http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/07/04/115528/Ribuan-Warga-Padati-PondokAttauhidiyyah-
Lintas Pantura
04 Juli 2010
Ribuan Warga Padati PondokAttauhidiyyah
SLAWI - Puluhan ribu warga memadati kompleks Pondok Pesantren (Ponpes)
Attauhidiyyah Giren, Desa Kaligayam, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Sabtu
(3/7). Mereka datang untuk menghadiri pengajian akbar yang digelar dalam rangka
peringatan Isra Miraj, serta Haul Ke-36 KH Said bin KH Armia, pendiri Ponpes
Attauhidiyyah Giren tersebut.
Pengunjung yang datang ini di antaranya merupakan tokoh agama, ulama, santri,
santriwati, termasuk masyarakat. Tak hanya warga Kabupaten Tegal, mereka juga
berasal dari luar daerah seperti Pekalongan, Semarang, Jakarta dan Indramayu.
Bahkan, ada juga yang dari Provinsi Riau dan Medan, Sumatera Utara.
Pengajian akbar ini digelar usai melaksanakan ziarah ke makam pendiri ponpes di
Desa Kaligayam tersebut. Pengunjung yang hendak menghadiri acara ini harus
berjalan perlahan menuju kompleks ponpes, lantaran penuh sesak. Ketua Panitia
Peringatan Isra Miraj dan Haul Ke-36 KH Said bin KH Armia, Fahrudin SE
mengatakan, haul ini dilaksanakan rutin setiap tahunnya.
Acara haul ini dilaksanakan untuk memperingati wafatnya pendiri Ponpes
Attauhidiyyah Giren, Desa Kaligayam, KH Said bin KH Armia, tepatnya sejak tahun
1974. Ada sekitar 50 ribu lebih pengunjung yang datang mengikuti pengajian
akbar kali ini, katanya. Mereka cukup antusias mengikuti jalannya acara
tersebut.
Mahfud MD Haul juga dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Nahdhatul Ulama,
Prof Dr KH Said Agil Siradj, pimpinan maupun pengasuh Ponpes Attauhidiyyah
Giren (Talang) dan Cikura (Bojong), serta Wakil Bupati Tegal, H Moch Herry
Soelistiyawan SH MHum. Sebelumnya, Jumat (2/7) malam, ada pengajian Khotmil
Quran di makam KH Said bin KH Armia yang dihadiri Ketua Mahkamah Konstitusi, Dr
Mahfud MD.
Dalam ceramahnya, Ketua Umum PB Nahdhatul Ulama, Said Agil Siradj meminta
kepada jemaah pengajian untuk mendalami agama secara kontinyu. Jangan pernah
berhenti mempelajari agama, karena ini harus dilakukan secara terus menerus,
serta membutuhkan proses. Selain itu, pihaknya juga berpesan kepada pimpinan NU
maupun Rois Syuriah untuk tidak berpolitik.
Pihaknya menjelaskan, NU merupakan kepanjangan tangan dari pondok pesantren.
Sementara, ponpes sendiri memiliki tugas membangun manusia berakhlak dan
berbudi luhur.
Kami tak ingin ponpes dicampuradukkan dengan politik. Karenanya, pimpinan NU
harus duduk mengurus organisasi, jangan berpolitik, tandasnya. (J17-13)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
[email protected]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/