanana Gusmao, di LP Cipinang Jakarta, tanpa melalui prosedur
protokoler Departemen Luar Negeri.

"Kelakuan Prabowo itu sering bikin kita pusing," ujar seorang pertugas Deplu.
Namun, AS sendiri mulai bersikap mendua setelah Prabowo terlibat penculikan 
aktifis dan mungkin tindak kerusuhan serta aksi pemerkosaan terhadap perempuan 
etnis Cina di Jakarta Mei 1998 lalu. Tindakan itu kabarnya di luar pengetahuan 
DIA. Namun ada sumber yang mengatakan penculikan para aktifis politik itu atas 
sepengetahuan DIA.

Selama ini pun menurut sumber SiaR, Jendral Wiranto juga terus menghubungi 
Kedubes AS di Jakarta untuk menindak Letjen Prabowo yang kebetulan musuhnya 
sejak dulu. Rupanya, Pemerintah AS terpaksa menyetujui tindakan Wiranto 
menghukum Prabowo. Pemerintah AS, di Washington Post, mengumumkan secara tak 
langsung dan mengakui Prabowo berada di balik penghilangan sejumlah aktivis 
politik Indonesia belakangan ini. "Asal tahu saja, Prabowo itu orangnya 
Pentagon, CIA, DIA atau sejenisnya," ujar sebuah sumber.

Kalau ia mencoba berhubungan dengan kelompok Islam garis keras seperti KISDI, 
Dewan Dakwah Indonesia, itu sekadar taktik untuk menundukkan gerakan- gerakan 
kelompok kecil ini. "Kalau Anwar Haryono dan Ahmad Sumargono percaya sama 
Prabowo, mereka itu tertipu," tambah sumber itu.
http://www.library.ohiou.edu/indopub...8/04/0010.html



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke