http://jawapos.co.id/halaman/index.php?act=detail&nid=86365 [ Kamis, 20 Agustus 2009 ] Penyelundupan Heroin Disembunyikan di Halaman Alquran
Dikirim dari Kamboja Menantu-Ibu Mertua Menjadi Tersangka TANGERANG - Penyelundup heroin yang ditangkap aparat Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu kemarin (19/8) benar-benar keterlaluan. Untuk mengelabui petugas, Hari Jaidi dan Juhana -nama kedua pelaku- menyembunyikan barang haram tersebut di sela-sela lembaran halaman kitab suci Alquran. Berdasar hasil pemeriksaan sementara, modus seperti itu kerap mereka lakukan. Keduanya memanfaatkan hubungan keluarga. Hari, 30, adalah menantu Juhana, 52. Keduanya tinggal di Cikini, Jakarta Pusat. Kepada Indopos (Jawa Pos Group), Hari mengaku menjalani ''profesi'' itu atas ajakan temannya, Arif. Dari pertemuan di RSCM beberapa bulan lalu, Hari dan Arif sepakat bertukar telepon dan memberikan alamat rumah yang ditinggali. Hanya, hari yang berprofesi sebagai tukang ojek menyatakan tidak tahu bahwa titipan yang diterimanya itu berisi heroin. ''Saya ketemu dengan Arif di RSCM. Lalu, dia ngasih kerjaan. Saya hanya disuruh untuk menunggu di rumah. Barang itu terbungkus rapi dan tidak boleh dibuka,'' kilah Hari. Hari juga menjelaskan, sejak pertemuan di RSCM dengan Arif, dirinya hanya berkomunikasi lewat telepon. Dia mengatakan, Arif akan menelepon apabila ada barang titipan yang bakal datang ke rumahnya untuk diantarkan ke tempat lain. Setiap mengirimkan titipan itu Hari mengaku mendapatkan upah Rp 300 ribu. Keterlibatan Juhana yang merupakan ibu mertua pelaku dalam kasus ini masih simpang siur. Hanya, diketahui alamat yang dituju oleh barang haram itu adalah rumah kontrakan yang didiami Juhana. ''Itu memang rumah saya. Waktu itu ada orang dari perusahaan pengiriman barang DHL yang datang ke rumah mengantarkan barang titipan,'' kata Juhana. Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soetta Bahaduri Wijayanta menjelaskan, pengiriman itu sudah lima kali terjadi. ''Barangnya disembunyikan di lipatan cover Alquran paling depan,'' kata Bahaduri. Barang tersebut dikirim dari Kamboja lewat jasa pengiriman barang PT DHL. Pengirimnya berinisial EJC. Kasus tersebut terungkap berkat kejelian petugas mencermati kiriman yang datang daru luar negeri. Selain itu juga berkat saling tukar informasi antar lembaga Bea dan Cukai di masing-masing. Sebuah sumber menyebutkan, informasi awalnya dari Bea dan Cukai Hongkong yang mendapat bocoran atas tentang pengiriman heroin dari Kamboja ke Indonesia. ''Informasinya pengirimannya sudah beberapa kali dilakukan,'' jelas sumber tadi. (kin/jpnn/ruk) ------------------------------------ ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [email protected] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
