Soal Kedaulatan, Prabowo Emoh Kritik SBY
Laurencius Simanjuntak - detikNews
Jakarta - Prabowo Subianto dikenal paling sering mengkritik Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY), apalagi soal kebijakan ekonomi. Namun, kalau soal kedaulatan,
cawapres pandamping Megawati Soekarnoputri tersebut emoh mengkritik SBY..
"Kalau soal kedaulatan dan pertahanan itu jangan saling mengkritik," kata
Prabowo di rumah Mega, Jl Teuku Umar, Jakpus, Jumat (5/6/2009).
Prabowo ditanya tanggapannya soal ketidaktegasan diplomasi pemerintah terkait
provokasi Angkatan Laut Tentara Diraja Malaysia di Ambalat, Kalimantan Timur.
"Kita harus bersatu. Semua unsur bangsa mendukung presiden yang menjabat saat
ini," ujarnya.
Mantan Danjen Kopassus ini pun mengharapkan hubungan persahabatan antara
Indonesia dan Malaysia dapat tetap terjaga.
"Kita menghendaki tetap berada dalam hubungan persahabatan, dan kekeluargaan
dengan Malaysia. Tetapi soal kedaulatan, tidak bisa ditawar-tawar," tegasnya.
(lrn/irw)
Siap Sowan SBY, PD Hargai Prabowo
Luhur Hertanto - detikNews
Jakarta - Pernyataan cawapres Prabowo Subianto yang bersedia menghadap Presiden
SBY untuk berbicara soal keamanan negara dan terorisme pascaledakan di hotel JW
Marriott dan Ritz Carlton layak dihargai. Namun saat ini, hal yang menjadi
prioritas utama adalah mengungkap tuntas kasus ledakan.
Demikian kata Ketua DPP PD Anas Urbaningrum tentang tanggapan Prabowo atas
pidato Presiden SBY. Hal ini dia sampaikan pada detikcom melalui telepon, Jumat
(17/7/2009).
"Soal sowan itu hal yang baik. Silahturahmi bernilai positif," ujar dia.
Ledakan yang mengguncang kawasan Mega Kuningan, Jakarta, merenggut 8 korban
jiwa dan enam puluhan orang luka-luka. Maka prioritas pemerintah saat ini
adalah menemukan dan menangkap pelaku peledakan serta dalang yang ada di
belakangnya.
Di dalam kaitan tersebut Presiden SBY menyampaikan pidatonya. Yaitu untuk
menegaskan agar rakyat mempercayakan proses hukum kasus tersebut pada aparat
yang berwajib.
"Statement SBY adalah pelecut agar aparat keamanan terpacu kerjanya," tandas
Anas.
Sebelumnya cawapres Prabowo dalam keterangan pers menyatakan dirinya siap
menghadap pada Presiden SBY. Dirinya akan menegaskan bahwa meski berbeda
pandangan politik tapi berkomitmen kuat mendukung kuat mendukung pemerintah
dalam setiap upaya penegakan hukum, menjaga keamanan dan mempertahankan NKRI.
"Saya siap menghadap, sowan kepada bapak presiden. Dalam menghadapi terorisme
kita mendukung pemerintah," kata Prabowo.
[Non-text portions of this message have been removed]