Son of Hamas Leader Turns Back on Islam and
Embraces Christianity
Mosab Hassan Yousef adalah seorang
anak muda yang luar biasa dengan kisah hidup yang luar biasa pula. Dia
adalah putera seorang pemimpin yang paling berpengaruh dlm organisasi
militan Hamas di Tepi Barat dan tumbuh di dalam sebuah keluarga Islam
yang taat.



Kini, pd usia 30 thn, ia menghadiri gereja evangelis Kristen di Barabbas 

Road, San Diego, Calif. Ia murtad dari Islam, meninggalkan keluarganya di 
Ramallah dan sedang mencari suaka di AS.



Cerita hidupnya sungguh menakjubkan. Dibawah ini cuplikan wawancara
eksklusif dgn FOX News dimana ia bercerita bgm seorang Muslim Tepi
Barat menjadi Kristen West Coast (Pantai Barat AS).



JONATHAN HUNT: Mengapa, setelah 25 thn, anda berubah ?



MOSAB HASSAN YOUSEF:
Saya percaya bahwa semua tembok yg didirikan Islam selama 1.400 thn
terakhir ini tidak lagi eksis. Mereka (Muslim) tidak mengakui ini.
Mereka mendirikan tembok2 ini dan membiarkan orang bodoh karena mereka
takut. Mereka tidak ingin orang membahas apapun ttg realitas Islam, ttg
pertanyaan2 penting ttg Islam dan mereka meminta kepada pengikut2
mereka, 'Jangan tanya ttg hal2 tertentu itu.'



Tapi kini, orang memiliki media. Jika seorang ayah mengurung
puterinya dirumah, puterinya akan duduk dibelakang komputernya dan
melancong keseluruh pelosok dunia. Jadi, orang bisa mendapatkan
informasi, pengetahun, searching engines, shg sangat sangat mudah bagi
siapapun utk mempelajari Islam, dll agama. Tidak dari sudut pandang
Islam, namun dari sudut pandang lain. Jadi dlm 25 thn nanti, ini jelas akan 
membawa perubahan besar dlm dunia Arab & Muslim. 



JONATHAN HUNT: Anda berbicara dari
sebuah perspektif unik, sbg lelaki yg tidak saja dibesarkan dlm
keluarga Islam tetapi sbg bagian dari organisasi yg dianggap sbg
kekuatan ekstrim dlm Islam: Hamas. Apakah realitas Islam? Kau
mengatakan orang tidak melihat realitasnya; Apa realitas Islam?



MOSAB HASSAN YOUSEF: Ada dua fakta yg tidak dimengerti Muslim ... Saya 
perkirakan, lebih dari 95% Muslim tidak mengerti agama mereka sendiri.
Islam muncul dlm bahasa yg jauh lebih keras daripada bahasa yg
digunakan Muslim sekarang, shg mereka tidak mengerti (bahasa Islam yg
sebenarnya) ... mereka hanya menggantungkan diri kpd para ulama utk
mendapatkan pengetahuan mereka ttg agama ini.



Kedua, mereka tidak mengerti apapun ttg agama2 lain. Masy2 Kristen
yg hidup sbg minoritas dlm sebuah mayoritas Muslim lebih memilih utk
tidak berbicara ttg Yesus Kristus karena itu terlalu BAHAYA bagi
mereka.



Jadi, semua pandangan Muslim ttg agama2 lain dibumi ini hanya
datang dari perspektif Islam. Nah, realitas ini yg tidak dimengerti
kebanyakan orang..



JIka orang, jika Muslim, mulai mengerti agama mereka — terutama,
agama mereka — dan melihat kandungannya yg mengerikan itu, mereka akan
mulai mengerti bgm ini semua bisa terjadi ...karena kebanyakan ulama
hanya berfokus pada hal2 tertentu dari Islam. Ini karena mereka terlalu
maluutk membahas hal2 diluar itu.



JONATHAN HUNT: Contohnya ?



MOSAB HASSAN YOUSEF: Spt
istri2 Muhammad, misalnya. Kau tidak akan pernah mendengar kotbah di
mesjid ttg istri2 Muhammad, yg kemungkinan lebih dari 50 — walau tidak
ada satupun orang yg mengetahuinya, by the way.. Tanyakan sendiri kpd mayoritas 
Muslim, dan mereka tidak tahu menahu ttg fakta ini.



Jadi, mereka MALU membahas ini, jadi mereka cuma berbicara ttg
kejayaan Islam, kemenangan2 yg dicapai Muhammad. Tapi, begitu orang
memandang diri sendiri, mereka akan melihat bahwa mereka sebenarnya

kalah. Mereka b o d o h, tidak dididik, tidak mampu memimpin dunia
spt yg mereka harapkan. Oleh karena itu mereka ingin kembali kpd masa
jaya itu dgn melakukan apa yg dilakukan Muhammad, tidak peduli bahwa
hal itu terjadi 1.400 thn lalu dan tidak akan terulang lagi.



JONATHAN HUNT: Apakah mereka ingin menghancurkan agama Kristen ? 



MOSAB HASSAN YOUSEF:
Islam memang sudah menghancurkan agama Kristen dari permulaan dan
Muslim tidak mengakui bahwa mereka menusuk hati Kristen dgn mengatakan
bahwa Yesus tidak mati di salib. Muslim menganggap bahwa ini caranya
menghormatinya (nabi Isa).



[...]



Ini yg dilakukan Muslim. Mereka tidak mengerti bahwa ini bagian yg paling 
penting dari agama Kristen : salib !



Jadi, mereka berpandangan sempit, mereka tidak tahu apa yg mereka
lakukan, dan inilah asal usul segala ide jahat dibelakang agama yg
bernama Islam ini. 


JONATHAN HUNT: APa peristiwa khusus yg memulai merubah pendapat anda ttg Islam ?



MOSAB HASSAN YOUSEF:
Sejak kecil saya sudah memiliki sejumlah pertanyaan sulit, bahkan
keluarga saya sering mencela saya, 'Kau memang anak keras kepala dan
kami sulit menjawab pertanyaan2mu. Mengapa sih kau nanya2 melulu ?'
Jadi, inilah permulaannya.



Namun saya merasa bahwa semuanya — dan ayah saya adalah contoh
bagus bagi saya karena ia memang orang jujur dan bersahaja, sangat baik
terhdp ibu saya dan terhdp kami, dan membesarkan kami dgn prinsip2
pengampunan. Nah, oleh karena itu saya menyangka semua orang Islam spt
ini.



Ketika saya berusia 18 thn, dan saya ditahan orang Israel dan
mendekam di sebuah penjara Israel. Tapi disana Hamas memiliki kontrol
atas anggota2 mereka didalamnya dan saya melihat Hamas menyiksa orang2
dgn sangat-sangat parah.



JONATHAN HUNT: Maksudmu, anggota Hamas saling menyiksa  sesama anggota  ?



MOSAB HASSAN YOUSEF:
Pemimpin2 Hamas ! Pemimpin2 Hamas yg kita kini saksikan di TV now, dan
pemimpin2 besar, bertanggung jawab atas penyiksaan terhdp anggota2
mereka sendir. Mereka tidak menyiksa saya, tapi ini tetap sebuah shock
bagi saya, melihat mereka menyiksa sesama anggota mereka : menusuk
kuku2 dgn jarum, membakar tubuh2 mereka, dan juga banyak yg dibunuh.



JONATHAN HUNT: Tapi mengapa mereka membunuh orang2 mereka sendiri ?



MOSAB HASSAN YOUSEF:
Karena curiga bahwa mereka (korban2 mereka itu) telah bekerja sama dgn
pihak Israel dan bekerjasama dgn penjajah2 Israel melawan Hamas ...
Jadi ratusan orang jadi korban. Saya menyaksikan penyiksaan ini selama 
setahun. Nah, itulah titik perubahan paling besar dlm hidup saya.
Saya mulai membuka mata saya. Tapi saya masih merasa bahwa ada Muslim
baik dan ada Muslim jahat. Muslim2 baik, spt ayah saya, dan Muslim2
buruk spt orang2 Hamas ini yg menyiksa rekan2 mereka sendiri. 


Nah, itulah permulaan mata saya terbuka lebar.



JONATHAN HUNT: Anda berbicara ttg
Muslim2 baik, spt ayah anda, tetapi tetap saja anda meninggalkan agama
ayah anda. Bukankah kau bisa saja menjadi Muslim baik spt ayah anda ?



MOSAB HASSAN YOUSEF: Nah, ini nih realitasnya : saya mendalami
agama Kristen — yg tadinya saya salah mengerti total, karena saya
mempelajarinya dari sudut Islam, padahal tidak ada satupun yg benar ttg
Kristen kalau dipelajari dari sudut Islam. 


Ketika saya mendalami Injil dng perlahan-lah, ayat demi ayat, saya
memastikan dulu bahwa ini buku Tuhan, pernyataan Tuhan, shg saya mulai
memandang Injil dgn cara berbeda. Tidak mudah bagi saya utk mengatakan
bahwa Islam adalah salah. 


Islam adalah ayah saya. Saya dibesarkan utk satu ayah — 22 thn utk
ayah itu — dan seorang ayah lain datang kpd saya dan mengatakan, 'Maaf,
SAYAlah ayahmu.' Dan saya tersentak, 'Apa maksudmu ? Saya punya ayah
saya sendiri, dan dia adalah Islam!' Dan lalu ayah agama Kristen
mengatakan kpd saya, 'Tidak, sayalah ayahmu. Saya berada dlm penjara,
dan ini (Islam) bukan ayahmu.'



Nah, itulah yg terjadi. Tidak mudah utk percaya bahwa (Islam) bukan
ayahmu lagi. Jadi saya harus mendalami Islam sekali lagi dari sudut
pandang lain utk menyadari kesemua kesalahan, kesalahan2 besar dan
dampaknya, tidak hanya terhdp Muslim — yg nilai2nya saya benci ... saya
tidak suka tradisi manapun yg hanya menyulitkan kehidupan orang 
 — tapi juga dampaknya bagi umat manusia. Pada umat manusia ! Manusia saling 
membunuh dlm nama Tuhan.



Nah, mulailah saya dgn pasti menyimpulkan bahwa problemnya adalah
Islam, bukan Muslim — saya tidak dapat membenci Muslim karena Tuhan
mencintai mereka dari permulaan. Dan Tuhan tidak menciptakan sampah.
Tuhan menciptakan orang2 baik yg dicintaiNya, tapi Muslim adalah orang2
SAKIT (sick), mereka memiliki
pemikiran berbeda. Saya tidak lagi membenci mereka tapi saya sangat
sedih melihat mereka dam satu2nya cara bagi mereka adalah utk berubah
adalah dgn mengenal siapa Tuhan dan mana jalan sebenarnya.



JONATHAN HUNT: Apakah kau tidak
khawatir bahwa pernyataan2 macam ini — dan mengingat latar belakangmu,
pernyataan2mu akan sangat diperhatikan — akan meningkatkan kesulitan,
kebencian antara Kristen dan Muslim di dunia saat ini ?



MOSAB HASSAN YOUSEF: Ini
bisa terjadi kalau seseorang Kristen datang kpd Muslim dan berbicara
ttg realitas Islam. Tapi Kristen memang sudah ditempatkan dlm daftar
musuh mereka anyway, bahkan
sebelum mereka membuka mulut ttg Islam. Jadi, jika kau pergi ke mereka
sbg Kristen, Muslim akan langsung merasa tersinggung dan membencimu dan
ini jelas akan meningkatkan jurang antara kedua agama — tetapi apa yg
membuat orang spt saya bisa berubah ?



Beberapa tahun lalu, ketika saya disana, Tuhan membuka mata dan
juga otak saya dan saya menjadi orang yg berubah total. Jadi sekarang,
saya bisa melakukan kewajiban ini, kalian sbg Kristen bisa membantu
saya melakukannya, tapi kalian mungkin tidak sanggup. Muslim kini tidak
lagi memiliki alasan, sekarang.



JONATHAN HUNT: Betapa sulitnya proses meninggalkan keluargamu dan rumahmu ? 



MOSAB HASSAN YOUSEF:
Ibarat mencabut kulit saya dari tulang2 saya, begitu kira2. Saya cinta
keluarga saya, mereka cinta saya. Dan adik2 saya spt putera2 saya
sendiri. Saya membesarkan mereka. Basically, ini keputusan terbesar dlm
hidup saya.



Saya meninggalkan semuanya, tidak hanya keluarga saja. Jika kau
memutuskan utk murtad dari Islam ke Kristen, tidak cukup utk mengatakan
goodbye dan thank you.
Tidak cukup. Kau juga membelakangi budaya, peradaban, tradisi,
masyarakat, keluarga, agama, Tuhan — atau apa yg kusangka sbg tuhan
selama bertahun2 ! Jadi, ini sangat complicated. Orang menyangka itu mudah, spt 
hal sepele. Kini di AS saya mendapatkan kebebasan saya and it's great, tapi 
dilain pihak, tidak ada yg bisa mengganti famili ... berat kehilangan family — 



JONATHAN HUNT: Jadi, kau kehilangan keluargamua ?



MOSAB HASSAN YOUSEF:
Keluarga saya terdidik dan ini juga sulit bagi mereka. Mereka meminta
saya berkali2, khususnya selama dua hari pertama, utk menyembunyikan
agama saya yg baru ini dan tidak mengumumkannya di media.



Tapi saya diwajibkan Tuhan utk mengumumkan namaNya dan memujaNya
keseluruh dunia karena penghargaan bagi saya adalah bahwa IAakan
melakukan hal yg sama bagi saya. Jadi, saya lakukan ini sbg sebuah
kewajiban. Saya ingin tahu berapa orang yg bisa melakukan apa yg saya
lakukan sekarang ini. Saya belum menemukan satu orangpun.



Saya harus kuatkan diri. Ini tantangan yg sangat besar. Ini
keputusan yg sangat besar dlm hidup saya. Saya tidak main2. Saya tidak
melakukan ini utk kebahagiaan dunia. Saya melakukannya utk satu alasan
saya: saya percaya. Setiap hari orang menderita karena kepercayaan yg
salah. Saya bisa membantu mengeluarkan mereka dari lingkaran tidak
berkesudahan ini ... lingkaran yg disediakan setan utk mereka. 


JONATHAN HUNT: Kau masih sempat berbicara dgn ayahmu ?



MOSAB HASSAN YOUSEF: Tidak ada kesempatan utk berkomunikasi dgn ayah saya 
karena ia sekarang di penjara dan tidak ada telpon di penjara. 



JONATHAN HUNT: Apakah anggota keluargamu tidak bercerita kpdmu ttg reaksi 
ayahmu ? 



MOSAB HASSAN YOUSEF: Mereka
memang mengunjunginya. Tapi sampai sekarang saya tidak tahu bgm
reaksinya, tapi saya yakin ia sangat sedih ttg keputusan saya ini. Tapi
ia juga akan mengerti, karena ia tahu saya dan ia tahu saya bukan tipe
orang yg mengambil keputusan secara enteng, tanpa kepercayaan kuat.



JONATHAN HUNT: Apakah kau akan semakin menyulitkan posisinya diantara sesama 
anggota Hamas semakin sulit ?



MOSAB HASSAN YOUSEF: JELAS
! Keluarga saya, termasuk ayah saya harus menanggung beban atas
keputusan saya ini. Ini bukan keputusan mereka. Ini keputusan saya,
tapi mereka tetap harus menanggung beban dan saya minta — saya berdoa
bagi ayah, semua kakak dan adik2 saya digereja ini, selalu berdoa
setiap kali bagi mereka — 'Tuhan, bukalah mata mereka, pemikiran
mereka, utk datang kpd Kristus. Dan berikan rahmatmu karena mereka juga
harus menanggung salib ini dgn saya.'



JONATHAN HUNT: Ceritakan kami ttg
Hamas dan cara kerjanya. Apakah Hamas sebuah organisasi Islam murni,
shg dimatamu disitulah kesalahan mereka, ATAU ada hal2 lain dlm Hamas
yg kau tidak sukai ? Atau kau menganggap Hamas sebuah organisasi baik ?
Apa arti Hamas bagi dirimu ?



MOSAB HASSAN YOUSEF: Yah, dimanapun ada orang baik. Khan Tuhan memang 
menciptakan orang2 baik.



Saya kenal banyak orang yg mendukung Hamas tapi tidak pernah
terlibat dlm serangan teroris, misalnya. Mereka hanya mengikuti Hamas
karena cinta Tuhan dan mengira bahwa Hamas mewakili Tuhan. Mereka tidak
tahu sama sekali, mereka tidak mengenal Tuhan yg sebenarnya dan mereka
tidak pernah mendalami agama Kristen. Tapi Hamas, sbg wakil Islam, ini
problema besar.



Problemnya bukan Hamas, bukan orangnya. Akar masalahnya adalah Islam itu 
sendiri sbg sebuah ide, sebuah ide.
Hamas sbg sebuah organisasi, jelas, termasuk kepemimpinannya dan ayah
saya, mereka bertanggung jawab atas semua kekerasan yg terjadi oleh
organisasi itu. Saya tahu mereka menganggap diri sbg reaksi atas agresi
Israel, tetapi tetap saja, mereka bagian darinya dan harus mengambil
keputusan dlm operasi2 melawan Israel, termasuk membunuh banyak orang
sipil.



JONATHAN HUNT: Kau percaya bahwa Israel tidak bersalah dlm konflik ini ?



MOSAB HASSAN YOUSEF: Okupasi
memang buruk. Tapi kami disini berbicara ttg ide. Israel memiliki HAK
utk membela diri, tidak ada yg bisa membantah ini. Kadang mereka
menggunakan terlalu banyak agresi terhdp penduduk. Kadang banyak
penduduk tewas karena tentara2 Israel kurang bertanggung jawab, ttg bgm
mereka memperlakukan orang di checkpoint2.



Pesan saya kpd tentara Israel: setidaknya perlakukan orang dgn cara pantas di 
checkpoint2.
Tapi ini bukan masalah antar bangsa, tapi ttg ide2 salah pada kedua
pihak dan satu2nya cara utk keluar dari lingkaran setan ini adalah utk
mengenal prinsip2 yg dibawa Yesus ke bumi ini : 
grace, love, forgiveness. Tanpa ini, mereka tidak akan pernah maju ataupun 
mematahkan lingkaran tidka berkesudahan ini.



[...]



JONATHAN HUNT: Kau percaya bahwa Israel akan pernah mengadakan perjanjian damai 
dng Hamas? 



MOSAB HASSAN YOUSEF: Tidak mungkin. Ini spt api co-exist dgn
air. Tidak mungkin. Hamas bisa main politik selama 10 thn, 15 thn; tapi
tanya saja setiap pemimpin Hamas, 'Okay, apa yg akan terjadi setelah
itu ? Apakah kalian akan co-exist dgn Israel utk selama2nya ?' Jawabannya sudah 
pasti TIDAK .... KECUALI mereka melakukan sesuatu yg melanggar Quran.
Tapi itu sudah ideologi mereka dan mereka tidak akan beranjak darinya.
Jadi, tidak mungkin. Ini bukan soal Israel, bukan soal Hamas: ini
menyangkut kedua ideologi.. Tidak mungkin.



JONATHAN HUNT: Kau tidak takut dibunuh karena mengutarakan hal2 
macam ini — yg bahkan akan diridhoi oleh beberapa bagian Quran?



MOSAB HASSAN YOUSEF: Mereka
harus membunuh pemikiran2 saya terlebih dahulu. Tapi pemikiran2 saya
sudah beredar luas. Jadi, bgm mereka akan membunuh pemikiran saya ? Bgm
mereka akan membunuh pendapat2 yg saya miliki ? .... Mereka bisa bunuh
tubuh saya, tapi tidak jiwa saya.



[...]



JONATHAN HUNT: Kau pernah diancam ?



MOSAB HASSAN YOUSEF: No, not really.
Jujur saja, banyak Muslim dan pemimpin Muslim di AS ini, di masy2
Eropa, mencoba mencari saya. Mereka menelpon keluarga saya, ibu saya
utk mengetahui cara menghubungi saya. Mereka mengatakan kpd ibu saya,
'Kami ingin membantunya.'



JONATHAN HUNT: Mereka percaya kau butuh bantuan ?



MOSAB HASSAN YOUSEF: Yeah, mereka pikir saya dimanipulasi oleh orang2 Kristen.
Nah, disinilah mereka salah total. Saya sudah menjadi Kristen utk waktu
lama dan tidak seorangpun tahu. Sudah selama beberapa tahun sekarang.
Tapi sekarang saya baru mengumumkannya.



Mereka tahu saya berpendidikian dan mendalami Islam &
Christianity. Ketika saya mengambil keputusan, ini bukan saya kena
jampi2 atau mencoba meyakinkan saya. Ini 100% keputusan saya seorang
diri. 


[...]





JONATHAN HUNT: Apa pesanmu bagi Muslim2 yg mendengarmu saat ini ? 



MOSAB HASSAN YOUSEF: Pesan
saya adalah, pertama2, bukalah pemikiran kalian. Mereka lahir dari
keluarga2 Muslim — inilah bgm mereka masuk Islam ... spt juga keluarga2
Kristen maupun Yahudi. 


Jadi, saya ingin mereka membuka mata mereka, pemikiran mereka dan
membayangkan diri mereka tidak lahir dlm keluarga Muslim. Utk apa Tuhan
memberikan mereka otak ? Bukalah hati kalian. Baca Injil. Pelajarilah
agamamu, Saya ingin membuka pintu gerbang bagi mereka. Saya ingin
mereka bebas. Mereka pasti ingin hidup dgn baik di dunia dgn cara
mengikuti Tuhan - dan mereka juga akan menemukan jaminan bagi hidup di
akhirat.





      Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web. Gunakan Wizard 
Pembuat Pingbox Online. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke