Jum'at, 09 Oktober 09 - oleh : admin

SINAI Online:
Ramai dunia membincangkan sikap Syeikh Tantawi, dirinya pun diundang
dalam acara "Al Bait Baitak", sebuah program tersohor di salah satu
stasiun televisi di Mesir. Tema yang diangkat mempertanyakan sikap
Syeikh Al Azhar itu terhadap cadar yang dikenakan salah seorang
siswinya di dalam kelas, hal ini kemudian heboh dibahas di berbagai
media. 


Dalam acara tersebut Syeikh Tantawi menegaskan, bahwa dirinya
sangat menghormati cadar dan tidak pernah menjelek-jelekan muslimah
yang mengenakannya. Ia juga tidak menjelekkan para muslimah karir yang
pergi bekerja ke kantor untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dirinya
kemudian menjelaskan, bahwa cadar itu merupakan bagian dari adat dan
bukan terhitung ibadah, namun demikian dirinya tidak menentang
penggunaannya.



Syeikh Tantawi kemudian membantah atas pernyataan dirinya yang
tersebar di media-media selama ini, dituliskan bahwa ia memperolok sang
siswi Al Azhar yang bercadar dan mengatakan, "Saya lebih paham dalam
hal agama dibanding dirimu dan juga kedua orang tuamu."



Syeikh Tantowi pun mulai menguraikan apa yang terjadi sesungguhnya.
Ia menjelaskan, bahwa ketika dirinya pergi untuk memeriksa kesiapan
sekolah menyambut awal tahun ajaran di salah satu sekolah Al Azhar di
kawasan 10th district Nasr City Cairo, dirinya memasuki sebuah kelas
dengan ditemani seorang staff pengajar di sekolah setempat. Di kelas
yang terdiri dari 15 orang siswi itu satu diantaranya mengenakan cadar.
Dirinya kemudian meminta ke siswi bercadar tersebut untuk mengangkat
cadarnya karena ingin diajaknya bicara, namun permintaan tersebut tak
diindahkan. Ia lalu meminta bantuan kepada pihak sekolah, agar siswi
itu berbicara padanya, maka siswi itu pun diminta untuk membuka
cadarnya.



Syeikh kemudian menanyakan kepada siswi tersebut, "kenapa memakai
cadar sedangkan dirimu berada di kelas yang semuanya adalah perempuan?
Mengapa dirimu memiliki pemahaman yang mutasyadid (keras) dalam
beragama. Di dalam kelas yang jelas semuanya adalah perempuan baik
siswi dan pengajarnya, dirimu tak perlu mengenakan cadar". jelas Syeikh
Tantawi. 


"Tidak ada larangan bagi siswi yang bercadar memakainya ketika
berangkat dari rumahnya menuju sekolah kemudian mengikuti apel pagi,
namun ketika sudah masuk ke kelas, maka silahkan melepas cadarnya",
tambah Syeikh Tantaowi mengakhiri penjelasannya. (ms/eg) 
http://www.sinaimesir.com/?pilih=lihat&id=1619



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke