Tadarus Ramadan Jaringan Islam Liberal 2009
Mengaji Kitab Teori Pengetahuan Ibnu Khaldun
Narasumber: Ulil Abshar Abdalla dan Muhammad Machasin.
Moderator: Malja Abrar.
3 September 2009
Pukul 17.00 - 21.00
Di Teater Utan Kayu
Jl. Utan Kayu, 68-H, Jakarta
Abdurrahman ibn Khaldun (Tunisia 1332-1406 M. /732-808 H.) adalah pemikir Islam
cukup berpengaruh. Sekalipun lama malang-melintang dalam birokrasi pemerintahan
dan dunia politik, ia sempat menulis sebuah buku sejarah berjudul al-`Ibar (7
jilid). Jilid pertamanya bertitel Muqadimmah. Banyak pihak menilai, kitab
Muqaddimah yang telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa, baik di Timur
maupun di Barat, merupakan kontribusi penting bagi pengembangan ilmu sejarah
dan sosiologi. Di bagian awal buku ini, dia sudah berkata bahwa “sejarah
berakar kuat dalam filsafat. Sejarah patut dipertimbangkan sebagai cabang dari
filsafat”. Menurutnya, sejarah tidak lain adalah “narasi tentang perkumpulan
manusia (ijtima`) yang merupakan habitus (`umran: peradaban) dunia yang
terorganisasi. Ia kemudian memunculkan dua jenis masyarakat; pedalaman
(badawah) dan perkotaan (hadlarah). Dari situ lalu muncul konsep ashabiyah. Dua
jenis masyarakat itu memiliki karakter, watak,
kecenderungan, pekerjaan berbeda. Lalu, jenis ilmu yang dibutuhkan
masing-masing pun menjadi berbeda.
Get your new Email address!
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
[Non-text portions of this message have been removed]