Tak Lewat Majelis Syuro, Dukungan PBB ke SBY-Boediono Inkonstitusional
detikcom - Selasa, Mei 19 Keputusan Partai Bulan Bintang (PBB) mendukung pasangan SBY-Boediono dinilai sepihak. Sebab keputusan itu tidak melibatkan Majelis Syuro. ADVERTISEMENT var lrec_target="_blank";var lrec_URL=new Array(); lrec_URL[1]="http://sg.ard.yahoo.com/SIG=15p6f4r32/M=715353.13254080.13386458.7209943/D=id_news/S=2023630586:LREC/Y=ID/EXP=1242716926/L=PtHr53xsferWGsetSguSLwQBfaS0HkoSPtsAANk7/B=3G_AAXxsfLc-/J=1242709726040526/K=NrjgUczwX9awcKU5jjdYJA/A=5592952/R=0/id=flash/SIG=11ng2kur8/*http://id.mobile.yahoo.com/messenger/sms?refer=s00050"; var lrec_fv="clickTAG="+encodeURIComponent(lrec_URL[1])+"&targetTAG="+lrec_target; var lrec_swf="http://ads.yimg.com/hb/i/sg/adv/house1/715353_id_yahoo_msgr_300x250_18dec08.swf"; var lrec_altURL="http://sg.ard.yahoo.com/SIG=15p6f4r32/M=715353.13254080.13386458.7209943/D=id_news/S=2023630586:LREC/Y=ID/EXP=1242716926/L=PtHr53xsferWGsetSguSLwQBfaS0HkoSPtsAANk7/B=3G_AAXxsfLc-/J=1242709726040526/K=NrjgUczwX9awcKU5jjdYJA/A=5592952/R=1/id=altimg/SIG=11ng2kur8/*http://id.mobile.yahoo.com/messenger/sms?refer=s00050"; var lrec_altimg="http://ads.yimg.com/hb/i/sg/adv/house1/715353_id_yahoo_msgr_300x250_18dec08.jpg"; var lrec_w=300;var lrec_h=250; function replay_lrec() { var img=new Image; img.src='http://sg.ard.yahoo.com/SIG=15p6f4r32/M=715353.13254080.13386458.7209943/D=id_news/S=2023630586:LREC/Y=ID/EXP=1242716926/L=PtHr53xsferWGsetSguSLwQBfaS0HkoSPtsAANk7/B=3G_AAXxsfLc-/J=1242709726040526/K=NrjgUczwX9awcKU5jjdYJA/A=5592952/N=-1/id=Flash_replay/'+Math.random()+'/SIG=11gqphndg/*http://ads.yimg.com/hb/i/sg/adv/test/space.gif'; } on error resume next plugin=(IsObject(CreateObject("ShockwaveFlash.ShockwaveFlash.8"))) if(window.yzq_d==null)window.yzq_d=new Object(); window.yzq_d['3G_AAXxsfLc-']='&U=13fc8lrsu%2fN%3d3G_AAXxsfLc-%2fC%3d715353.13254080.13386458.7209943%2fD%3dLREC%2fB%3d5592952%2fV%3d1'; "Itu kan PBB belum ambil keputusan dan belum ada musyawarah. Pak Sahar (Sahar L Hasan) dan Pak Kaban (MS Kaban) itu tanpa sepengetahuan kita atau Majelis Syuro pergi menandatangani dukungan kepada SBY-Boediono," papar Ketua DPP PBB Ali Mochtar Ngabalin kepada detikcom, Senin (18/5/2009) malam. PBB sendiri lewat Ketua Umum MS Kaban ikut menandatangani dukungan kepada SBY-Boediono di Cikeas, Bogor. Berbeda dengan partainya yang mendukung SBY-Boediono, Ngabalin diketahui lebih condong kepada pasangan JK-Wiranto. Ia terlihat hadir saat pasangan capres/cawapres yang diusung Golkar dan Hanura itu mendaftarkan diri ke KPU pada Sabtu 16 Mei lalu. Pria yang duduk sebagai anggota DPR RI ini menyebut keputusan PBB mendukung SBY-Boediono inkonstitusional. Sebab yang memutuskan ke mana arah dukungan partai ditujukan dalam koalisi, kata dia, adalah kewenangan Majelis Syuro. Ngabalin mengatakan, tak mungkin semua kader partainya akan mendukung SBY-Boediono dalam Pilpres nanti. Menurutnya, ada suatu kejadian yang memungkinkan dukungan PBB ke SBY-Boediono tak utuh. "Karena masih segar dalam ingatan kita bagaimana Yudhoyono dengan seluruh kekuasaannya saat itu memberhentikan Yusril Ihza Mahendra (sebagai Mensesneg). Itu kita sangat terpuruk sekali dan kami masih merasa dipermalukan," jelasnya. [Non-text portions of this message have been removed]
