Salam,
 
Mungkin Bapak/Ibu ada yang berminat untuk wakaf ilmu?.
 
Fany


--- On Sat, 3/13/10, Imelda M. Nur <[email protected]> wrote:

> From: Imelda M. Nur <[email protected]>
> Subject: [fsi-feua] Trs: [KMI-ANZ] Fwd: Ensiklopedi Fiqih Islam 
Online
> To: [email protected]
> Date: Saturday, March 13, 2010, 9:13 AM
>  Imelda M. Nur
> School of
> Business Administration
> Polytechnic of 
Andalas University
>
>  
>
> --- Pada Rab, 
10/3/10, hasran addahroni
> <eufr...@gmail. com> menulis:
>
>
> Dari: hasran addahroni <eufr...@gmail. com>
> Judul: 
[KMI-ANZ] Fwd: Ensiklopedi Fiqih Islam Online
> Kepada: 
kmi-...@yahoogroups .com
> Cc: tarbiyah-nsw@ yahoogroups. com
> Tanggal: Rabu, 10 Maret, 2010, 6:02 PM
>
>
>  
>
>
>
>
> 
---------- Forwarded message
> ----------
> From: ahmad 
sarwat <ustsar...@yahoo.
> com>
> Date: 2010/3/9
> Subject: Ensiklopedi Fiqih Islam Online
> To: u.sar...@yahoo.
> com
>
>
>
>
> Ensklopedi Fiqih Online Berbahasa
> Indonesia
>
>
>
>
> Selasa, - 07:50:51 - 17
> Rupanya doa saya
> terkabul. Belum genap seminggu saya menulis bahwa saya
> 
berkeinginan untuk mendirikan situs yang berkonten
> Ensiklopedi 
Fiqih dalam bahasa Indonesia, saya sudah
> menerima tawaran 
bantuan dan kerjasama dari banyak pihak.
> Pertama, seorang programmer muda yang energik sudah
> 
menyatakan diri untuk membuatkan situs yang dimaksud dengan
> nama www.fiqihpedia.
> com.
>
> Yang kedua, ada beberapa 
dermawan yang sudah tidak sabar
> mau ikutan berwakaf membiayai penerjemahan ensiklopedi ini
> 
dari naskah aslinya yang 45 jilid itu.Sebagainnya malah
> sudah 
datang ke rumah untuk menyerahkan uang berjuta, tanpa
> pernah 
saya kenal secara langsung, karena uangnya cuma
> dititipkan.
>
> Yang lain bilang bahwa dirinya siap 
membantu ikut
> menterjemahkan ke dalam
>  bahasa Indonesia, meski tidak dibayar sesuai standar.
> Sebab niatnya dari awal 
memang bukan bisnis, tetapi ikut
> berdakwah dan berkontribusi di jalan Al-Haq.
>
> Tapi 
dalam hati saya bersyukur karena Allah SWT memang
> selalu membela agama-Nya dengan cara yang Dia kehendaki.
>
> Fenomena ini 
menarik, karena wakaf umat Islam memang selama
> ini sudah banyak, tapi yang hasilnya benar-benar tepat
> 
sasaran dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan dengan
> area 
tanpa batas, masih sedikit.
>
> Salah satunya memang wakaf 
dan bentuk ensiklopedi fiqih
> online ini. Sebab siapa saja akan mendapatkan manfaat secara
> keilmuan dengan gratis tanpa bayar. Ilmu itu pasti akan
> berguna buat yang mempelajarnya, sekaligus berguna buat kita
> yang ikut 
membantu menyebarkannya.
>
> Dan salah satu bentuk wakaf memang dengan ilmu, sebagaimana
> dahulu Rasulullah SAW menyebutkan bahwa bila seorang
> meninggal, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara.
> Salah satunya 
adalah
>  ilmu yang bermanfaat.
>
> Di zaman ini, ilmu itu 
ternyata bisa kita sebarkan lewat
> luasnya jaringan internet. 
Apalagi bila formatnya berupa
> ensiklopedi. Mari kita ambil 
perumpamaan sederhana.
> Seandainya kita beli ensiklopedi aslinya, di Indonesia tidak
> kurang dari 9,5 juta. lalu kita pajang di lemari buku dengan
> 
bangga. Tapi siapa yang akan akan memanfaatkanya, kecuali
> sang 
pemilik. Apalagi ensiklopedi itu masih berbahasa Arab.
> Kalau pun kita bagikan gratis kepada ribuan umat Islam,
> 
belum tentu mereka bisa paham.
>
> Tapi kalau ensiklopedi 
itu kita letakkan secara online di
> internet, tentu jutaan orang 
di seluruh dunia pasti bisa
> mengaksesnya. Apalagi ketika ensiklopedi ini sudah
> 
diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, maka manfaatnya
> jauh 
lebih besar lagi. Ingat, dari 1,5 milyar umat Islam di
> dunia, 
200 juta di antaranya berbahasa Indonesia. Ini belum
> kita hitung dengan penduduk Malaysia, Brunai, Singapore dan
> bangsa Indonesia sendiri yang
>  tinggal di berbagai negara lain.
>
> Jadi wakaf dalam bentuk ensiklopedi online ini menurut
> hemat 
saya jauh lebih besar manfaatnya dan jelas sangat
> berguna. Saya yakin sekali nilainya di sisi Allah pun pasti
> beda, misalnya kalau dibandingkan dengan wakaf dalam bentuk
> 
tanah kosong di pinggiran jurang yang 20 tahun belum
> terpakai 
juga.
>
> Dalam pandangan saya, seorang muslim yang kaya dan uangnya
> 
hanya dihabiskan untuk bolak-balik haji dan umrah tiap saat,
> 
belum tentu mendapat pahala yang besar dan abadi, bila
> 
dibandingkan berwakaf dalam bentuk ilmu. Sebab ratusan juta
> uang buat haji dan umrah itu, apalagi bila untuk yang kedua
> dan seterusnya, hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri.
> Tetapi 
wakaf dalam bentuk ensiklopedi fiqih tentu manfaatkan
> dirasakan 
ratusan juta orang.
>
> Ironisnya, Kedutaan Saudi Arabia di Jakarta belum dibuka,
> yang antri minta visa umrah sudah membeludak. Bahkan kalau
> hari ini kita baru berniat mau pergi haji reguler,
>  kesempatan baru 
akan terbuka untuk 2 tahun lagi. Berarti
> kita baru bisa berangkat tahun 2012. Itu kalau belum
> 
terlanjur diserbu calon jamaah haji dalam waktu dekat.
>
> 
Tapi jihad dalam bentuk menyebarkan ilmu-ilmu syariah lewat
> 
situs-situs keislaman, ternyata kurang baik nasibnya.
> Setidaknya, orang yang sadar atas besarnya peran situs
> 
keislaman dan ilmu syariah, masih sangat langka dibandingkan
> 
dengan antrian rombongan haji.
>
> Padahal kalau satu persen saja dari para jamaah haji atau
> umrah sunnah itu mau sedkit menahan diri, dan mengkonversi
> 
amal baiknya menjadi sebuah situs ensiklopedi fiqih online,
> 
dalam waktu singkat umat Islam segera bisa merasakan
> manfaatnya 
secara luas. Satu persen dari 200.000 jamaah haji
> berarti 2.000 orang. Kalau masing-ma,sing mewakafkan ONH-nya
> akan terkumpul 2.000 x 25.000.000 = 5.000.000.000, -.
>
> 
Waw, luar biasa bukan?
>
> Lalu ada beberapa kawan yang 
bertanya, berapa sih prakiraan
> biaya sesungguhnya
>  untuk mewujudkan niat baik ini? apakah 
sampai 5 milyar?
>
> Jawabnya tentu saja tidak. Dalam 
hitungan saya ada beberapa
> pos pengeluaran, antara lain yang 
paling besar memang buat
> biaya penerjemahan. Mengingat jumlah halamannya tidak
> 
main-main, 17.000 halaman. Untuk itu penerjemahannya
> barangkali 
harus dikerjakan secara kolektif. Tentu harus
> lewat penyeleksian agar memenuhi syarat. Kira-kira sejumlah
> 45 orang kalau mau cepat. Jadi masing-masing menerjemahkan
> 
satu jilid, biar hasilnya bisa lebih cepat. Tapi tidak
> menutup 
kemungkinan bila seorang penerjemah mampu
> menerjemahkan lebih 
dari satu jilid.
>
> Saya pernah tanya-tanya dengan para penerjemah, berapa
> honor untuk satu halaman. Jawabannya macam-macam, antara
> 10.000 - 15.000 per halaman jadi. Maksudnya, yang dihitung
> bukan 
jumlah halaman buku asli tetapi jumlah halaman
> hasilnya.
>
> Tapi anggaplah kita bisa sepakat dengan 
mereka dengan harga
> Rp. 10.000 per halaman berdasarkan buku 
aslinya,
>  maka setidaknya kita harus menyediakan dana total 
sekitar
> Rp. 10.000 x 17.000 = Rp. 170.000.000, - (seratus tujuh
> puluh juta rupiah).
>
> Duit segitu kalau dibandingkan 
angka 5 milyar di atas tentu
> bukan apa-apa. Bahkan kalau ada 
satu orang `gila` yang
> kelebihan duit, bisa saja semua itu 
ditanggungnya sendirian.
> Sehingga urusan biaya pun sudah selesai.
>
> MEMBANGUN 
SITUS WAKAF
>
> Yang ini sebenarnya tidak terlalu sulit. 
Bahkan saya
> sudah dibantu teman-teman programmer yang langsung 
mereka
> ikut wakaf juga. Wakaf situsnya dan juga desainnya serta
> 
nama domainnya. Namanya www.fiqihpedia.com,
> 
silahkan cek, sudah online tapi belum ada isinya.
>
> Konsep desainnya mirip dengan wikipedia, sebab boleh
> 
dibilang wikipedia termasuk pelopor ensiklopedi online yang
> 
terbesar saat ini.
>
> Dan yang menarik, nanti para 
penerjemah bisa mengupload
> sendiri hasil
>  terjemahannya, sekalius juga bisa menyunting atau mengedit
> hasilnya.
>
> Tentunya para 
penerjemah ini tidak perlu menyetor dalam
> bentuk print-out, 
tetapi cukup secara online. Sebagaimana
> naskah yang kita beri kepada mereka juga dalam bentuk
> 
softcopy (pdf, word atau sofware).
>
> PENJARINGAN DANA 
WAKAF
>
> Bagian ini sebenarnya yang paling penting, tetapi 
saya
> tidak ingin belum apa-apa sudah menjaring dana. Saya ingin
> urusan ini dimulai dulu dari kalangan terbatas sebelum
> 
dibuka untuk umum. Maksudnya, agar jangan sampai belum
> apa-apa, 
sudah terkesan minta-minta duit ke orang.
>
> Kalau perlu di awal saya ingin berwakaf dari diri sendiri
> dulu. Baru mengajak orang lain, ketika hasilnya sudah mulai
> bisa dinikmati, meski belum jadi sempurna. Kalau orang sudah
> 
mulai lihat hasilnya, maka insya Allah nanti mereka bisa
> lebih 
percaya.
>
>
> sumber : http://www.ustsarwa
> t.com/web/ berita-63- ensklopedi- fiqih-online- berbahasa-
> indonesia. html
>
>
>
> New
> Email addresses available on Yahoo!
> Get the Email name 
you've always wanted on the new
> @ymail and @rocketmail.
> 
Hurry before someone else does!
>
>
> --
> Half 
of what I say is meaningless, but I say it so that the
> other half may reach you
> (Kahlil Gibran, "sand and foam", 
1926)
>
>
>
> Terhubung langsung dengan banyak 
teman di blog dan situs
> pribadi Anda?
>  Buat Pingbox 
terbaru Anda sekarang!


-- 
Mohamad Fany Alfarisi
Member of Ring River Community
Jalan Gombak 53100
H/P  : +60-146323120



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke