“Novel ini mengajak kita membaca Tragedi 1965 melalui kacamata penulis Eropa. 
Sesuatu yang masih langka” Noorca M. Massardi, pengarang/pewarta

Kasper berdiri mematung. Jadi desas-desus mengenai kebrutalan tak
kenal ampun itu benar. Dia menatap lelaki di hadapannya. Lelaki itu
membalas tatapan Kasper dengan tenang.

“Mereka bersimpati terhadap Komunis,” katanya. Dia mengangkat bahu dengan 
menyesal.

“Maaf.” Lelaki yang lain mengangkat tangan ke tenggorokan. Bukan
untuk menyumpah, tapi untuk mengisyaratkan cara memisahkan kepala dari
tubuh dengan mudah.

Jakarta, September 1965. Kapal kargo tempat Kasper, seorang pemuda
Denmark, bekerja sebagai asisten koki berlabuh di Tanjung Priok. Selama
berada di sana, Kasper menjalin persahabatan dengan banyak pelaut dari
berbagai bangsa. Dia bahkan terlibat dalam hubungan cinta segitiga
dengan seorang gadis blasteran Belanda-Padang. Semuanya tampak normal,
sampai Kasper sadar bahwa dia berada pada waktu dan tempat yang salah.

Saat itu adalah salah satu periode kelam dalam sejarah Indonesia.
Setelah peristiwa penculikan dan pembunuhan para jenderal TNI, Partai
Komunis Indonesia (PKI) dituding sebagai dalang kudeta terhadap
Presiden Sukarno. Ratusan ribu orang yang dianggap sebagai anggota dan
simpatisan PKI pun ditangkap, dipenjarakan, dan bahkan dibunuh. Dan
Kasper terjebak di tengah tragedi berdarah yang disutradarai oleh CIA
itu.

The Forgotten Massacre ditulis berdasarkan pengalaman pribadi
seorang Denmark yang secara kebetulan menyaksikan pembantaian berdarah
itu. Novel ini mengajak kita memandang tragedi G-30-S PKI dari kacamata
orang asing dan dari sisi yang lebih humanis.

“Mungkin kami memang terlibat dalam peristiwa itu. Saya sudah lupa….” William 
Colby, Direktur CIA Divisi Asia Tenggara periode 1962-67, diucapkan pada 1990 


“Novel ini adalah pengalaman pribadi tentang harapan, mimp, dan
cinta seorang anak muda, yang percaya bahwa semua orang pada dasarnya
baik, sampai terbukti sebaliknya. Peer Holm Jorgensen menulis novel
suspense yang tak akan Anda sisihkan sampai Anda selesai membacanya.” Marianne 
Dyhrberg Cornett, Nordjyske, Denmark.

Bukudiskon.com Toko Buku Online Murah, Lengkap, Cepat, Mudah, Diskon Jor-Joran, 
dan Aman Kami menawarkan diskon yang dinamis dari 15% hingga 70% ...

Jangan lupa untuk ikutan Milis Bukudiskon dan mampir ke Blog Bukudiskon



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke