sofwan nadi----------Bismilahirrahmanirrahiim.

Benar ALLAH memerintahkan kpd Rasul dan Nabi Isa pun sama, wajib mentaati 
peraturan2 pemerintah( Ulil Amri )...karena pemerintah itu adalah atas seizin 
dari ALLAH jua...

Namun kedatangan rasul ke dlm masarakat jahilliah arab waktu itu mempunyai 
tugas ==memberian peringatan2 saja==kepada masarakat dan pemerintah dgn baik 
dan santun...tidak boleh merobah sistem pemerintahan dgn kekerasan...dgn lewat 
pendidikan kpd masarakat,bahwa
menghukum gay -lesbian--musryik--penari2 perut itu bukanlah kewajiban 
pemerintah, tapi hak ALLAH

Kalau masarakat sudah mengerti, dlm pemilihan pemimpin nantinya(ulil Amri) 
sudah tentu yang akan dipilih oleh masarakat adalah seorang pemimpin yang 
memeberikan kemerdekaan dan kebersamaan kpd warga gay-leasbian --anti tuha, 
atau orang2 musryik dan non Islam (dlm al quran di anggap orang2 berdosa )

Kalau sekiranya Rasul terpilih menjadi Ulil Amri, sudah tentu Rasul akan 
menegakan perintah2 ALLAH yaitu dgn keadilan, anti diskrimiansi, dan semua 
warga negara adalah sama didepan hukum pemerintah dan ALLAH.

Sebagaimana contoh pemerintaan Amerika di bawah pemerintahan Demokrat 
Liberal....dimana Gay dan lesbian diberiukan hak yang sama dgn warga 
lain2nya,haram memperlakukan diskrimiansi kpd gay dan lesbian.


Lain dgn golongan republik Fundamentalis yang mana mereka masih memperlakukan 
diskriminasi dan tidak adil kpd warga gay dan lesbian...

Sesungguhnya perlakuan diskrimiansi itu bertentangan dgn Bible itu sendiri..

GUS Dur membela hak komunis,Ahmadiyah, saya yakin juga Gay dan lesbian
untuk beraktifitas, berorganisasi, dan menerima hak yang sama dgn warga2 
lain2nya....

Dosa2 mereka dan dosa2 kita hanya ALLAH saja yang berhak mengadili nantinya.

Bukankah demikian peraturan2 ALLAH?

salam







--- In [email protected], sofwan nadi <de_a...@...> wrote:
>
> Pak Abdul menulis: "Tugas rasul, ulama2, orang tua dan pemerintah adalah 
> memberikan  peringatan2 saja dan memberika pendidikan kpd mereka, tidak boleh 
>  
> dipaksa atu diperlakukan diskriminasi."
> 
> Pada bagian "...dan pemerintah.." Saya tidak sependapat sepenuhnya. Di sini 
> perlu diberi catatan, agar tidak membuat makna pemerintahan menjadi invalid.
> Tugas rasul memang menyampaikan... ini pada posisi sebagai rasul, ya. Memang 
> begitu.
> Tetapi pada posisi pemerintah, maka pemerintah harus memerankan peran sebagai 
> hakim juga. Yakni pihak yang menentukan aturan/tata tertib dan memberi sanksi 
> yang melanggarnya. meskipun tetap dalam makna mendidik, tetapi boleh jadi 
> bentuknya dengan menghukum mati, misalnya, bila memang sanksi yang ditentukan 
> undang-undang yg dibuat menghendaki begitu. Sebagaimana yg diterapkan  dalam 
> kasus-kasus lain di banyak negeri-negeri barat juga.
> Jadi bilamana ada negara yang memiliki undang-undang pelaku gay/lesbi dihukum 
> mati, misalnya, ya sebagai warga negara mesti taat kepada sistem itu. Dan 
> tidak 
> ada caci-maki atas undang-undang negara tersebut. Kita pun mesti menghormati 
> keputusan yg dibuat.
> 
> 
> 
> 
> ________________________________
> From: abdul <latifabdul...@...>
> To: [email protected]
> Sent: Fri, July 9, 2010 11:00:19 PM
> Subject: [kmnu2000] “Tafsir Atas Homo-Seksualitas dalam Kitab Suci”
> 
>   
> Issue homesexual, gay dan lesbian, tetap menjadi issue2 politik sepajang 
> tahun, 
> dan tidak pernah berhenti...ada yang pro dan ada yang Kon.
> 
> Bagaimana menurut ajaran islam,bagaimana menangani perbuatan2 amoral itu? 
> Semua 
> dijelasdkan dlm al quran oleh ALLAH s wt
> 
> Bismilahirrahmanirrahiim;
> 
> Memang benar bahwa perbuatan Homo-sexual itu adalah haram dlarang oleh ALLAH 
> baik di Bible maupun di Al Quran...Perbuatan homo sexual adalah dosa atau 
> sin. 
> 
> 
> Begitu juga orang2 yg menyembah berhala (syirik) malah dosanya lebih besar 
> dosanya dantidak bisa diampuni oleh ALLAH. begitu pula orang2 anti tuhan, 
> adalah 
> orang2 yg berdosa. 
> 
> 
> Apakah dlm Bible dan al quran, orang2 Musryik dan anti Tuhan itu ada 
> hukumannya 
> di berikan oleh ALLAH? tidak ada bukan? Oleh karena itu orang2 anti tuhan, 
> orang2 musryik dan gay-lesbian selagi tidak berbuat kriminal,mereka wajib 
> diperlakukan dgn adil..
> 
> Dosa2 manusia sperti itu hanya ALLAH saja yg akan menghukum. Tugas rasul, 
> ulama2, orang tua dan pemerintah adalah memberikan peringatan2 saja dan 
> memberika pendidikan kpd mereka, tidak boleh dipaksa atu diperlakukan 
> diskriminasi.
> 
> Firman ALLAH kpd Rasul dan umat islam;
> ==========================================
> Maka berilah PERINGATAN, (kepada peminum2alkohol, wanita2 penari,penjudi2 
> atau 
> kepada penyembah2 berhala, ajaran2 sesat dll) karena sesungguhnya kamu 
> hanyalah 
> orang yang memberi peringatan. Kamu bukanlah orang yang berkuasa( diktator, 
> atau 
> orang yang memaksa) atas mereka. Tetapi orang yang berpaling, kafir(ingkar, 
> melawan), maka ALLAH akan mengazabnya dengan azab yang besar..(QS.88;21-22). 
> 
> 
> "Tugas kamu(Muhammad) hanya menyampaikan saja. Kami lah yang menghisab 
> perbuatan2 mereka" dan QS.13:40. 
> 
> 
> Jika mereka tetap berpaling,maka sesungguhnya kewajiban yang dibebankan atas 
> kamu(Muhammad) hanyalah menyampaikan (amanat ALLAH ) dgn terang Qs 16 :82. 
> 
> =============================
> Kami sependapat dgn President Obama memperlakukan gay dan lesbian equaly dgn 
> warga2 lain2nya. 
> 
> 
> Pemerintah wajib berlaku adil kpd semua warga negara , tidak boleh 
> diperlakukan 
> diskriminasi...atau tidakadil.Semua orang di bumi ini mempunyai dosa2, apakah 
> anda tidak berdosa....Kata Obama kpd uadince?
> 
> Apakah kita hanya melihat dosa2 gay dan Lesbian saja?
> Kenapa kita tidak melihat dosa diri sendiri?
> Mari kita menjadi orang2 yang berlaku adil, karena keadilanlah agama
> dan masarakat damai,sejahtera akan tegak di bumi ini
> 
> salam 
> 
> 
>  
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke