http://www.nu.or.id/page.php?lang=id&menu=news_view&news_id=18262

Haji 2009 Gunakan Paspor Hijau dan Vaksin Meningitis
Jumat, 3 Juli 2009 04:30

Jakarta, NU Online
Calon jamaah haji Indonesia, termasuk dari berbagai negara lainnya di dunia, 
mulai musim haji tahun ini 1430 H/2009 M akan menggunakan paspor 
internasional atau yang lazim disebut paspor hijau. Pemerintah menyatakan 
akan mengindahkan ketentuan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

Selain paspor hijau, pemerintah juga akan mematuhi ketentuan pemerintah 
Saudi Arabia soal penggunaan vaksin meningitis, meskipun masih terjadi pro 
dan kontra diantara ulama Indonesia tentang halalnya vaksin ini.

“Kita tetap mengindahkan ketentuan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi. 
Sebagai tamu yang baik, kita harus patuh," kata Menteri Agama Muhammad 
Maftuh Basyuni di Jakarta, Rabu (1/7).

Tentang penggunaan paspor, ia mengatakan, sudah melakukan berbagai upaya. 
Antara lain menjelaskan kepada Arab Saudi tentang kesulitan yang dihadapi 
calon jemaah haji Indonesia bila menggunakan paspor hijau, mengingat adanya 
UU keimigrasian bahwa setiap calon haji harus menggunakan paspor coklat 
(haji) sebagaimana tahun-tahun lalu.

Kendati demikian, lanjut dia, keputusan pemeritah Arab Saudi yang 
menggharuskan calon jemaah haji menggunakan paspor internasional harus 
dihormati.

Sementara itu Sekretaris Dirjen Haji dan Umrah Departemen Agama Abdul Gafur 
Djawahir, menyebutkan, agar penggunaan paspor hijau bagi jemaah haji 
Indonesia tak menyalahi UU, pemerintah akan mengeluarkan Peraturan Pengganti 
Undang-Undang (Perpu).

Pasalnya, Perpu perlu dikeluarkan lantaran ada undang-undang keimigrasian 
yang mengharuskan jemaah haji Indonesia menggunakan paspor haji (coklat), 
katanya.

Ia menjelaskan, kepastian bahwa jemaah haji Indonesia menggunakan paspor 
hijau setelah adanya ketetapan dari Arab Saudi bahwa seluruh jemaah haji 
harus menggunakan paspor internasional.

Sebelumnya, pada Selasa (30/6) malam, Menag bersama Komisi VIII sudah 
bertemu dan membahas masalah ini. "Ada keputusan bahwa seluruh biaya 
pembuatan paspor hijau, untuk calon jemaah haji, akan ditanggung 
pemerintah," ia menjelaskan.

Sesuai quota, jumlah jemaah haji Indonesia 207 ribu. Untuk menyelesaikan 
ini, Menag berharap akan ada kemudahan dari pihak imigrasi dan dapat 
diselesaikan secepatnya.

Soal vaksin ini, kata dia, memang ada perbedaan pandangan antara Depkes dan 
Majelis Ulama Indonesia (MUI). Namun Depag akan tetap melaksanakan ketentuan 
yang berlaku selama ini, yaitu tetap menggunakan vaksin buatan Belgia.

"Jadi, calon jemaah haji Indonesia tetap akan disuntik menggunakan vaksin 
buatan negara itu," tegasnya. (ant/nur)


__________ Information from ESET Smart Security, version of virus signature 
database 4193 (20090626) __________

The message was checked by ESET Smart Security.

http://www.eset.com





------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[email protected] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke