Tadarus Ramadan Jaringan Islam Liberal 2009 
Mengaji Kitab “Muqaddimah” 
Karya Ibnu Khaldun 
 
A.  Teori Masyarakat Ibnu Khaldun 
Narasumber: Novriantoni Kahar dan Ihsan Ali Fauzi. Moderator: Anick HT.  
Senin, 24 Agustus 2009. Pukul  19.00-21.30 WIB. 
 
B.  Teori Negara Ibnu Khaldun 
Narasumber: Luthfi Assyaukanie dan Akhmad Sahal. Moderator: Saidiman. 
Jum’at 28 Agustus 2009. Pukul 19.00-21.30 WIB. 
 
C.  Teori Pengetahuan Ibnu Khaldun 
Narasumber: Ulil Abshar Abdalla dan Muhammad Machasin. Moderator: Malja Abrar. 
Kamis, 3 September 2009. Pukul 19.00-21.30 WIB. 

Abdurrahman ibn Khaldun (Tunisia 1332-1406 M. /732-808 H.) adalah pemikir Islam 
cukup berpengaruh. Sekalipun lama malang-melintang dalam birokrasi pemerintahan 
dan dunia politik, ia sempat menulis sebuah buku sejarah berjudul al-`Ibar (7 
jilid). Jilid pertamanya bertitel Muqadimmah. Banyak pihak menilai, kitab 
Muqaddimah yang telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa, baik di Timur 
maupun di Barat, merupakan kontribusi penting bagi pengembangan ilmu sejarah 
dan sosiologi.  Di bagian awal buku ini, dia sudah berkata bahwa “sejarah 
berakar kuat dalam filsafat. Sejarah patut dipertimbangkan sebagai cabang dari 
filsafat”. Menurutnya, sejarah tidak lain adalah “narasi tentang perkumpulan 
manusia (ijtima`) yang merupakan habitus (`umran: peradaban) dunia yang 
terorganisasi. Ia kemudian memunculkan dua jenis masyarakat; pedalaman 
(badawah) dan perkotaan (hadlarah). Dari situ lalu muncul konsep ashabiyah. Dua 
jenis masyarakat itu memiliki karakter,
 watak, kecenderungan, pekerjaan berbeda. Lalu, jenis ilmu yang dibutuhkan 
masing-masing pun menjadi berbeda. 
 
Baca juga di http://islamlib.com/id/artikel/minimal/
 
*) Diskusi diawali dengan buka puasa bersama yang telah disediakan Jaringan 
Islam Liberal, di Jl. Utan Kayu 68 H Jakarta Timur 


      New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke