Pak Abdul,... nampaknya peribahasa "setitik nila merusak susu sebelanga" tidak 
tepat digunakan dalam kerja keilmuan. Bagaimanapun, kerja keilmuan adalah kerja 
mengais intan meski dari tempat pembuangan akhir sampah. karena itu sikap 
apriori terhadap TPA Sampah sekalipun dengan membahasakannya sebagai sampai tak 
guna semuanya, bukanlah sikap bagi seorang pekerja keilmuan. Pekerja 
keilmuan... meskinya memiliki sikap yg sabar dan pantang putus asa,meski 
mengais mutiara-mutiara di buku-buku kapitalis ataupun komunis.

Semoga Pak Abdul memahami ini. Terima kasih





________________________________
From: abdul <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sat, June 5, 2010 5:54:44 AM
Subject: [kmnu2000] Maka merujuklah kepada second generation, 
--Tabi'in-.---Masih hidupkah mereka?

  
Creative AlQuran Study.
Al Quran gives the true solution
Book Seri I.ISSUE KONTEMPORER.
Abdullatif.

Assalamu'alaikum wrwb.
Semoga ALLAH melindungi saya dari tipu setan terkutuk dalam menjelaskan 
Tafsiran "Ibnu Kathir" yang menyesatkan umat Islam menurut ayat ALLAH dibawah 
ini.

Perlu di catat bahwa kitab yg dijamin oleh ALLAH hanya kitab2ALLAH saja, yaitu 
Taurat, Zabur, Injil dan Al Quran.

Selain dari pada itu, tidak satupun dijamin oleh ALLAH kesucianya.
Walaupun kitab2 hadits Muslim,bukhari, kitab2 sejarah nabi dan sahabat2 atau 
tabi'in2.

Siapa2 yg menganggap kitab2 selain dari kitab wahyu ALLAH, maka dia jatuh dosa 
syirik...yang suci hanya ALLAH dan wahyu2Nya saja.

Kalau kita sudah menganggap kitab hadits Muslim dan Bukhari suci,
dan tidak mau lagi memfilter dgn al Quran, kalau terdapat SATU 
saja hadits palsu maka kitab Hadits itu sudah tidak suci lagi dan berbahaya kpd 
umat islam.

Begitu juga kalau kita sudah beranggap bahwa 'tafsiran Ibnu KATSIR adalah suci 
dari keselahan2, kalau terdapat SATU saja TAFSIRAN yg sesat,maka kitab tafsiran 
itu tidak suci lagi, dan Berbahaya di 
pakai sebagai rujukan.

Segelas air bersih kalau ternoda setitik air kotor,maka air di
GLAS itu tidak suci lagi di minum dan berbahaya.Begitu bukan?

Saya telah membuktikan bahwa kitab Hadits Muslim dan bukhari itu
terdapat hadits palsu. 

Begitu pula saya dapat membuktikan bahwa dalam kitab tafsiran 
Ibnu Katsir terdapat penjelasan tafsiran yg palsu artinya 
bertentangan dgn al quran.Ini sangat berbahya sekali kalau 
diamalkan. 

Golongan islam yg mengamalkan tafsiran itu, gagal
membawa umat islam yg rahmatan lil'alamin.

ALLAH BERFIRMAN;
The fruit of faith are; joy, love,prosperity, peace,patience,
kindness, goodness,faithfulness,humility and self control.

Sebuah ajaran yg benar itu ,apalagi dari ALLAH, pasti buahnya
adalah===hidup manusia yg==DAMAI--SEJAHTERA--HARMONY DLM 
PERBEDAAN2--DAN BAHAGIA MASARAKATNYA.

Ajaran yg sesat,mengasilkan masarakat yang===KACAU--TIDAK DAMAI--
MASARAKAT-MISKIN---DAN ZOLMI DAN PENINDAS---SUKA 
BERKELAHI--BERPERANG--GOLONGAN2 MINORITAS TERTINDAS.---->>>SEPERTI MASARAKAT

TALIBAN DI AFGANISTAN.
http://video.nytimes.com/video/2009/04/24/multimedia/1194839767942/chi...

Ini kunci diskusi kita.

Saya qoato dari website Ibnu Katsir; silakan perhatikan kesalahan
yg menyesatkan umat Islam sengaja atau tidak sengaja, hanya ALLAH Yang Maha 
Tahu. 

Kalau ibnu Katsir dgn sengaja berbuat salah, dia akan mendapat
hukuman dari ALLAH.Kalau dia tdk sengaja, semoga ALLAH mengampuni 
kesalahan2nya, dan mari kita perbaiki.

Quato;===============================================================
{The Sources Of Tafsir

If someone asks about the best methods of Tafsir, we reply that the best method 
is to explain the Qur'an with the Qur'an itself. What is mentioned in general 
terms in one place in the Qur'an, is usually explained in another place. When 
one does not find this easily, he should look to the Sunnah because its purpose
is to explain the Qur'an and elaborate upon its meanings. Allah said,

`Surely, We have sent down to you (O Muhammad SAW) [1] the Book (this Quran) in 
truth that you might judge between men by that which Allah has shown you, so be 
not a pleader for the treacherous.' (An Nisa 4:105)

`And We have also sent down unto you (O Muhammad SAW) the reminder and the 
advice (the Quran), that you may explain clearly to men what is sent down to 
them, and that they may give thought.' (An Nahl 16:44) and,

`This is why the Messenger of Allah said,

`The Sunnah was a revelation from Allah just as the Qur'an, although it is not 
recited as the Qur'an is recited.'

So one seeks the Tafsir of the Qur'an with the Qur'an itself and with the 
Sunnah. If one cannot find the Tafsir in the Qur'an or Sunnah, he should refer 
to the statements of the Companions, who were the most knowledgeable of Tafsir, 
for they witnessed the situations and incidents that we did not witness. They 
also had the deepest comprehension, the most correct knowledge, and the most
righteous works. Especially the scholars and leaders among them, such as the 
Four Rightly Guided Khalifahs and righteous Imams, and `Abdullah bin Mas`ud, 
may Allah be pleased with them all. Imam Abu Ja'far bin Jarir At-Tabari 
narrated that 'Abdullah bin Mas`ud said,

Tafsir of the Tabi`in
======================

When unable to find the Tafsir in the Qur'an, the Sunnah or with the 
Companions, the scholars then look to the Tafsir of the Tabi`in, (second 
generation of Islam) such as Mujahid bin Jabr, who was a wonder himself in 
Tafsir.

Tafsir by mere Opinion;
=========================

It is prohibited to indulge in Tafsir by mere opinion. Muhammad bin Jarir 
reported that Ibn 'Abbas said that the Prophet Peace be upon him said,
(For this, and the previous quotes, see At-Tabari 1:90-91)
[Whoever explains the Qur'an with his opinion or with what he has no knowledge 
of, then let him assume his seat in the Fire.]

At-Tirmidhi, An-Nasa'i and Abu Dawud also recorded this Hadith. At-Tirmidhi 
said, "Hasan".

http://www.qtafsir.com/index.php?option=com_content&task=view&id=3157&Itemid=578\

=====================================================================
Bismilahirrahmanirrahiim.

RERSPOND SAYA;

"Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami, 
Niscaya benar-benar kami pegang dia pada tangan kanannya. Kemudian benar-benar 
Kami potong urat tali jantungnya. Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari 
kamu yang dapat menghalangi (Kami), dari pemotongan urat nadi itu. QS.69:40-47

Kesimpulan dari paragraph pendapat Ibnu Kathir diatas itu;

1. QS 16:44; Tugas Rasul menjelaskan dgn sejelas jelasnya kepada masarakat apa 
yg diturunkan kpd mereka.INI ADALAH BENAR.

2. SUNNAH adalah Revelation (wahyu ALLAH ).
==========================================
Sunnah Rasul yang benar adalah Al Quran.
Selain al quran bukanlah wahyu2 ALLAH.

Kalau Ibnu Katsir beranggap bahwa semua Sunnah Rasul adalah wahyu2 ALLAH,maka 
dia adalah salah besar,bertentangan dgn ayat diatas itu.
QS.69:40-47.

Tugas rasul sudah dijelaskan di atas tadi hanya sekedar menjelaskan ayat2 
ALLAH.TITIK.
Tidak menambah dan tidak mengurangi peraturan2 ALLAH.TITIK.

ALLAH mengancam dengan potong tali jantung Rasul kalau Rasul berani menambah 
nambah peraturan2 ALLAH swt.

3.Tafsiran ayat2 ALLAH dari al Quran itu sendiri, kalau tidak bisa dengan 
sunnah Rasul(hadits), kalau masih tidak bisa dengan ---"penjelasan dari 
sahabat2 Rasul(Companions) lewat2 kitab2 sejarah.

INI JUGA SALAH DAN MENYESATKAN UMAT ISLAM.KENAPA?

Karena kitab2 sejarah sahabat2 itu tidak di jamin kesucian dari tangan2 manusia 
setelah sahabat2 itu meninggal dunia ratusan  tahun,tidak ada tanda tangan 
aslinya dan tidak pernah lagi diperiksa oleh para sahabat2.

Dokument yang asli sudah tidak ada lagi setelah sering terjadi peperangan2 
antara sahabat2 dan keluarga Nabi dll selama puluhan tahun.

4. Kemudian dijelaskan lagi selanjutnya,kalau tidak bisa juga, maka merujuklah 
kepada second generation, --Tabi'in-.

== Mujahid bin Jabr, who was a wonder himself in Tafsir.====

INI JUGA TIDAKLAH BENAR DAN TIDAK DAPAT MEYAKINKAN KITA,
KARENA SECOND GENERATION(TAB'IN)INI JUGA SUDAH MENINGGAL
DUNIA RATUSAN TAHUN,DIMANA KITAB2NYA TIDAK ADA JAMINAN
KESUCIAN DARI ALLAH DARI TANGAN2 MANUSIA ATAU REKAYASA
MANUSIA.

Kesimpulan saya;

1. Kitab yang dijamin kesuciannya sampai hari kiamat oleh ALLAH hanya AL Quran 
dan kitab2 ALLAH sebelunya.TITIK.

2. Kitab2 Hadits,sejarah2 sahabat2 dan sejarah Tabi'in dll tidak mendapat 
jaminan kesucian dari tangan2 manusia atu rekayasa penulis2 kitab2 itu.

3. Hadist yang saih dari Rasul hanya Hadits2 yang tidak bertentangan dgn ayat2 
ALLAH.

4. Penjelasan2 yang tedapat di kitab2 sejarah nabi, sahabat2 dan tabi'in2 tidak 
bisa lagi menjadi pegangan --AQIDAH-- yang benar,
dan siapa2 yang berpegang kepada kitab2 rekayasa manusia,selain AL Quran 
adalah---JATUH DOSA SYIRIK.

A)HADITS.
Rasul bersabda: "Jangan menulis sebarang dariku melainkan Quran." [Ahmed, Vol. 
1 Page 171, dan Sahih Muslim

B)AYAT2 ALLAH.
Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur'an? Kalau kiranya Al Qur'an itu 
bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di 
dalamnya. (QS.4:82.)

(KALAU MENGAMBIL RUJUKAN SELAIN AL QURAN,MAKA UMAT ISLAM AKAN TERPECAH BELAH 
dan MUDAH TERSESATKAN )

Itulah ayat ayat Allah yang Kami membacakannya kepada mu
dengan sebenarnya maka dengan perkataan manakah lagi mereka
akan beriman sesudah (kalam ) Allah dan keterang
keteranganNya. QS 45;6

( APAKAH MASIH MENGAMBIL RUJUKAN SELAIN AL QURAN?)

Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al Quran dan
sesungguhnya Kamilah benar benar memeliharanya (QS.15;9)

Demikianlah ayat2 ALLAH menjelaskan kepada kita semua,
agar tunduk kepada ALLAH saja(al Quran saja.

Semoga dgn ayat2 ALLAH itu kita dapat kembali memperbaiki 
AQIDAH kita yang sudah salah selama ini,dimana kita berpegang 
bukan kpd tali ALLAH,tapi kepada kitab2 selain Al Quran.

KALAU DI PERINGATKAN DENGAN AYAT2 ALLAH,DIA TUNDUK;

Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan
ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang 
tuli dan buta. QS 25(73.

Terakir,kalau dalil saya itu dari Al quran, sebaiknya ditaati
dan kalau bukan lupakan artikel ini. Itu adalah kelemahan saya.

Wassalamu'alaikum wrwb.


 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke