Terimakasih sharing ilmunya,semoga ALLAH memberikan reward yang setimpal kepada 
anda yang telah sudi menyedekahkan ilmunya,amin

Kalau menurut saya ada 2 hal yang sangat penting kita perhatikan berdasarkan 
kpd ayat2 ALLAH itu (bukan kepada Hadits2).

1. Turunnya wahyu ALLAH pertama pada bulan ramadhan ini.
   artinya turn pentunjuk dan menjelaskan mana yang benar(hak) dan 
    mana yang bathil(sesat).

2. Latihan puasa yaitu latihan menahan bermacam macam nafsu dari hal2
   yang halal dilakukan oleh manusia;seperti Makan, minum dan sek di 
   siang hari.

Kalau kita lebarakan akan banyak makna puasa seperti

1. seperti apa yang ditulis artikel ini.
2. melatih berdispilin, jujur, tepat waktu.
3. Melatih menahan lapar dan haus agar manusia kuat,kalau terjadi apa2
4. Mendekati diri kepada ALLAH, dan dapat merasakan enaknya makanan,
   minuman, dan hubungan sexual.untuk itu kita harus bersykur kpd 
   ALLAH.
5 Memotifasi menjadi pemurah kpd  orang2 yang sering lapar(fakir 
   miskin).
6.Merobah sifat2 Fitrah manusia waktu lahir seperti;--suka berzina--
  tamak--kikir---tidak sabar---egois--pembunuh---iri hati---benci---
  marah---suka berbuat kejehatan---embisius---syirik---suka 
  bertengkar---dll

Dengan latihan2 yang diberikan oleh ALLAH seperti latihan Shalat 5 kali sehari 
dan latihan puasa  selama 1 bulan, insya ALLAH, sifat2 binatang itu akan bisa 
hilang ataseizin ALLAH jua.

Demikian sebagai tambahan;
Wassalam



--- In [email protected], "M.Arif As Salman" <marif_assal...@...> wrote:
>
> Keutamaan Bulan Ramadhan 
> 
> Dari Salman radhiyallahu `anhu meriwayatkan, "Pada hari terakhir bulan 
> Sya`ban, Rasulullah shollallahu `alaihi wa sallam berkhutbah kepada kami, 
> "Wahai manusia, kini telah dekat kepadamu satu bulan yang agung, bulan yang 
> sarat dengan berkah, yang di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik 
> (nilainya) dari seribu bulan. Inilah bulan yang Allah tetapkan puasa di siang 
> harinya sebagai fardhu, dan shalat (tarawih) di malam harinya sebagai sunnah. 
> Barangsiapa ingin mendekatkan dirinya kepada Allah di bulan ini dengan suatu 
> amalan sunnat, maka pahalanya seolah-olah dia melakukan amalan fardhu pada 
> bulanâ€"bulan yang lain. 
> 
> Dan barangsiapa melakukan amalan fardhu pada bulan ini, maka dia akan dibalas 
> dengan pahala seolah-olah telah melakukan tujuh puluh amalan fardhu pada 
> bulan yang lain. Inilah bulan kesabaran, dan ganjaran bagi kesabaran yang 
> sejati adalah surga, bulan ini juga merupakan bulan simpati terhadap sesama. 
> Pada bulan inilah rezki orang-orang beriman ditambah. Barangsiapa memberi 
> makan (untuk berbuka puasa) kepada orang yang berpuasa maka kepadanya dibalas 
> dengan keampunan terhadap dosa-dosanya dan dibebaskan dari api neraka dan dia 
> juga memperoleh ganjaran yang sama sebagaimana orang yang berpuasa tadi tanpa 
> sedikitpun mengurangi pahala orang yang berpuasa itu."
> 
> Kami pun berkata, "Ya Rasulullah! Tidak semua orang diantara kami mempunyai  
> sesuatu yang dapat diberikan kepada orang yang berpuasa untuk berbuka."
> 
> Rasulullah saw menjawab, "Allah akan mengaruniakan balasan ini kepada 
> seseorang yang memberi buka walaupun hanya dengan sebiji kurma, atau seteguk 
> air atau seisap susu. Inilah bulan yang pada sepuluh hari pertamanya Allah 
> menurunkan rahmat, sepuluh hari pertengahannya Allah memberikan keampunan, 
> dan pada sepuluh hari yang terakhir Allah membebaskan hamba-Nya dari api 
> neraka. Barangsiapa yang meringankan beban hamba sahayanya pada bulan ini, 
> maka Allah swt akan mengampuninya dan membebaskannya dari api neraka. 
> 
> Perbanyaklah di bulan ini empat perkara. Dua perkara dapat mendatangkan 
> keridhaan Tuhanmu, dan  yang dua lagi kamu pasti memerlukannya. Dua perkara 
> yang mendatangkan keridhaan Allah yaitu, hendaknya kalian membaca kalimah 
> thayyibah dan istighfar sebanyak-banyaknya. Dan dua perkara yang kalian pasti 
> memerlukannya, yaitu hendaknya kalian memohon kepada-Nya untuk masuk surga 
> dan berlindung kepada-Nya dari api neraka. Dan barangsiapa memberi minum 
> kepada orang yang berpuasa (untuk berbuka), maka Allah akan memberinya minum 
> dari telagaku (haudh) yang sekali minum saja dia tidak akan merasakan dahaga 
> lagi sehingga dia memasuki surga." (HR. Ibnu Khuzaimah dalam sahihnya ).  
> Wallahu a`lam bish showab.
> Semoga bermanfaat.
> 
> Salam dari Kairo,
> 02 Ramadhan 1430 H/
> 23 Agust-2009 M
> 
> 
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke