Saya kurang setuju pendapat Pak Abdul yang menyatakan bahwa Pemerintah tidak berhak menghukum, justru pemerintah (dalam negara hukum seperti kita) yang memiliki kewajiban untuk menegakkan hukum, menegakkan hukum itu adalah termasuk memberikan hukuman bagi mereka yang melakukan pelanggaran hukum. Masalah menangani Gay dan Lesbian, menurut saya, karena sekarang belum ada undang-undang yang spesifik mengatur mereka, maka memang belum bisa dibenarkan atau dilarang secara resmi. Saya pribadi menghormati mereka. Tapi kita juga harus tahu bahwa dalam masyarakat berlaku norma sosial tak tertulis, adalah wajar sekali kalau misalnya masyarakat menganggap mereka (gay & lesbian) sebagai komunitas yang "tidak layak" karena memang secara norma sosial di Indonesia memang Gay dan LEsbian dianggap sebagai sesuatu yang tidak layak. Namun demikian, masyarakat juga tidak berhak bertindak yang berlebihan, yang melanggar hukum, misalnya melakukan tindak kekerasan kepada mereka.
Teima kasih Nove Zain ----Email Diteruskan---- Dari: [email protected] Kepada: [email protected] Email Keluar: Sab, 10 Jul 2010 18:52 ICT Judul: [kmnu2000] Re: “Tafsir Atas Homo-Seksualitas dalam Kitab Suciâ€� sofwan nadi----------Bismilahirrahmanirrahiim. Benar ALLAH memerintahkan kpd Rasul dan Nabi Isa pun sama, wajib mentaati peraturan2 pemerintah( Ulil Amri )...karena pemerintah itu adalah atas seizin dari ALLAH jua... Namun kedatangan rasul ke dlm masarakat jahilliah arab waktu itu mempunyai tugas ==memberian peringatan2 saja==kepada masarakat dan pemerintah dgn baik dan santun...tidak boleh merobah sistem pemerintahan dgn kekerasan...dgn lewat pendidikan kpd masarakat,bahwa menghukum gay -lesbian--musryik--penari2 perut itu bukanlah kewajiban pemerintah, tapi hak ALLAH Kalau masarakat sudah mengerti, dlm pemilihan pemimpin nantinya(ulil Amri) sudah tentu yang akan dipilih oleh masarakat adalah seorang pemimpin yang memeberikan kemerdekaan dan kebersamaan kpd warga gay-leasbian --anti tuha, atau orang2 musryik dan non Islam (dlm al quran di anggap orang2 berdosa ) Kalau sekiranya Rasul terpilih menjadi Ulil Amri, sudah tentu Rasul akan menegakan perintah2 ALLAH yaitu dgn keadilan, anti diskrimiansi, dan semua warga negara adalah sama didepan hukum pemerintah dan ALLAH. Sebagaimana contoh pemerintaan Amerika di bawah pemerintahan Demokrat Liberal....dimana Gay dan lesbian diberiukan hak yang sama dgn warga lain2nya,haram memperlakukan diskrimiansi kpd gay dan lesbian. Lain dgn golongan republik Fundamentalis yang mana mereka masih memperlakukan diskriminasi dan tidak adil kpd warga gay dan lesbian... Sesungguhnya perlakuan diskrimiansi itu bertentangan dgn Bible itu sendiri.. GUS Dur membela hak komunis,Ahmadiyah, saya yakin juga Gay dan lesbian untuk beraktifitas, berorganisasi, dan menerima hak yang sama dgn warga2 lain2nya.... Dosa2 mereka dan dosa2 kita hanya ALLAH saja yang berhak mengadili nantinya. Bukankah demikian peraturan2 ALLAH? salam --- In [email protected], sofwan nadi <de_a...@...> wrote: > > Pak Abdul menulis: "Tugas rasul, ulama2, orang tua dan pemerintah adalah > memberikan peringatan2 saja dan memberika pendidikan kpd mereka, tidak boleh > > dipaksa atu diperlakukan diskriminasi." > > Pada bagian "...dan pemerintah.." Saya tidak sependapat sepenuhnya. Di sini > perlu diberi catatan, agar tidak membuat makna pemerintahan menjadi invalid. > Tugas rasul memang menyampaikan... ini pada posisi sebagai rasul, ya. Memang > begitu. > Tetapi pada posisi pemerintah, maka pemerintah harus memerankan peran sebagai > hakim juga. Yakni pihak yang menentukan aturan/tata tertib dan memberi sanksi > yang melanggarnya. meskipun tetap dalam makna mendidik, tetapi boleh jadi > bentuknya dengan menghukum mati, misalnya, bila memang sanksi yang ditentukan > undang-undang yg dibuat menghendaki begitu. Sebagaimana yg diterapkan dalam > kasus-kasus lain di banyak negeri-negeri barat juga. > Jadi bilamana ada negara yang memiliki undang-undang pelaku gay/lesbi dihukum > mati, misalnya, ya sebagai warga negara mesti taat kepada sistem itu. Dan > tidak > ada caci-maki atas undang-undang negara tersebut. Kita pun mesti menghormati > keputusan yg dibuat. > > > > > ________________________________ > From: abdul <latifabdul...@...> > To: [email protected] > Sent: Fri, July 9, 2010 11:00:19 PM > Subject: [kmnu2000] “Tafsir Atas Homo-Seksualitas dalam Kitab Suci” > > > Issue homesexual, gay dan lesbian, tetap menjadi issue2 politik sepajang > tahun, > dan tidak pernah berhenti...ada yang pro dan ada yang Kon. > > Bagaimana menurut ajaran islam,bagaimana menangani perbuatan2 amoral itu? > Semua > dijelasdkan dlm al quran oleh ALLAH s wt > > Bismilahirrahmanirrahiim; > > Memang benar bahwa perbuatan Homo-sexual itu adalah haram dlarang oleh ALLAH > baik di Bible maupun di Al Quran...Perbuatan homo sexual adalah dosa atau > sin. > > > Begitu juga orang2 yg menyembah berhala (syirik) malah dosanya lebih besar > dosanya dantidak bisa diampuni oleh ALLAH. begitu pula orang2 anti tuhan, > adalah > orang2 yg berdosa. > > > Apakah dlm Bible dan al quran, orang2 Musryik dan anti Tuhan itu ada > hukumannya > di berikan oleh ALLAH? tidak ada bukan? Oleh karena itu orang2 anti tuhan, > orang2 musryik dan gay-lesbian selagi tidak berbuat kriminal,mereka wajib > diperlakukan dgn adil.. > > Dosa2 manusia sperti itu hanya ALLAH saja yg akan menghukum. Tugas rasul, > ulama2, orang tua dan pemerintah adalah memberikan peringatan2 saja dan > memberika pendidikan kpd mereka, tidak boleh dipaksa atu diperlakukan > diskriminasi. > > Firman ALLAH kpd Rasul dan umat islam; > ========================================== > Maka berilah PERINGATAN, (kepada peminum2alkohol, wanita2 penari,penjudi2 > atau > kepada penyembah2 berhala, ajaran2 sesat dll) karena sesungguhnya kamu > hanyalah > orang yang memberi peringatan. Kamu bukanlah orang yang berkuasa( diktator, > atau > orang yang memaksa) atas mereka. Tetapi orang yang berpaling, kafir(ingkar, > melawan), maka ALLAH akan mengazabnya dengan azab yang besar..(QS.88;21-22). > > > "Tugas kamu(Muhammad) hanya menyampaikan saja. Kami lah yang menghisab > perbuatan2 mereka" dan QS.13:40. > > > Jika mereka tetap berpaling,maka sesungguhnya kewajiban yang dibebankan atas > kamu(Muhammad) hanyalah menyampaikan (amanat ALLAH ) dgn terang Qs 16 :82. > > ============================= > Kami sependapat dgn President Obama memperlakukan gay dan lesbian equaly dgn > warga2 lain2nya. > > > Pemerintah wajib berlaku adil kpd semua warga negara , tidak boleh > diperlakukan > diskriminasi...atau tidakadil.Semua orang di bumi ini mempunyai dosa2, apakah > anda tidak berdosa....Kata Obama kpd uadince? > > Apakah kita hanya melihat dosa2 gay dan Lesbian saja? > Kenapa kita tidak melihat dosa diri sendiri? > Mari kita menjadi orang2 yang berlaku adil, karena keadilanlah agama > dan masarakat damai,sejahtera akan tegak di bumi ini > > salam > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > [Non-text portions of this message have been removed]
