Assalamualaikum Wr Wb

Bissmillahirrohmaanirrohiim

Bulan Puasa telah jauh meninggalkan kita, akan tetapi nilai pelajaran dan 
hikmah serta manfaat yang kita dapatkan dari latihan dan melatih diri dalam 
kita melaksanakan beribadah dengan ikhlas semata-mata kerana Allah, dalam bulan 
ramadhon tersebut, sudah sepantasnya dan merupakan keharusan tidak hanya kita 
lakukan dibulan ramadhon saja melainkan harus kita lakukan juga dibulan bulan 
lainya.

Dengan pelatihan tersebut kita diajarkan agar tetap menjaga ibadah-ibadah lain, 
agar supaya dikerjakan semata-mata kerana Allah, terutamanya dalam melakukan 
ibadah-ibadah umum.

Kita dilatih dan dituntut untuk beribadah kepada Allah dalam semua aspek 
kehidupan dan dalam segala hal harus dengan ikhlas semata mata karena Alloh.

Dan kita harus melakukan perbuatan yang adil dengan siapa saja, dimana saja, 
dan kapan saja, tanpa  memilah milah, siapapun mereka, baik kita kenal atau 
tidak baik kita akrab atau tidak baik dari golongan kita atau bukan.

Inilah yang saya lihat salah satu contoh yang dilakukan oleh Bapak Nadam dan 
istri nya Ibu Widiyanti, dengan gajih sebagai Guru yang sama sama kita tahu, 
hasil serta penghasilan mereka berdua sebagai pegawai Negri, tidaklah sebanding 
dan tidak seberapa, bila kita bandingkan dengan gajih para anggota Dewan, 
tidaklah sebanding dan tidak seberapa bila kita bandingkan dengan gajih para 
pejabat Negara ini, tapi mereka berdua rela mengabdikan dirinya dengan bekerja 
sama dengan Bapak Juarto, semata-mata kerana Allah, hidup mereka, penghasilan 
mereka, mereka sisihkan untuk mengajar, membantu, dan membiayai, serta menutup 
kebutuhan anak anak pemulung, yang mereka sendiri tidak pernah tahu dari mana 
asalnya, juga bukan saudara bahkan kenalpun tidak, mereka dengan ikhlas dan 
dengan peralatan dengan bekal seadanya, mereka berjuang dan bertekad untuk 
mengentaskan putra putri pemulung yang tidak mampu dan tidak dapat sekolah di 
sekolah sekitar Kelurahan Sumur batu,
 karena terbentur biaya dan birokrasi yang berlaku, agar kelak mereka tidak 
lagi menjadi pemulung dan hidup serta ibadhah mereka kelak lebih baik lagi.

Itu semua hasil dari latihan ibadhah dibulan ramadhan yang mereka kejakan 
dengan sungguh sungguh dan dengan niat dan tikad yang bulat, maka hasilnya 
Subhanalloh, mereka bertiga betul betul guru tauladan, tidak hanya bicara akan 
tetapi mereka terjun langsung mengajar, dan membantu serta mencetak para anak 
anak pemulung TPA Bantar Gebang untuk menjadi generasi penerus yang lebih baik, 
anak anak murid tersebut semua gratis tidak bayar bahkan mereka bergotong 
royong saling membantu meringankan satu sama lain, untuk memenuhi gizi anak 
anak murid mereka, karena mereka belum mampu maka mereka saat ini baru memberi 
makan 2 kali seminggu.

Ini mereka lakukan semata mata karena panggilan jiwa untuk mengabdikan diri 
tanpa batas, dan membatasi diri, melainkan semata mata hanya karena Alloh, dan 
mereka berharap mendapatkan balasan dan ridho Alloh.

Dan mereka juga ikhlas, dengan biaya mereka, membawa kedokter manakala sang 
murid ada yang sakit, atau kecelakaan terkena beling atau benda tajam lainya 
ketika sang murid sedang mengais ngais sampah mencari barang barang yang masih 
dapat dijual.

Dan mereka juga harus mencari dan membujuk mana kala sang murid sudah mulai 
malas malasan sekolah, agar kembali kesekolah, ini juga mereka lakukan semata 
mata hanya karena cinta kasih sayang mereka terhadap sesama hamba Alloh.

Untuk mensukseskan dan membantu perjuangan mereka para guru guru relawan Mari 
kita menabung sebagai bekal diakherat kelak, dimanapun kita, siapapun kita dan 
apapun jabatan kita, semua dan kelak tidak akan ada yang dapat menolong selain 
diri kita sendiri.

Mari kita bahu membahu dan saling menolong serta mari kita sukseskan dan kita 
bantu perjuangan Bapak Juarto dan Bapak Nadam serta guru guru relawan lainya, 
melalui gerakan Tahajjud Call Peduli 

No. Rekening BCA 4411258887
No. Rekening MANDIRI 1220005209807
Keduanya ats nama Dedah Amniyati. Bendahara http://www.tahajjudcall.org 
[email protected]

Terimakasih dan mohon maaf bila tidak berkenan


Wassalamualaikum Wr Wb



Mujiarto Karuk


      

Kirim email ke