8 May 2009 18:25 - Opic
Ribuan Santri Babakan Ciwaringin Turun Ke Jalan Tolak Tol Cikapa
 SUMBER : Ribuan santri Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Jumat (8/5) sore 
tadi menggelar aksi unjuk rasa menolak pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan 
(Cikapa) yang rencananya akan membelah komplek pondok pesantren tersebut.

Aksi unjuk rasa diikuti oleh santri laki-laki dan perempuan dengan melakukan 
pemblokiran jalur lalu lintas Bandung-Cirebon sehingga mengakibatkan arus lalu 
lintas dari arah Bandung Ke Cirebon maupun sebaliknya macet total.

Dalam orasinya, para santri yang didampingi sejumlah kyai pondok ini 
menyampaikan kekesalannya kepada pemerintah pusat terutama menteri PU yang 
telah meloloskan perijinan pembangunan jalan tol yang jelas-jelas bakal 
membelah komplek pondok pesantren yang dikhawatirkan bakal menjadi penyebab 
hancurnya keharmosnisan pondok pesantren tersebut.

Unjuk rasa yang berlangsung selama satu jam ini dilakukan dengan berjalan kaki 
di tengah jalan. Akibatnya arus lalu lintas Bandung-Cirebon dan sebaliknya 
macet total. Untuk mengantisipasinya, petugas Lantas Polres Cirebon melakukan 
pengalihan jalur lalu lintas ke jalur alternatif.

"Arus lalu lintas dari Cirebon kami alihkan ke jalur alternatif yaitu melalui 
Arjawinangun tembus ke Desa Budur Kabupaten Majalengka begitu pun sebaliknya," 
ujar AKP Tunggul Pamudji, Kasat Lantas Polres Cirebon disela-sela aksi 
demonstrasi. (BC-211)
 


okezone.com
JAKARTA - Sekira 3 ribu Santri Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin Desa 
Ciwaringin Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon memblokir jalan Pantura 
sejak pukul 14.30 WIB.

Mereka melakukan aksi menolak pembangunan jalan tol Cikampek - Palimanan yang  
melintas di area pengembangan pondok pesantren.

Para santri yang terdiri dari perempuan dan santri laki - laki melakukan orasi 
di tengah jalan dengan menggunakan kendaraan bak terbuka. Sementara santri - 
santri lain berjalan kaki.

Akibat aksi itu, jalur Pantura di Desa Babakan Ciwaringin Kecamatan Ciwaringin, 
Kabupaten Cirebon lumpuh total baik dari arah Bandung ke Jawa Tengah atau 
sebaliknya. Hingga pukul 15.30 WIB, kemacetan diperkirakan sudah mencapai 5 
kilometer di dua arah itu.

Petugas terlihat kewalahan karena jumlahnya tak sebanding dengan para pengunjuk 
rasa. Sejumlah petugas hanya berjaga - jaga dan mengawasi jalannya aksi. Para 
pengunjuk rasa juga sempat membakar foto menteri PU Djoko Kirmanto dan Menteri 
Agama Maftuh Basyuni.

Untuk menghindari kemacetan, sejumlah pengendara mencoba mencari - cari jalur - 
jalur alternatif di sekitar lokasi.  

 

(Tantan Sulton Bukhawan/Koran SI/fit)


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke