memalukan, tapi jangan lupa yg disebut tokoh2 NU sekarang juga kalau menulis di 
media-media menggunakan "penulis-hantu". mereka yg sibuk dalam berpolitik, tapi 
bisa menulis; mengagumkan kadang2, tapi setelah tahu pakai "penulis-hantu" 
sangat mengecewakan. pengennya sih kelihatan seperti intelektual, tapi pakai 
"penulis-bayaran". 

mereka seharusnya malu pada almarhum gus dur yang tidak bisa melihat tapi 
tulisannya adalah karya ide sendiri, meskipun harus didekte ke sekretarisnya, 
dieja hurufnya kalau berbahasa asing, diucapkan huruf besar, alinea baru, dalam 
dua petik, dll.  


--- In [email protected], Nur Hidayat <hida...@...> wrote:
>
> Nggak usah terlalu geram, Mas Syifa'. Tulisan saya juga pernah dibajak oleh
> seseorang yang mengaku peneliti dari salah satu lembaga di UGM. Dua minggu
> setelah artikel saya muncul di Media Indonesia (17 September 2005), tulisan
> dengan isi yang sama (sampai pada titik dan komanya) juga muncul di Suara
> Merdeka. Yang berbeda hanya judulnya.
> 
> Absolutely agree dengan komentar Pak Gus A'la.
> 
> Salam,
> 
> NH
> 
> 
> 
> On 1/17/10, Abd A'la <alabas...@...> wrote:
> >
> >
> >
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: EM. Achfas
> > To: [email protected] <kmnu2000%40yahoogroups.com> ;
> > missy_mis...@... <missy_miskat%40yahoo.com>
> > Cc: achf...@... <achfase%40yahoo.com> ; gusmas...@...<gusmasrur%40gmail.com>
> > Sent: Friday, March 06, 2009 6:32 PM
> > Subject: [kmnu2000] "Gus" Mabrur(Pengurus MUI) Yang jadi Pencuri
> >
> > Salam all
> >
> > Saya sungguh sangat terkejut melihat sikap orang ini, dalam blognya mengaku
> > bernama Gus Masrur yang mengaku:
> > Dewan Pengasuh PP. Nurul Qadim
> > Sekretaris Komisi Dakwah MUI Kab. Probolinggo
> > Pembina Jam'iyyah Raudlatul Hasanah (JAMRAH)
> > Penasehat FKA ESQ Kabupaten Probolinggo
> >
> > Ia tak ubahnya anak kecil, dalam blog jam'iyahnya ini pada Tuesday, 27
> > January 2009 10:47 100% "beliau" mencuri tulisan kawan saya
> >
> > http://www.jamrah-nq.com/index.php?option=com_content&view=article&id=46:tasawuf-laksana-embun-pagi&catid=38:artikel-jamrah&Itemid=68
> >
> > Tulisan ini sejatinya adalah karya sahabat saya(Ahmad Muntaha
> > Afandi/alumnus pesantren dan mantan redaktur Majalah Misykat pesantren
> > Lirboyo kediri) yang sekarang sedang studi di Libia,
> >
> > tulisan tersebut aslinya telah dimaut pada 19.November 2008 di
> > http://lirboyo.com/index.php?req=detil_artikel&id=54
> > Tanggal muat terdapat di bagian bawah tulisan ini.
> >
> > Mungkin maksudnya "gus" itu ingin nampang pada para santrinya yang polos!
> > Dan Memang dari footnya gus Masrur ini orang polos(bisa lihat dalam blognya)
> >
> > Terlepas dari kualitas tulisan tersebut, bagi saya langkah gus masrur yang
> > mengaku sebagi ulama itu, lebih rendah dari moral pencuri di pasar loak!
> > Bisa jadi tulisan kawan saya ini hnaya salah satu dari tulisan yang dicuri
> > oleh masrur!
> >
> >
> > Regards
> > M. Acffa syifa/santri Lirboyo Kediri, asrama Blok: T
> >
> >
> >
> > Note: E-mail ini, juga saya kirim ke email om Masrur yang ngaku gus itu!
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> > 
> >
> 
> 
> 
> -- 
> ::::http://mazhida.wordpress.com::::
> ........::::http://www.seblak.net::::........
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke