Assalamu'alaikum wr wb
Bismillaah Alhamdulillaah Assholawaat wassalaam alaa Rosulillaah wa ahli baitih 
yang suci-suci.

Saya ingin memperkenalkan dua gagasan, fiqhussiiroh dan fiqhuttasyri'. Dua 
istilah sudah dikenal tetapi definisi yang saya buat mungkin agak berbeda. Saya 
tidak tahu.

Fiqhussiroh.. adalah pemahaman dari membaca dan memahami dengan arif, cermat, 
tekun dan utuh terhadap latar belakang kepribadian dan kemanusiaan yang 
menyertai kemunculan dalil yang bersumber dari perihidup Nabi (dikutip dari 
tulisan saya Mencita-citakan Demokrasi)
 
Fiqhuttasyri' adalah pemahaman dari membaca dan memahami dengan arif, cermat, 
tekun dan utuh terhadap maksud-maksud yang melatar-belakangi pengambilan atau 
pemilihan keputusan oleh sang empunya inisiatif syariat dalam hal ini Nabi 
khususnya (dikutip dari tulisan saya Mencita-citakan Demokrasi)
 
Dari dua aspek tersebut... akhirnya seseorang akan sampai kepada apa yang 
dipahami Pak Latif. Karena itu untuk Syariat sebaiknya yang ada pada Alquran 
sebagai sentral ide, sedangkan Hadits penjelas operasional untuk masa di zaman 
Nabi.
 
Ide Samawi adalah ide global, ideal. Saat implementasi di tataran bumi kita 
memerlukan teladan bagaimana mempersepsikan Ide Langit kepada praktek di bumi, 
disinilah peran hadits. Pada tataran ini, ide leterlijk Hadits menjadi 
terbatas... tetapi ide maknawi pemaknaan Hadits terhadap Alquran mengabadi. 
Karena itu kita jangan terjebak dengan leterlijk hadits.. tetapi fahami dengan 
baik ide maknawi dan semangat yang melatar-belakangi bagaimana teks hadits 
seperti itu bunyinya muncul pada saat itu.
 
Dengan pemahaman seperti ini, kurang-lebih saya bisa dibilang sependapat dengan 
Pak Latif.
 
Wallahu a'lam.




________________________________
From: latifabdul777 <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, September 3, 2009 10:33:46 AM
Subject: [kmnu2000] Renungan H-10. Mari kita Perhatikan Makna surat Al Haaq 
ayat 40-47.

  
Assalamu'alaikum wrwb
Bismilahirahmanirra hiim.

Tiada Tuhan kecuali ALLAH Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Tiada Tuhan kecuali ALLAH Yang Maha Berkuasa dan Maha Pembimbing.
Hanya kepada ALLAH sajalah kita mintak pertolongan karena ALLAH Yang Maha 
Penolong.

Rasulullah saw adalah seorang anak yatim piatu, seorang pedagang yang ulung, 
yang Kaya raya, dijuluki 'Al amin" seorang yang jujur.Rasulullah saw juga 
penerima wahyu2 ALLAH, Pesuruh ALLAH (Prophet)yang telah banyak jasa2nya untuk 
kemanusian, sebagai sari tauladan yang Agung bagi semua manusia di bumi ini.

Mari saya ajak anda semua merenungkan apa makna ayat dibawah ini, dan mungkin 
anda belum pernah mendengar dari usztda2 atau Khotip di mesdjid.

"dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya. 
Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya), yang 
diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat, "QS.53:3-5

Sebahagian golongan Islam fanatik,fundamental is Arab, berkeyakinan bahwa semua 
yang di ucapkan atau di lakukan oleh Rasulullah saw adalah perintah atau 
bimbingan dari ALLAH swt, sehingga mereka apa yang dikerjakan, di ucapkan oleh 
Rasul adalah syariat islam yang datang dari ALLAH. Dan apa apa yang tidak 
dikerjakan oleh Rasul adalah Bidah, bukan syariat Islam.

Kami berpendapat bahwa yang menjadi Syariat Islam adalah wahyu2 yang datang 
dari ALLAH yang tertulis dalam al Quran, dan ditambah dgn Hadits2 yang hanya 
menjelaskan ayat2 ALLAH SAJA.

Sedangkan hadits2 yang TIDAK menjelaskan wahyu2 ALLAH,bukanlah syariat Islam, 
tapi adalah Hadits setempat atau budaya Arab;misalnya berjabang, wanita haram 
keluar rumah, haram berkerja bersama sama laki2 di kantor dll.Jumlah Hadits2 
ini ribuan banyaknya.

Kami berkeyakinan bahwa rasulullah saw tidak berani menambah nambah syariat 
islam.Tugas Rasul hanya menyampaikan peraturan2 ALLAH saja dan mencontohkan. 
TITIK. Berdasarkan kepada ayat dibawah ini.

"Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami, 
Niscaya benar-benar kami pegang dia pada tangan kanannya. Kemudian benar-benar 
Kami potong urat tali jantungnya. Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari 
kamu yang dapat menghalangi (Kami), dari pemotongan urat nadi itu. QS.69:40-47

Ayat2 diatas ini dipertegas oleh rasul seperti dibawah ini;
Rasul bersabda: "Jangan menulis sebarang dariku melainkan Quran." [Ahmed, Vol. 
1 Page 171, dan Sahih Muslim]

ADA 4 GOLONGAN UMAT ISLAM MENGIKUTI SUNNAH RASULULLAH SAW.

1. GOLONGANISLAM FANATIK WAHABI-SALAFY FUNDAMENTALIS.
Mengikuti semua apa apa yang di ucapkan oleh Rasul dan semua yang dilakukan 
oleh Rasul.Dan apa apa yang tidak dikerjakan oleh Rasul adalah Bid'ah,Haram 
hukumnya.

2. GOLONGAN ISLAM MODERAT-LIBERAL
Mengitu semua sunnah Rasul yang di ucapkan dan tertulis dlm al Quran dan 
hadits2 yang hanya menjelaskan wahyu2 ALLAH saja.

3.GOLONGAN ANTI HADITS
mengikuti hanya wahyu2 ALLAH yang tertulis dalam al Quran.

4.GOLONGAN UMAT ISLAM SYIAH.
Hadits2 syiah terdapat perbedaan2 dengan hadits2 golongan sunni.
Golongan syiah terbagi bagi seperti golongan Sunni...ada yang fanatik, moderat 
dan ada yang Liberal.

Bagaimana pendapat anda,kalau berbeda mohon bagi ilmunya/
Wassalamu'alaikum wrwb.

Lebih terperinci lihat disini.
http://latifabdul. multiply. com/journal/ item/302





      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke