Mari kita doakan Gus Dur lekas sembuh..Al fatihah!
salam, --- In [email protected], "Abdul GhOfuR" <abdulghof...@...> wrote: > > Moga lekas sembuh. > ==== > http://jawapos.co.id/halaman/index.php?act=detail&nid=85722 > [ Minggu, 16 Agustus 2009 ] > Abdurrahman Wahid yang Makin Sering Keluar Masuk Rumah Sakit > > Dokter Rayu Tetap di RS, Gus Dur Ingin Pulang > > Kondisi kesehatan Presiden Ke-4 RI Abdurrahman Wahid belakangan ini terus > menurun. Penyakit alodinia telah memaksa tokoh yang akrab disapa Gus Dur itu > beberapa kali harus menjalani perawatan di rumah sakit. > > DIAN WAHYUDI, Jakarta > > --- > > HINGGA kemarin (15/8), Gus Dur masih dalam pengawasan tim dokter Rumah Sakit > Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Tepatnya, sejak Selasa siang, 11 Agustus > 2009, mantan orang nomor satu di Indonesia tersebut dilarikan ke rumah sakit > pemerintah itu karena keluhan nyeri di hampir seluruh bagian tubuh yang > kembali kambuh. > > Sejak masuk rumah sakit pada 1 Juli lalu, tim dokter yang menangani sudah > mendiagnosis bahwa Gus Dur menderita alodinia. Penyakit yang juga disebut > dengan nyeri saraf itu adalah tidak berfungsinya saraf motorik secara > normal. Akibat lebih lanjut, fungsi perasaan kulit jadi terganggu. > > Bagi orang normal, tiupan angin atau sentuhan tidak akan bermasalah. Tapi, > bagi penderita alodinia, dua hal itu akan menyebabkan rasa nyeri. ''Jadi, > (Gus Dur) dirawat bukan karena jantung atau yang lain, tapi memang karena > alodinia,'' ujar Yusuf Misbach, ketua tim dokter yang menangani Gus Dur. > > Gus Dur dirawat di ruang VIP rawat inap terpadu Gedung A RSCM. Beberapa > keluarga dekatnya secara bergantian mendampingi Gus Dur. Meski diwajibkan > istirahat total, mantan ketua umum tanfidziah PB NU itu tetap berada dalam > kondisi sadar. ''Kondisi beliau sudah membaik, tapi memang masih belum bisa > pulang,'' ujar Bambang Susanto, koordinator media Gus Dur. > > Seperti halnya saat masuk rumah sakit pada awal Juli lalu, hingga kemarin > belum banyak tokoh yang menjenguk cucu pendiri NU KH Hasyim Asy'ari > tersebut. Selain keluarga, hanya beberapa kolega dekatnya yang sempat > berkunjung. ''Bukan bermaksud merahasiakan, hanya tidak dibesar-besarkan > saja. Sebab, ini memang perawatan biasa,'' ujarnya. > > Kondisi pendiri Partai Kebangkitan Bangsa itu belakangan makin drop. Hal itu > diperparah oleh agenda cuci darah seminggu tiga kali selama beberapa tahun > terakhir sempat tak lagi dijalankan secara rutin. Padahal, setelah ginjalnya > tidak berfungsi normal, agenda medis itu tak bisa ditinggalkan. > > Sejak sekitar akhir Juni lalu, Gus Dur sering menolak diajak cuci darah > dengan berbagai alasan. Belakangan, keluhan badan yang terasa sakit-sakit > mulai muncul. Akibatnya, untuk bersalaman saja, Gus Dur sudah kesulitan > karena mengeluh sakit. ''Ya itu, mengajak Gus Dur ke rumah sakit memang > cukup susah. Ini saja sudah minta pulang terus. Kata beliau, kepengin di > rumah saja,'' ujar Bambang. > > Berdasar informasi dari kolega Gus Dur yang enggan disebutkan namanya, > tawaran berobat ke luar negeri sebenarnya sudah banyak mengalir. > Sahabat-sahabat tokoh kelahiran Jombang, 4 Agustus 1940, itu ikut merasa > prihatin melihat kondisi kesehatan Gus Dur akhir-akhir ini. > > Termasuk, tawaran berobat ke Tiongkok dari salah seorang pengusaha yang juga > dekat dengan Gus Dur. ''Dia juga sudah mencoba merayu Bapak, tapi gagal > juga,'' terangnya. > > Menurut dia, seperti biasanya, penolakan Gus Dur atas sejumlah tawaran > berobat ke luar negeri itu karena masih merasa seperti orang sehat. Keluhan > sakit yang dirasakan dianggap biasa. ''Sudah, sampeyan (kamu, Red) ndak usah > repot-repot. Saya di sini saja nanti juga sembuh-sembuh sendiri,'' > tambahnya, menirukan jawaban Gus Dur. (*/tof) >
