Rosyid Anwar, Bismilahirrahmanirrahiim Sama tapi tidak serupa.. 10.000 pemuda2 Islam saudi yg belajar dari Amerika.. Jadi Amerika sudah dikui gudang ilmu oleh saudi.... Kalau belajar dari Wahabi Saudi---yaa kita akan tetap tertinggal... Lebih baik kita lasing belajar dari sumburnya, bukan tangan kedua (saudi wahabi)..
salam --- In [email protected], "Rosyid Anwar" <ros...@...> wrote: > > Pak Abdul & Wahabi menurut saya "sama, serupa & sebangun" yang satu bergaya > Amerika, yang satu bergaya Arab, lihatlah postingannya penuh Judgment, > prejudice, menyalahkan, dll .sama saja keduanya . > > > > _____ > > From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf > Of sofwan nadi > Sent: Friday, May 14, 2010 10:45 AM > To: [email protected] > Subject: Re: [kmnu2000] BOLEHKAH KITA SHALAT BERBISIK BISIK? > > > > > > Pak Abdul Yth. > > Pak Abdul menulis "Dari ayat diatas itu jelas bagi kita bahwa membaca bacaan > shalat tidak > boleh berbisik bisik, tapi haruslah terdengar dgn telinga kita sendiri > agar bisa shlatnya kusuk". > > Ada dua catatan mengenai hal ini yg perlu disampaikan: > > 1) "terdengar dengan telinga sendiri". Memang betul bahwa ibadah solat yang > diajarkan oleh kitab dasar Safiinatunnajaah (yaitu kitab fikih yang biasa > dihafal oleh santri NU pada tahun awal di ponpes) adalah mendengarkan bacaan > solat sampai didengar oleh sendiri. Begitulah pengetahuan kami selama ini > yang pernah mengaji Safiinah. > > 2) bahasa "tidak boleh" dan "haruslah" keduanya bahasa yang tidak tepat > dinisbatkan kepada ayat tersebut. Ada bahasa yang lebih demokratis, yaitu > "seyogyanya". Begitu juga yang kami pahami dari Safiinah, di buku dasar ini > tidak ada bahasa yang angkuh sehingga nadanya menyalahkan orang yang tidak > begitu. > > Bagi kami di pesantren, ada dasar kapan bicara "have to", "must" atau > "should" dan ini semua pelajarannya disebut Ushul Fikih, atau Fondasi > Yurisprudensi. Dalam bahasa Arab klasik, terkadang kalimat larangan atau > perintah, oleh kita terjemahkan secara bahasa saja. Sehingga hasilnya > menjadi rancu. > > Pesan saya, jangan ikut-ikutan jadi Wahhabi. Wahhabi itu adalah orang Arab > yang seringkali seperti kurang mengenal bahasa Arab. Kapan-kapan saya > tunjukkan ketika membahas postingan Pak Mujiarto yang berisikan fatwa MU > Saudi tentang pluralisme. Semoga diberi kesempatan. Aamiin. > > Pesan saya kedua, mohon "keep in point", kalau membahas bab solat berbisik, > ya jangan sebut bab-bab lain. Jadi seperti melempar rambutan ke sini, tetapi > melempar koin uang ke sana. Tentu saja anak-anak pasti berlari ke arah mana > saja. Semoga berkenan. > > ________________________________ > From: Cah Cilik <cahcili...@... <mailto:cahcilik95%40yahoo.com> > > To: [email protected] <mailto:kmnu2000%40yahoogroups.com> > Sent: Fri, May 14, 2010 9:56:30 AM > Subject: Re: [kmnu2000] BOLEHKAH KITA SHALAT BERBISIK BISIK? > > ya anda baca nya sendiri,,jadi yang muncul penafsiran secara > pribadi,,,jadinya ya seenaknya sendiri,,, > > ________________________________ > From: abdul <latifabdul...@... <mailto:latifabdul777%40yahoo.com> > > To: [email protected] <mailto:kmnu2000%40yahoogroups.com> > Sent: Fri, May 14, 2010 2:43:17 AM > Subject: [kmnu2000] BOLEHKAH KITA SHALAT BERBISIK BISIK? > > Kalau kita rajin membaca Al Quran, kita akan mendapatkan Rahasia2 ALLAH yang > sangat bermanfaat buat kita lakukan. Selama ini kita hanya menyerahkan > aqidah kita kpd guru2 atau orang tua kita, dan tidak pernah lagi > mengoreksinya. Bukankah demikian? Silakan simak ayat dibawah ini; > > Bismilahirrahmanirr ahiim. > ============ ========= ========= ========= ========= ========= = > Katakanlah: "Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana > saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaul husna [nama-nama yang terbaik] dan > janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula > merendahkannya [1] dan carilah jalan tengah di antara kedua itu" > (110)QS17:111. > > ============ ========= ========= ========= ========= ========= == > Dari ayat diatas itu jelas bagi kita bahwa membaca bacaan shalat tidak boleh > berbisik bisik, tapi haruslah terdengar dgn telinga kita sendiri agar bisa > shlatnya kusuk . > > Pada umumnya kita membaca shalat dgn diam2 bukan? Kita sudah salah besar > selama ini.Oleh karena itu shalatnya tdk bisa kusuk,hatinya kemana mana; > > Ancaman ALLAH kpd orang2 yg tidak shalat kusuk; > > ============ ========= ========= ========= ===== > "Neraka Wail bagi orang yang shalatnya, yang mereka itu lalai ( tidak > khusuk, tidak mengerti apa yang dibaca,pikiran2 melayang layang) dalam > shalat.Al Maa'un (107)4-5. > ============ ========= ========= ========= ======= > Karena guru2 kita pada umumnya belajar di Saudi,dari ulama2 Wahabi-salafy > yang mengusai Saudi ratusan tahun, dan FATWA2nya tidak boleh di bantah oleh > rakyanya, > > Kalau dibantah masuk jell atau hukuman mati atau di usir dari Saudi...Oleh > karena itu hanya SATU PEMAHAMAN ISLAM== yang di bolehkan di negeri saudi. > > Itulah mulanya kenapa umat Islam Indonesia melaksanakan cara shalat seperti > sekarang ini alaaa Ulama2 Saudi Arabia.Benar bukan? > > Pada umumnya kita di Indoneaia melakukan Shalat berdasarkan kepada KETURANAN > kita. > > Sebagaimana ALLAH memperingatakan dulunya.Yang mana rakyat berkata===kami > mengikuti nenek2 moyang kami... > ============ ========= ========= ========= ========= ========= > "Apabila dikatakan kepada mereka, "Marilah ikuti apa yang Allah telah > terangkan dan ikutilah rasul," mereka berkata, "Apa yang kami dapati ibu > bapa ibu bapa kami amalkan itu cukuplah bagi kami." Apa akan jadi sekiranya > ibu bapa ibu bapa mereka tidak mengetahui suatu apapun dan tidak mendapat > petunjuk? QS 5:104. > ============ ========= ========= ========= ========= = > > Sekarang ISTILAH ITU SEDIKIT BEROBAH, TAPI SAMA== yaitu; > > KAMI ADALAH PENGIKUTI SUNNAH RASUL====> benar bukan? > > Saya mengajak pemuda2 smart dan kritis, mari ikuti al Quran pasti tdk salah, > dan pasti dijamin oleh ALLAH kebenarannya. . > > Saya pribadi sudah melaksanakannya, terasa shalat saya kusuk krn setiap doa2 > yg saya baca dpt saya ayati dan saya dengar. Inilah hikmahnya membaca bacaan > shalat dengan suara yg kecil... > > Selamat mempratekan, pasti tidak salah,krn sesuai dgn al quran,bukan > hadits2. > > Semoga ayat diatas itu dapat memperbaiki aqidah kita dan cara shalat kita > yang benar menurut al quran. > > Wassalamu'alaikum wrwb > > [Non-text portions of this message have been removed] > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
