Penyergapan tersangka teroris dan isu lanjutannya menjadi isu paling kuat di media massa selama September lalu. Mulai dari penyergapan mereka di sebuah rumah di Kampung Kepuhsari, Desa Mojosongo, Jebres, Kota Solo, hingga penolakan penguburan ketiga jenazahnya. Dengan alasan menghindari kesan “kampung teroris” sejumlah warga menolak kampungnya menjadi tempat peristirahatan abadi ketiga teroris ini. Namun begitu, pada akhirnya ketiga jenazah tersangka teroris tetap bisa dikuburkan di kampung mereka masing-masing.
Selain isu terorisme masih ada isu lain yang juga hangat diperbincangkan: pengesahan Qanun Jinayah dan Qanun Hukum Acara Jinayah. Pada 14 september 2009 lalu, DPRA mengesahkan draft keduanya. Di dalamnya terdapat sanksi bagi pelaku zina yang telah menikah akan dirajam dengan cara melempar batu hingga meninggal. Pihak pemerintah Aceh keberatan soal pasal ini. Sejumlah aktivis hak asasi manusia juga menolak pengesahan tersebut. Selain bertentangan dengan prinsip HAM, qanun itu bertentangan dengan undang-undang di atasnya. Dari daerah lain, sejumlah kasus dugaan aliran sesat masih bermunculan. Salah satunya diduga dilakukan Herman, seorang pendeta asal Manado. Selain dianggap sesat, Herman dituding telah melakukan aksi kekerasan terhadap para jemaatnya. Dari Provinsi Banten, sebuah padepokan juga di bakar karena diduga melakukan praktik sesat. Sementara seorang dukun di Jawa Timur diusir paksa. Di edisi ini, kami juga masih menurunkan kasus-kasus terkait pelaksanaan Ramadhan. Dari Lombok, dua tersangka pengeroyokan wartawan dalam razia rumah makan yang dilakukan Satpol PP Kota Mataram dan Komponen Umat Islam (KUI) ditangkap polisi. Kasus-kasus intolernasi juga masih mewarnai negeri ini. Di antaranya penutupan kegiatan buka puasa di sebuah gereja di Solo, dan pelarangan salat Ied yang dilakukan sebuah kelompok di Jakarta. Jika tertarik untuk mendapatkan informasi lengkapnya bias didowloand via URL ini http://www.wahidinstitute.org/files/_docs/23.%20monthly%20xxiii.pdf Salam Alam [Non-text portions of this message have been removed]
