Termasuk gara-gara PBNU dipimpin Hasyim Muzadi dan NU tidak mau 
dukung-mendukung presiden,
akhirnya Gusdur dilengserkan Amin Rais tanpa ada pembelaan dari Hasyim Muzadi?

Biasanya yang sentimentil dengan Hasyim Muzadi itu pendukung fanatiknya Gusdur.

Opo betul NU waktu dipimpin Gusdur (era 80 sampai 2000an) itu menang/diatas 
angin?. 
Dan pemerintah kala itu opo jare wong NU(Gusdur)?
Saya kok malah nggak merasa itu.
 
Sekarang warga NU tidak percaya sama para Kyai karena dipikir-pikir, 
paling-paling
para Kyai itu kayak Gusdur juga, alias sekuler dan liberal dengan tidak lupa 
gaya
penafsirannya yang cenderung hermenutika (mengikuti irama harmonika)


Ibnu Zahid Abdo el-Moeid

  ----- Original Message ----- 
  From: -MGR- 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, July 10, 2009 12:06 PM
  Subject: [kmnu2000] Re: ko NU kalah mulu?





  selama dipimpin hasyim muzadi ya akan kalah mulu, pilpres 2004 kalah, jawa 
timur kalah, dukung jk-win kalah lagi.. di jawa timur 60 persen milih 
sby-boediono, padahal kiai2 dari yg khos sampe tidak khos diangkut ke gerbong 
jk-win. saya kira sudah waktunya kiai2 kembali ke pesantren, dan hasyim muzadi 
turun dari pbnu; malu2in, dagangannya capres-cawapres yg liberal, atau neolib 
tidak laku juga...

  guntur

  --- In [email protected], h13b <hammad_ah...@...> wrote:
  >
  > Salam,
  > 
  > NU sebagai jama'ah tidak sedang kalah. Yang kalah itu adalah jam'iyyah-nya, 
terutama yang menikmati NU sebagai kendaraan.
  > 
  > Muhammad Mawhiburrahman
  > http://www.mmawhib.blogspot.com
  > --- berbicara dari hati, dengan hati, demi ketenangan hati ---
  > 
  > 
  > 
  > 
  > ________________________________
  > From: Muhammad Rizqi Ramadlan <mr_romd...@...>
  > To: [email protected]
  > Sent: Wednesday, July 8, 2009 5:13:19 PM
  > Subject: [kmnu2000] ko NU kalah mulu?
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > kenapa ya setiap calon yang didukung NU selalu saja kalah
  > mega hasyim, dai (jawa barat) sekarang jk win????
  > NU harus instropeksi bahwa NU bukan organisasi politik..... .program tidak 
jalan
  > kalo pun mau dijadikan orpol rubahlah khittah 1926 di muktamar nanti
  > tapi apakah itu akan barokah??
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >



  


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke