Assalamu'alaikum wr wb.
Bismilahirahmanirrahiim.

ALLAH memperingatkan kita semua dgn ayat ini;
Sesungguhnya orang orang yang memecah belah agamanya dan mereka terpecah 
menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu terhadapat 
mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanya lah terserah kepada Allah, kemudian 
Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.QS.6:159.

As for those who divide their religion and break up into sects, thou hast no 
part in them in the least: their affair is with Allah: He will in the end tell 
them the truth of all that they did.

Kemudian di jelaskan oleh Rasulullah saw dgn hadits;

Bahwa nanti di akir zaman umat Islam akan terpecah belah menjadi 73(banyak) dan 
hanya satu yang benar...HR Muslim.(kira2 demikian bunyinya)

Mari kita renungkan dan perhatikan sebuah peringatan dari ALLAH dan sebuah 
hadits diatas itu, yang maknanya menurut keyakinan saya adalah,bahwa benar umat 
Islam akan terpecah belah menjadi banyak sebagaimana umat Nasarani dan yahudi.

Peringatan ALLAH diatas itu jelas maknanya bahwa kalau ada segolongan pengikut2 
Rasulullah saw yang keluar dari barisan Rasulullah saw,(Islam) mendirikan 
jemaah sendiri, yang berbeda dgn Islam yg dibawa rasul, maka ALLAH 
memperingatkan Rasul, bahwa kamu (Muhammad) tidak mempunyai tanggung jawab sama 
sekali, itu adalah tugasKu, Aku yang mengizinkan mereka untuk sesat atau 
memisahkan diri dari kamu.Jangan mereka di musuhi atau di haramkan apa lagin di 
zolimi.

Kesimpulan; rasulullah saw , khalifah2, ulama2 dan pemerintah, tidak ada 
tanggung jawabnya kalau ada golongan2 Islam yang membuat jemaah2 sendiri sesuai 
dgn keyakinan masing2..semua ALLAH yang bertanggung jawab dan HANYA ALLAH saja 
nanti yang dapat menghukum dan mengadili siapa yang benar dan siapa yang sesat. 
Bukankah demikian Artinya?

Kemudian ALLAH menjelaskan lagi di ayat lain; bahwa semua orang2 yang BERIMAN 
kepada ALLAH swt (tauhid) adalah BERSAUDARA.

Bersaudara artinya saling hormat menghormati perbedaan2 yg terdapat dalam 
keluarga, dan saling ingat mengingatkan saja...tanpa ada paksaan
Bukankah demikian?

Sayangnya ada salah seorang saudara kita yang bernama wahabi-salafy Radikal 
yang mengharamkan. dan menzolimi saudara2nya yg tidak sepaham dgn dia.

Inilah yangharus kita bersama sama mengingatkan saudara2 kita yang salah kaprah 
ini, dgn kasih sayang. Kalau mereka menggunakan kekerasan, kita wajib 
melawannya dan mempertahankan diri.

Demikian harapan kita semoga saudara2 kita wahabi-salafy Radikal ini dapat kita 
rangkul pada bulan yang suci ini sambil,berdoa kpd ALLAH.swt yang Memiliki 
Mereka semua.

Semoga MUI mencabut fatwa haramnya terhadap; Ahmadiyah, Syiah, 
Liberal,Pluralism,demokrasi dan Bid'ah.

Kalau MUI dan FPI cs mencabut Fatwanya, saya kira umat Islam semua akan bersatu 
sebagaimana bersaudara.Inilah hapan kita semua bukan?

Dan dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar 
dan saling berpesan untuk berkasih sayang. Mereka (orang-orang yang beriman dan 
saling berpesan itu) adalah golongan kanan. QS 90:17-18

Wassalamu'alaikum wrwn
http://latifabdul.multiply.com/journal/item/399


Kirim email ke