Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: [email protected]
Date: Mon, 4 Jan 2010 11:32:16 
To: <[email protected]>
Subject: GUS DUR DIMUNIRKAN?

From: [email protected]
Date: Mon, Jan 04 2010 01:01:01
To: [email protected]
Subject: transkrip wwcr yogya

GUS DUR SIAP "SUPERSEMAR"KAN SBY
GUS DUR "DIMUNIRKAN" ??????

Belum genap seminggu GD wafat, kini beredar rumor bhw penyebab kematian GD krn 
dibunuh. Sejumlah SMS menyebutkan SBY ketakutan terhadap rencana pengerahan 
massa (people power) yg digagas GD bersama sejumlah tokoh dikediaman mbah Tarjo 
(sebutan dari tokoh PDIP Sutarjo Suryoguritno) tgl 4 Des 09. 

Maka tanggal 3 Jan 2010 jam 14.30 sejumlah tokoh gerakan mengadakan Jumpa Pers 
Mempertanyakan Seputar Kematian Gus Dur dan Kaitannya dengan Acara di rumah 
Mbah Tarjo. Ada Sri Bintang Pamungkas, Gendeng Pamungkas, Addie Massardi, 
Bingki Irawan, Permadi, Ridwan Saidi, Bambang Suryadi, Haris Moti, Habib Husain 
Alhabsyi, Adyan Napitupulu, Egi Sudjana, Nur Hidayat dan masih banyak lagi 
aktivis gerakan dan wartawan media cetak dan elektronik. Hampir semua aktivis 
gerakan dari berbagai latar belakang ada disitu. Sekali lagi membuktikan 
seorang GD walau sudah almarhum masih menjadi perekat kali ini perekat 
pluralisme gerakan yang biasanya terserak-serak kini bersatu bersama GD.  

Bermula dari bapak Bingky Irawan (Tokoh Kong Hu Cu) sahabat dekat GD, terungkap 
sejumlah informasi yg mengawali pertemuan tgl 4 Des tsb. Diantaranya adalah 
pertemuan GD dg Jenderal kepercayaan GD yaitu Mayjen TNI (Purn) Saurip Kadi 
mantan Aster Kasad. Berikut petikan bincang2 dgnya:

W: Menurut Pak Bingky, Bapak diawal bulan Des diundang ketemu Gus Dur.
SK: Benar, tepatnya tgl 2 dan 3 Des 09.

W: Saat ini beredar rumor GD dibunuh. 
SK: Saya tidak punya data kalau kematian GD krn dibunuh.

W: Apa mungkin GD dibunuh seperti tokoh dijaman Orba. 
SK: Saya tdk mau berspekulasi. Tapi alat kelengkapan keamanan dan intelejen yg 
ada sekarang ini adalah kelanjutan yg lama. Jadi yaa tergantung si penguasa 
saja. 

W: Bgmn ada bisa bilang begitu. 
SK: Sampai hari ini dilingkungan aparatur keamanan dan intelejen  belum ada 
perubahan mendasar. Masih gaya lama, paradigma negara kekuasaan bukan negara 
pelayan rakyat.

W: Ada bukti? 
SK: Lho kematian AWK, Lopa dan Munir kan diera reformasi. 

W: Apa secara teknis memungkinkan. 
SK:  Sangat, apalagi GD yg sakit2an. "Salah" obat saja bisa  fatal.  Letjen AWK 
yg sehat juga mati setelah berobat gigi. Lopa dan Munir yg segar bugar, dut 
juga. Apalagi GD. 

W: Menurut rumor GD dibunuh krn mau memimpin people power. Anda punya info ttg 
ini. 
SK: Kalau hasil rapat tgl 4 Des 09 di kediaman mbah Tarjo saya tdk tahu, karena 
saya tdk ikut. Yg pasti  tgl 2 Des pkl 18.30 saya diundang GD di rumah sdr 
Bingky Irawan di Sunter, turut hadir  sdr Nugroho (pemred salah satu Tabloid) 
dan sdri  Justiani. Diluar kebiasaan kalau GD ngundang saya, kali ini langsung 
meminta saya menjawab "mau  atau tidak, saat ini juga pak Saurip harus 
menjawab". Saya tanya balik, tentang  apa Gus. Ternyata GD nyebut salah satu 
jabatan strategis dlm pemerintahan presidium pimpinan GD yg segera dibentuk. 

W: apa jawaban anda ? 
SK: Kalau diberi amanah yaa harus siap asal sesuai komitmen untuk rakyat. Krn 
waktunya mepet, GD pamit duluan, katanya  mau ke rumah mbah Tarjo. 

W: ada info lain? 
SK: pertemuan malam itu sangat singkat, gak sampai 15 mnt. Besoknya tgl 3 Des 
09 pkl. 10.00 asisten pribadi GD (Sdr. Suleman) call saya, saya diminta temui 
GD pkl 12.00 di PB NU. Pkl. 11.50 saya datang dikantor GD, telah hadir disitu 
sdr Addie Massardi, sdr Bingky dan sdr  Nugroho. Saya sendiri didampingi sdri 
Justiani. 

W: Apa yg dibicarakan? 
SK: GD cerita bhw dirinya dapat amanah tentang hal2 penting soal negara, 
disamping dirinya isthikaroh GD juga mendengar dari 5 orang kiyai besar (3 dari 
jawa 2 dari luar jawa) yg selama ini menjadi referensi GD. Dlm waktu dekat GD  
akan memimpin perubahan fundamental. Untuk itu akan membentuk presidium terdiri 
7 orang yg dipimpin GD sendiri. Unsur Islam Pak Syafiie Maarif. Unsur TNI saya, 
nantinya ada unsur agama lain, etnis, budaya, unsur daerah, akademisi dan juga 
pemuda. Dlm kesempatan tsb Sdri Justiani tanya. Kok SK yg mewakili TNI, GD 
jawab, krn isuenya tunggal yaitu Pemberantasan Korupsi, mk yg bisa mewakili TNI 
hanya SK, jenderal lain kalau gak terlibat korupsi yaa terlibat kasus HAM. 

W: ada pembicaraan lain. 
SK: ada, saya tanya juga urut2 an munculnya presidium bgmn. GD menjawab, itu 
mudah Jawa Timur dikerahkan ke Jkt saja selesai. Saya juga tanya uangnya dari 
mana, GD menjawab, pak Saurip gak usah mikir duwit dari mana. Itu urusan saya, 
kata GD, konglomerat yg selama ini ditakut2i SBY spy tidak bantu kubu lain sdh 
sumpek, mereka siap bantu kita. GD juga pesan, issue yg kita kembangkan hanya 1 
soal Pemberantasan  Korupsi. 

GD juga cerita kalau anaknya SBY selama 2 thn di Australia....tinggal di rumah 
siapa, juga cerita tentang hubungan Anggoro Anggodo sejak lama dengan keluarga 
SBY. Juga soal aliran dana BC ke lingkungan SBY. GD cerita bgmn KPK sdh punya 
teknologi yg paling canggih yg ada di dunia yg bisa menyedot data lewat satelit 
seluruh transaksi elektronik termasuk Bank Century (BC) lengkap kemana aliran 
dananya  sampai level berapapun ada. Boleh saja PPATK memberikan data ke pansus 
DPR  setelah  dibersihkan shg keluarga SBY dan partai Demokrat  bersih, tapi 
KPK dan banyak pihak sdh ngantongi data yg asli. Pokoknya Pak Saurip siap siap 
saja. Sebentar lagi juga SBY akan datang menghadap saya. Demikian kata Gus Dur. 
Pembicaraan terhenti karena Sdr Addie Massardi memberi tahu bahwa Sdr Chandra 
Hamzah (Wkl Ket KPK) sudah datang sesuai jadual (tepat pkl 13.00). GD bilang 
perlu dukungan rakyat buat KPK untuk membuka data yg ada. Maka kami pun 
pamitan. 

W: apa kaitan dg pertemuan tgl 4 Des di rumah mbah Tarjo? 
SK: saya tdk ikut dlm pertemuan tsb, belakangan saya tahu kaitannya dg rencana 
pengerahan massa. 

W: menurut anda, apa mungkin SBY ketakutan. 
SK: kalau dari action plan GD yg disampaikan ke saya, memang umur pemerintahan 
SBY tinggal hitungan bulan. 

W: apa mungkin rencana tsb bocor, sampai ke telinga SBY. 
SK: jaman sekarang gak ada rahasia, semua bisa dimonitor, apalagi kalau peserta 
rapat beragam,...bisa saja ada agen nya penguasa. 

W: kembali ke presidium, bukankah ini tidak diatur dlm UUD kita. 
SK: kalau tidak diatur tdk berarti dilarang. Dlm mengelola negara, ada landasan 
legitimasi. Walau belum diatur asal didukung rakyat akan  menjadi sah. Kudeta 
saja kalau didukung rakyat yaa jadi sah. 

W: tapi kan melanggar Kontitusi. 
SK: sama sekali tidak, UUD dan UU turunannya dibuat hakikatnya  untuk 
memudahkan rakyat, bukan untuk menyulitkan rakyat, apalagi membelenggu rakyat. 
Istilah pop nya sekarang "memplokoto rakyat". Aturan yg tdk sesuai tuntutan 
rakyat termasuk UUD hrs di dobrak. Mestinya oleh negara, krn UUD kita malah 
mengenakkan yg berkuasa, maka yg terjadi sebaliknya, mereka malah  berlindung 
dibalik UUD.  Mk melalui kekuatan rakyat kita hrs merombak UUD. 

W: bukankan UUD sdh 4 kali di amandemen? 
SK: biar 100 kali amandemen kalau tdk dimulai dari perubahan platform 
kenegaraan, mk hasilnya tak lebih hanyalah  turunan dari sistem Orba, spt yg 
terjadi dikita sekarang ini bukan perubahan mendasar  (atau reformasi) tapi.... 
tambal sulam, jadinya yaa spt sekarang ini, tambah semrawut. Silahkan baca buku 
saya MENGUTAMAKAN RAKYAT.

W: pendapat anda sendiri terhadap pemerintahan SBY bgmn ? 
SK: saya tak peduli siapa yg jadi presiden, apalagi SBY, waktu pak Harto pun 
sikap saya tetap, kalau mengkhianati rakyat, mk makin cepat diganti makin baik. 
Pemerintahan yg korup  makin lama berkuasa mk biaya politik berupa kerusakan 
negeri ini termasuk hutang yg hrs ditanggung generasi penerus makin tinggi. 

W: anda berpendapat pemerintahan SBY korup ? 
SK: bukan hanya berpendapat, saya kan bersama Dedy Mizwar didukung oleh seratus 
lebih LSM yg tergabung dlm GAIB (Gerakan Alam Indonesia Bersih) sdh melaporkan 
resmi ke KPK korupsi pemerintahan SBY berjudul PRESIDEN ABAL ABAL NEGERI 
AMBURADUL yang intinya korupsi sistemik untuk pemenangan Pemilu sebelum kasus 
BC meledak. Kami juga sempat mengingatkan ketua KPK kalau tidak segera 
bertindak akan didahului. Eh gak lama kemudian Pak Bibit dan Pak Chandra 
diciduk. 

W: soal BC pendapat anda? 
SK:  Orang gak sekolah saja ngerti kok, bikin KTP saja pakai uang extra, 
apalagi utk mengeluarkan uang 6,7 T kok  gratisan. Kita kan sekarang tahu, 
jawaban teka teki mengapa Budiono ujug2 tampil jadi Cawapres. Klop lah.

W: prediksi anda, penyelesaian BC bgmn. SK: Saya sepakat dg Gus Dur. Kejadian 
ini akan membawa kebaikan bagi Republik...Lihat saja dari nama kasus : Anggoro 
adalah Goro goro. Anggodo (nama saudaranya Rahwana) yang menggoda. Bibit- 
Chandra. Ini pertanda baik, bibit = benih. Chandra = bulan= keindahan. Kasus 
ini kemudian masuk ke inti persoalan yaitu Pemberantasan  korupsi, salah 
satunya  BC. Kasus BC  sangat  baik, krn bisa membuat  seluruh rakyat kedepan 
tdk bisa lagi di tipu oleh elit oleh pemimpin. Yg penting kasus ini hrs 
dituntaskan, bila berlarut resikonya Republik ini akan pecah. Bayangkan kalau 
kita jadi orang Papua, Kalimantan, Riau, dsb. Lantas apa manfaat ber Indonesia, 
kekayaan daerah terus dikeruk, rakyat daerah tetap miskin,  tapi Jkt nya terus 
tak berdaya hanya krn garong dan rampok rebutan kekuasaan. Sebelum semua 
terlanjur, kita hrs bersatu padu selamatkan Republik. Kalau SBY mau mengakui 
dan minta maaf kepada rakyat ya syukur, kalau sebaliknya SBY tidak mau mengakui 
ya lupakan SBY begitu pesan GD, yg penting Republik kita selamatkan. Gitu saja 
kok repot....kata Gusdur. 

W: apa anda juga melihat ada pertanda SBY terlibat dlm skandal BC.
SK: kalau pertanda mah...jelas,ceto welo welo. Kalau gak terlibat kenapa dia 
takut, ngumbar sumpah pakai nama Tuhan sgl.. Gak usah banyak  bicara apalagi 
sumpah, langsung bertindak saja kan sdh beres. Jangan mbulet. Ini kan bukan 
persoalan individu SBY. Tapi penyikapan seorang presiden. Jangan pakai alasan 
tidak mau campuri urusan hukum segala, gak lucu. Yg janji mau pimpin berantas 
korupsi siapa. Kan SBY sendiri.  Lho kok sekarang jadi guru ilmu hukum, dimana 
mana bilang tdk mau mengintervensi hukum.  Rakyat juga gak minta SBY intervensi 
hukum kok. Rakyat hanya minta penuhi janji akan pimpin pemberantasan korupsi. 
Tindakan yg tegas. 

W: bukankah ini persoalan yg ruwet? 
SK: kalau berani,  jujur, jangan ada kepentingan, tinggalkan jaim semuanya jadi 
sederhana. 

W: tapi dlm praktek kenegaraan 5 thn pertama, sby bukan tipe pemberani. 
SK: yg benar saja,  masak  ada tentara tidak pemberani,  sdh bintang 4 lagi, 
umur juga sdh tua apalagi yg jd pertimbangan. Janganlah terus2an membohongi 
rakyat, rasa takut dibungkus dg istilah hati2 tidak grusa grusu. Kalau semuanya 
 sdh jelas ngapain takut. Kembali ke jatidiri TNI nanti semuanya jadi enteng 
dan mudah.

W: menurut anda, apa penyebab yg membuat SBY terkesan lamban dan peragu. 
SK: SBY tidak mampu membedakan antara persoalan pribadi, partai dan negara. Dlm 
sistem yg semrawut, pejabat mana yg tidak korup. Mestinya utamakan negara, 
tampil sbg penyelamat bangsa. Kalau toh partai atau orang dekat atau keluarga 
terlibat, jangan ragu. Kelak sbg presiden  tinggal gunakan hak pengampunan 
semua akan beres. Kesempatan emas utk bikin sejarah, dia sia2 kan. 

W: menurut anda, kedepan SBY bisa berubah? 
SK: SBY gak mungkin berubah. Sekarang tinggal rakyat, mau biarkan republik ini 
punah atau kita selamatkan. Jangan sampai terjadi  spt orang tua kita ndongeng: 
"Dulu ada kerajaan bernama Majapahit...." Kita kelak cerita:  "Dulu ada negara 
bernama Indonesia...." 

W: Lantas rakyat hrs bgmn ?
SK: Nasib sebuah kaum tak kan berubah, kecuali kaum itu sendiri yg mengubahnya.

W: konkrit nya. 
SK: Sesuai pesan GD, jadikan  kasus BC sbg pintu masuk utk perubahan. Kedepan  
posisi rakyat adalah majikan dan negara bukan penguasa, tapi pelayan. Jadi 
bukan utk jatuh menjatuhkan SBY, tapi utk mengadakan perubahan sistem 
kenegaraan secara total, agar didasarkan pd akal sehat dan akhlaq. Shg hak2 
rakyat tdk hilang sedikitpun krn aturan main kenegaraan itu sendiri. Jangan ada 
lagi kejahatan dg hukum, atas nama hukum hak rakyat nyata2 secara resmi 
dihilangkan, bahkan rakyat pemilik hak tsb dihukumnya dg tuduhan melanggar UU. 

W: apa kaitannya dg GD. 
SK: disitu ada kesamaan cita2 antara saya dan GD. Saya bangga pernah dekat dan 
dipercaya GD. 

W: Tadi anda  bilang soal keterlibatan SBY dlm kasus BC  ceto welo-welo?
SK: lho kan semua  orang sdh tahu siapa Robet Tantular dan bgmana kasus Bank yg 
dipegangnya sejak dulu. Dia  kan spesialis pencucian uang lewat Bank. Bukan 
hanya sekarang, tapi sejak rezim Orba sekalipun. Tapi sebandel bandel Robert 
Tantular (RT) kan tahu bhw  utk jebol uang sebesar itu tdk mungkin cukup hanya 
dgn restu Gub BI (BD) dan Menku (SMI). RT tahu di negara manapun praktek spt 
itu, hanya  mungkin kalau ada campur tangan penguasa tertinggi. Disisi lain BD 
dan SMI sendiri tak lebih sbg profesional, gak mungkin gak patuh sama instruksi 
majikan, emangnya mau di "NELOE" kan.(Red: NELOE mantan Dirut Bank Mandiri 
dipenjarakan krn tdk loyal kpd perintah penguasa). Lagi pula gak  masuk akal 
kalau BD dan SMI gak kenal RT, kasihan amat. Kuper amat. Bukankah kehadiran RT 
di DEPKEU juga dibawa BI. Kasus  BC adalah konspirasi tingkat tinggi yg 
melibatkan BI dan Presiden. SMI juga sdh laporan ke SBY, bukankah dia 
mendahului kembali ke Indonesia dari Amerika. JK sbg pelaksana tugas2 RI 1 
kemudian dilangkahi. Dilapori setelah kucuran dana dilaksanakan (fait 
accompli). Ini jelas konspirasi,  lebih mencolok ketika mengatas namakan 
ekonomi kondisi kritis, memangnya situasi ekonomi seburuk tahun 1997 dulu. Kok 
berlawanan dg pidato SBY yg mengatakan fundamental ekonomi saat itu sangat baik 
tidak terkena krisis global. BD dan SMI juga tahu berapa modal BC, bukankah 
kurang dari 700 M. Kemudian 6,7 T dikucurkan.  Utk menyelesaian pembayaran kpd 
deposan itu sendiri BI juga menempatkan orang di BC. Artinya BI tahu persis 
kemana aliran uang BC, termasuk yg ditarik oleh RT disaat awal pengkucuran dana 
talangan. Maka janganlah rakyat disuguhi tontonan pro - kontra sistemik atau 
bukan. Apa-apaan itu. Saya sependapat dg JK bhw ini adalah perampokan. Ini 
adalah konspirasi tingkat tinggi. Lantas bgmn mungkin SBY selaku Presiden  tdk 
terlibat. 

W: komentar anda ttg GD. 
SK: saya gak usah ikut berkomentar, krn sudah banyak komentar. Sungguh saya 
sedih krn sebagian elit  yg berkomentar ttg GD adalah golongan orang orang 
munafik, disaat GD masih hidup malah melawan, berkhianat, atau minimal tdk tahu 
diri hanya demi jabatan atau uang, setelah GD meninggal dunia semua ramai 
memuji dan menyerukan utk melanjutkan perjuangan dan gagasan2 GD. Semoga Tuhan 
mengampuni mereka. 

Wawancara oleh wartawan Koran Kedaulatan Rakyat di Yogyakarta. Tgl 3 Jan 2010.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[email protected] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke