http://www.habibluthfiyahya.net/index.php?option=com_content&view=article&id=146:pernyataan-resmi-pengunduran-diri-kh-habib-muhammad-luthfi-bin-yahya-dari-rais-syuriyyah-pbnu&catid=34:berita&Itemid=18&lang=id
Melihat sikap ''uswatun hasanah'' Habib Lutfi ini. Saya berimajinasi, andai
saja mereka yang menganggap diri adalah 'Tokoh penting NU' itu, mereka diberi
hidayah oleh Allah SWT, dengan meniru sikap Habib Lutfi ini: mengundurkan diri
dari struktur PBNU karena masih aktif jadi Rais AM Tarekat an-Nahdliyah. Betapa
terhormatnya NU?
Lihatlah, betapa banyak orang yang masih nongkrong di kursi senayan, mereka
yang masih nongkrong di kursi wakil gubernur, kursi lurah, dan kursi-kursi
lainnya (termasuk kursi pos kamling dan kursi pangkalan tukang ojek)
....buanyak sekali...
Tetapi mereka meminta-minta jabatan kepada Said Aqil -dengan segala jurus
mautnya- yang dimainkan, dan berhasil dimasukkan oleh said Aqil ke kabinet
PBNU.... hmmmm, betapa rakusnya mereka?
Ataukah memang semua orang-orang yang duduk di kabinet NU sengaja ingin
menelanjangi diri, dan mengotori citra NU di hadapan publik, bahwa NU tak
ubahnya partai politik, yang posisinya menarik diperebutkan? DAN Organisasi NU
tak lagi mengedepankan moral seperti dicontohkan Habib lutfi Itu?
Rakyat tau jawabannya!
http://www.habibluthfiyahya.net/index.php?option=com_content&view=article&id=146:pernyataan-resmi-pengunduran-diri-kh-habib-muhammad-luthfi-bin-yahya-dari-rais-syuriyyah-pbnu&catid=34:berita&Itemid=18&lang=id
[Non-text portions of this message have been removed]