Puisi Mas Ali sangat terasa sekali pada makna kekecewaan.kesal.sebal.
Cuma.. saya sebatas bisa menerka-nerka apa dan siapa yang dianalogikan dengan 
kata-kata yang digunakan... Itulah hebatnya sastra.

Anjing dan babi mungkin ibarat dari imperialis
Kolam ... mungkin yang dimaksud adalah negara-negara yang membentang sepanjang 
wilayah di sekitar khatulistiwa. Lebih tepat kalau itu Indonesia. Karena 
wilayah khatulistiwa di Amerika Latin mereka lebih memiliki harga diri yang 
tinggi sejak zaman Sukarno sampai hari ini.

Tapi ada apa dengan yang 6.7 triliun?Apakah itu hutang baru yang akan diminta 
oleh Indonesia kepada negara imperialis? Sang penyair mungkin lebih tepat 
menjelaskan.




________________________________
From: ali sobirin <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]
Cc: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]
Sent: Thursday, September 3, 2009 1:13:58 AM
Subject: [kmnu2000] sajak: Enam Koma Tujuh

  
Salam,Sejarah kembali terulang. Skandal pertama belum selesai hingga kini, 
skandal serupa menyusul. Dan, amnesia seakan menjadi penyembuh. Lagi dan lagi, 
sudah tidak merasa pedih.
------------ --------- --------- --------- -----

Enam Koma Tujuh

kolam itu luber oleh liur anjinganjing yang
bersembunyi di balik singgasana durjana
sembari menggonggong cakarcakar itu
membuat alur bagi liur mencipta
genangan duka dan air mata

lalu berbondong babibabi berkecipak ria hingga
tersusun komposisi lagulagu nestapa dan
becek tanah serupa surga laknat yang
mengalirkan amis dan nista

pesta pora anjingbabi itu melawan
kodrat semesta hingga jagad menjadi limbung
oleh tumpahan getih dan benih yang
membusuk dikutuk zaman

kini menjelma borok yang bernanah
di deretan katulistiwa dikerubuti belatung dan
lalatlalat serta amuk virus yang menggerogoti
sumsum dan belulang tujuh puluh turunan

enam koma tujuh trilyun rintih
di balik abad kini terjadi lagi serupa
potokopi bencana yang ditumpuk di meja
kerja para tukang dan kernet yang
berlomba menebar bisa

kertas semesti putih itu
dihitam legam dalam langgam tipu
dan coratmaret di buku nurani kini membisu
atau dibisu lalu ditebari jampijampi amnesia
seperti lazimnya, hanya menganga
pada kolam itu…

/ ali sobirin / athens, 2 september 2009 /
Best regards,
Ali Sobirin
http://www.alisobir in.wordpress. com

[Non-text portions of this message have been removed]





      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke