Dari: Perdanasari Windiant <perdanas...@.........................>
Judul: Hukum meminta bantuan pada jin.....???
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 26 Oktober, 2009, 10:23 PM


Assalamu'alaikum

Afwan sebelumnya, saya mau bertanya.

*Apa hukumnya meminta bantuan kepada jin yang dia mampu dan tanpa mengagungkan 
dia dan merendahkan diri kita kepada Allah SWT.
Tolong juga disertakan ayat-ayat dalam Al Qur'an & bila ada hadist yang 
bersangkutan dengan masalah ini...*

Sebelum dan sesudahnya ana ucapkan Jazakumulloh.

Wassalamu'alaikum




Waalaikumussalam wr wb

QS.  Al-An'aam (6) 100. "Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu 
sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, ..........."

QS.  Al-An'aam (6) 112. "Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu 
musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian 
mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang 
indah-indah untuk menipu (manusia). Jika Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka 
tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan".

QS.  Al-An'aam (6) :128. "Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan 
mereka semuanya, (dan Allah berfirman): "Hai golongan jin (setan), sesungguhnya 
kamu telah banyak (menyesatkan) manusia", lalu berkatalah kawan-kawan mereka 
dari golongan manusia: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami 
telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) dan kami telah sampai kepada 
waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami". Allah berfirman: "Neraka itulah 
tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah 
menghendaki (yang lain)". Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha 
Mengetahui".

QS.  Al-An'aam (6) :130. Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang 
kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu 
ayat-ayat Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari 
ini? Mereka berkata: "Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri", kehidupan 
dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, 
bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.

QS.Al-A'raf (7) : 38. "Allah berfirman: "Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka 
bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap 
suatu umat masuk (ke dalam neraka), dia mengutuk kawannya (yang 
menyesatkannya); sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang 
yang masuk kemudian di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu: 
"Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada 
mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka". Allah berfirman: 
"Masing-masing mendapat (siksaan), yang berlipat ganda, akan tetapi kamu tidak 
mengetahui".

QS.Al-A'raf (7) :176. "Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan 
(derajat) nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan 
menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika 
kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia 
mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang 
mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu 
agar mereka berpikir".

QS.Al-A'raf (7) :179. "Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam 
kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak 
dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata 
(tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan 
mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar 
(ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih 
sesat lagi.  Mereka itulah orang-orang yang lalai".

QS.Saba (34) :14. "Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak 
ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan 
tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau 
sekiranya mereka mengetahui yang gaib tentulah mereka tidak tetap dalam siksa 
yang menghinakan".

QS.Ash-Shaffat (37) : 158. "Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan 
antara jin. Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan 
diseret (ke neraka),

Kesimpulan, Manusia dan jin diciptakan hanya untuk menyembah Allah, Jin dan 
manusia sama sama tidak tau akan hal yang gaib, dan meminta bantuan atau 
bergantung pada jin sama dengan minta bantuan atau bergantung pada manusia, 
yang hakekatnya, baik manusia dan jin sama sama sebagai bahan api neraka, 
Nauzubillahiminzalik......

Terimakasih dan Maaf


Salam


Mujiarto Karuk


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke