http://www.nu.or.id/page.php?lang=id&menu=news_view&news_id=17957

Kongres IPNU Diramaikan 11 Kandidat Ketua Umum
Selasa, 16 Juni 2009 06:52
Jakarta, NU Online
Kongres Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) di Pesantren Al Hikmah, Brebes, 
Jawa Tengah, pada 20-24 Juni 2009, diramaikan 11 kandidat calon ketua umum. 
Mereka telah mendaftarkan diri kepada Panitia Kongres.

Ke-11 kandidat itu, antara lain, Murodi (Jawa Barat), Rizky Riyadu Topeq (Jawa 
Barat), AS Zarkasih (Jawa Barat), Arif Rahman (Jawa Tengah), Caswiyono Rusydi 
(Jawa Tengah), Muhamad Asyhadi (Jawa Tengah), Ahmad Syauqi (Jawa Timur), Imam 
Syafi'i (Jawa Timur), Riska Elharis (Jawa Timur), Rizal Syarifudin (Sulawesi 
Selatan), dan Khoirul Anam (Sulawesi Selatan).

Sekretaris Panitia Pengarah Kongres itu, M. Rikza Chamami, mengatakan, semua 
kandidat telah melengkapi berkas sebagai salah satu persayaratan administratif. 
Secara umum, mereka memiliki visi yang sama, yakni mengawal visi kepelajaran, 
katanya kepada NU Online, di Jakarta, Senin (15/6) kemarin.

Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU, Idy Muzayyad, berharap kepada penggantinya agar 
benar-benar mengamalkan trilogi IPNU; belajar, berjuang dan bertakwa. Sebab, 
secara historis, IPNU lahir dari kegelisahan anak muda kaum tradisional 
(nahdliyin) yang bersemangat modern.

"Berkiblat pada semangat kaum Ansor dan Muhajirin di masa Nabi Muhammad yang 
bersemangat patriotik, maka kaum muda NU kala itu juga mengorganisasi menjadi 
kelompok terpelajar," kata Idy.

Bila perlu, semangat calon ketua umum harus sama dengan generasi muda Surabaya 
yang mendirikan Tsamratul Mustafidin (11 Oktober 1936) dan Persatoean Santri NO 
(Pamno 1941). "Dari kedua organisasi inilah, embrio organisasi pelajar di 
kalangan NU muncul," tegasnya.

Senada dengan itu, Rikza menegaskan bahwa tantangan IPNU ke depan lebih 
kompleks. "Sehingga yang dibutuhkan ketua umum dan jajarannya adalah loyalitas 
dan dedikasi kepada organisasi" katanya. Terutama mengikatkan visi kepelajaran 
dalam ruh IPNU. IPNU harus peduli terhadap isu-isu pendidikan dan melakukan 
advokasi pada pelajar," ujarnya. (rif) 

Kirim email ke