Bismilahirrahmanirrahiim. Kalau kita perhatikan masarakat Saudi selama periode Ulama Wahabi dimana Pimpinannya mengikrarkan untuk kembali ke ajaran Islam yang ASLI yaitu zaman Rasul 1400 tahun yg silam,setelah jatuhnya Emprium Turky.
1. kembali kpd ajaran2 asli dan mengikuti sunnah Rasul.. 2. ajaran tauhid adalah ajaran yg utama 3. menjauhi hal2 yg tdk pernah dilakukan oleh Rasul,siapa2 yg melakukan di beri label==bid'ah==tdk masuk golongan al Sunnah seperti; ---alat2 modren2---alat elektronik---alat2 musik---rumah2 modren.dll ---dilarang belajar dgn orang2 kafir-----haram bergaul dgn orang2 kafir ---haram wanita2 keluar rumah tanpa mahramnya---dll Dalam melaksanakan hukum2 tersebut diatas maka; ---orang tuanya wajib bertanggung jawab. ---pemerintah wajib bertanggung jawab. Untuk itu pemerintah wajib melarang semua hal2 yang membuat bangsa Saudi terpengaruh dari perbuatan2 Bid'ah kehidupan Modren Barat. Mereka membuat undang2 --haram belajar keluar negeri...haram mengimport barang2 modren seperti tepohone, kulkas..TV---sekarng haram melihat Internet. Pemerintah juga mengharamkan ajaran2 yg tdk sesuai dgn Ulama2 wahabi. Kesimpulan nya; Ulama2 Wahabi agar umatnya tdk terpengaruh dgn ajaran2 diluar wahabi, diharamkan...umat di PINGIT begitu ketatnya... akirnya setelah King Abdullah berkuasa...semua Fatwa2 yg menghabat kemajuan2 rakytanya di tark kembali... King abdullah berpendapat, agar rakyat kita kuat , bukan dgn cara mengurung merka dari dunia luar----tapi melepaskan mereka kedunia luar dunia yang bermacam macam akhlaqnya dan budayanya..agar tubuh atau imannya kuat menangkis penyakit amoral dll Siapa2 yang kuat imannya, menanglah mereka Siapa2 yanglemah imannya hancurlah mereka.. yangsalah adalah orang tunya..yg memingit anak2nya dari dunia luar akirnya mereka menjadi RADIKAL...telalu TAKUT dgn dunia luar Bom 11/9 adalah salh satu akibat rakyat di kurung dr dunia luar. salam
