Monthly Report
MRORI Edisi 19 April 2009: Walikota Depok Cabut IMB Rumah Ibadah 
Dari dua daerah yang terpaut ribuan mil, Cinere Depok dan Dumai Riau, masalah 
kebebasan beragama bagi masyarakat nonmuslim masih jadi momok. Di depok, 
Walikota Nur Mahmudi Ismail mencabut Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Gereja HKBP 
Cinere. Salah satu alasan kader PKS ini, karena adanya penolakan warga 
setempat. Sebuah surat yang diterimanya pada 19 Februari silam juga jadi 
rujukan. Padahal, rekomendasi FKUB setempat sudah dikantongi pihak HKBP. 
Gereja HKBP Simpang Murini Dumai Riau lebih parah. Gereja yang sedang 
direno­vasi pertengahan Maret itu malah dibongkar paksa satpol PP yang dipimpin 
langsung lurah setempat. Alasannya, gereja tak memeroleh izin. Hingga kini 
status renovasi gereja itu tak jelas. Protes yang dilayang­kan dan hasil 
musyawarah yang gelar setelah insiden juga masih gelap.
Dari hiruk-pikuk pemilu legislatif kemarin, isu agama tampaknya masih jadi 
jualan politik para politisi. Sejumlah politisi menggunakan simbol-simbol agama 
dalam media kampanye mereka. Yasin atau pan­duan sa­lat sunah bergambar caleg. 
Pengurus PKNU "menjual" isu pembubaran Ahmadiyah untuk meraih suara. Dan, masih 
ada sederet isu agama dalam pemilu kemarin seperti desakan untuk tak memilih 
caleg poligami. Hanya jika dibandingkan dengan pemilu tahun lalu, harus diakui 
jumlahnya mulai menurun.
Edisi ini Monthly Report juga menyorot kasus-kasus keagamaan lain seperti 
desakan tokoh agama dari kalangan NU untuk menerapkan syariat Islam sebagai 
tindakan preventif paska beroperasinya jembatan Suramadu di Jawa Timur; i­su 
aliran sesat seperti yang terjadi di Bawean Jawa Timur, Bandung, dan Sulawesi 
Selatan. Selanjutnya Monthly Report on Religious Issues, the Wahid Institute 
Edisi XIX, April 2009
 

http://alamsyahdjafar.wordpress.com


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke