Seperti kita ketahui bersama bahwa pemerintah dan MUI sedang dikusai oleh 
ulama2 wahabi-salafy,(HTI.FPI. dll)

Sebaiknya ulama2 NU dan Muhammadiyah membuar pula MUI tandingan,kalau tidak 
anda tandingan, maka Ulama2 Wahabi-salafy yang simpaty dgn terorits sebagaimana 
abu bakar basyir masih menghormati pejahat2 terorist yg merusak nama agama 
islam menjadi agama kekerasan, bukan toleransi dan berlkasih sayang sesama 
manusia.

Wassalam


--- In [email protected], "Abdul GhOfuR" <abdulghof...@...> wrote:
>
> http://www.gatra.com/artikel.php?id=129393
> Muktamar NU Akan Bahas Terorisme
> 
> Jakarta, 20 Agustus 2009 07:36
> Muktamar ke-32 Nahdlatul Ulama (NU) di Makassar, 25-31 Januari 2010, akan 
> membahas berbagai masalah kebangsaan termasuk terorisme yang kini menjadi 
> problem serius bagi bangsa Indonesia.
> 
> "Terorisme juga akan dibahas di Muktamar NU. NU akan berperan dalam 
> menangkal terorisme di Indonesia dan internasional," kata Ketua Umum PBNU KH 
> Hasyim Muzadi, di Jakarta, Rabu (19/8).
> 
> Dikatakannya, ormas Islam seperti NU dan Muhamadiyah serta organisasi 
> keagamaan lainnya harus berperan serta dalam memberantas terorisme.
> 
> Sayangnya, kata Presiden Dewan Dunia Agama-agama untuk Perdamaian (World 
> Council on Religions for Peace-WCRP) itu, pemerintah kini tidak melibatkan 
> organisasi yang ada dari sisi gerakan moral. "Terorisme itu tidak hanya 
> urusan pemerintah, namun juga menjadi tanggung jawab masyarakat dan 
> organisasi keagamaan. Tapi, sekarang NU dan juga Muhammadiyah sudah tidak 
> dilibatkan lagi," katanya.
> 
> Menurut Hasyim, memberantas terorisme tidak cukup hanya dengan menggunakan 
> pendekatan keamanan atau militer, melainkan juga harus secara moral dan 
> ideologis.
> 
> Bahkan, lanjutnya, pendekatan keamanan, apalagi dengan penekanan pada 
> tindakan kekerasan, bukan tidak mungkin justru melahirkan terorisme baru. 
> [EL, Ant]
>


Kirim email ke