MUI Minta Fatwa Mufti Arab Saudi tentang Vaksin Meningitis
Rabu, 8 Juli 2009 17:18

Jakarta, NU Online
Tak kunjung jelasnya sikap Pemerintah Arab Saudi mengenai status vaksin 
meningitis bagi jamaah haji yang telah diharamkan Majelis Ulama Indonesia 
(MUI), membuat para ulama bersikap proaktif.

Pekan ini, MUI akan mengirimkan utusannya ke Arab Saudi untuk meminta 
pertimbangan dari ulama di negeri itu, mengenai kewajiban penggunaan vaksin 
meningitis yang diketahui mengandung enzim babi.

''Insya Allah, besok atau lusa, kami akan mengirimkan utusan ke Arab Saudi 
untuk bertemu dengan ulama di sana, membahas kewajiban vaksin meningitis," 
ujar Ketua MUI, KH Ma'ruf Amin, Selasa (7/7) kemarin dikutip dari Republika.

Kiai Ma'ruf menegaskan, sekembalinya dari Arab Saudi, pihaknya akan 
menentukan fatwa penggunaan vaksin meningitis yang sesuai dengan syariat 
Islam maupun kewajiban penggunaannya di Arab Saudi. "Utusan kami akan pulang 
secepatnya. Karena, pertengahan Juli 2009 harus sudah ada putusan fatwanya," 
ungkapnya.

Direktur Eksekutif Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika 
Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), Muhammad Nadratuzzaman Hosen, yang akan 
ikut dalam delegasi itu mengaku siap untuk menjelaskan proses pembuatan dan 
kandungan vaksin meningitis yang selama ini digunakan jamaah haji. ''Saya 
siap menjelaskan semuanya.''

Selain Nadratuzzaman, delegasi MUI yang akan bertolak ke Arab Saudi itu 
antara lain KH Amidhan, ketua MUI; Anwar Ibrahim, ketua Komisi Fatwa MUI; 
serta Anwar Abbas, wakil sekretaris MUI.

"Ini penting kami bicarakan kepada tokoh-tokoh Islam di Arab Saudi, karena 
sangat terkait masalah pemberian vaksin bagi seluruh calon jamaah haji 
(calhaj), yang selama ini diberikan sebelum berangkat ke Tanah Suci Mekkah," 
papar Sekretaris MUI, Ichwan Syam.

Menurut Ichwan, pertemuan itu sangat penting meminta kepada Pemerintah Arab 
Saudi untuk menyikapi persoalan masalah penggunaan vaksin pencegah virus 
bagi semua calhaj. Ia mengatakan, MUI telah mengeluarkan fatwa haram 
terhadap vaksin meningitis, karena berdasarkan hasil pemeriksaan dari 
laboratorium mengandung unsur babi. (rif) 


__________ Information from ESET Smart Security, version of virus signature 
database 4193 (20090626) __________

The message was checked by ESET Smart Security.

http://www.eset.com





------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[email protected] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke